• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 18 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Dedi Mulyadi: Beri Efek Jera Pelaku dan Evaluasi Rekrutmen Dokter untuk Kembalikan Kepercayaan Masyarakat!

Editor
Minggu, 13 April 2025 - 09:17
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.(Foto:Istimewa).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG — Kasus tindak kekerasan seksual oknum dokter residen anestesi memperkosan anak pasien dan pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, mengundang keprihatinan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi. Dedi Mulyadi meminta, proses dan penegakan hukum harus tegas, yang bisa memberikan efek jera bagi pelaku pemerkosaan, dan segera evaluasi sistem rekrutmen dokter, untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perguruan tinggi dan dunia kedokteran.

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, merasa prihatin atas kasus memilukan, tindak kekerasan seksual, oknum dokter residen anestesi, bernama Priguna Anugerah Pratama, memperkosa anak pasien dan pasien. Terlebih kasus memalukan sekaligus memilukan tersebut, terjadi di Kota Bandung, hingga perguruan tinggi dan dunia kedokteran menjadi sorotan.

RelatedPosts

Kemenhut Tuntaskan Kasus Perdagangan 10,87 Kg Sisik Trenggiling dan 16 Pasang Paruh Rangkong di Sumatera Barat

Jaring Pasar Wisata Edukasi Australia, Kemenpar Gaet 43 Pemuda Jelajahi Jakarta

Asap Karhutla Terpantau di Jabodetabek, Tapi Cuman Sesaat

Priguna Anugerah Pratama, 31 tahun, oknum dokter residen anestesi peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad), tega memperkosa anak pasien yang sedang menunggu ayahnya dirawat di Ruangan ICU (intensive care unit) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, pada 18 Maret 2025, sekitar pukul 01.00 WIB. Bukan hanya korban bernisial FH, 21 tahun, tindakan bejat serupa juga dilakukan pelaku terhadap dua orang pasien sama-sama wanita, di tempat yang sama di Gedung MCHC Lantai 7 RSHS, modus sama, dan waktu berbeda, pada 10 Maret dan 16 Maret 2025.

Dedi Mulyadi awalnya menyesalkan, tentang informasi sempat ada upaya perdamaian yang sempat ditempuh antara keluarga dengan korban. Aspek perdamaian yang sempat disampaikan bukan fokus dari masalah, tapi bagaimana bisa memberi efek jera bagi pelaku, kepentingan dan rasa keadilan bagi korban yang mengalami trauma, serta perguruan tinggi dan dunia kedokteran yang saat ini menjadi  sorotan masyarakat.

“Saya denger ada aspek-aspek yang bersifat upaya perdamaian. Intinya kan bukan itu, yang menjadi fokus masalah,” ujar Dedi Mulyadi, Sabtu (12/04/2025).

Dedi Mulyadi mengatakan, saat ini perguruan tinggi dan dunia kedokteran tengah menjadi sorotan masyarakat. Lembaga perguruan tinggi dan dunia kedokteran, harus secepatnya bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat buntut kasus tercela yang telah mencoreng dunia pendidikan (perguruan tunggi) dan kedokteran.

“Bagaiman kita harus kembali membangun kepercayaan, atau trust masyarakat terhadap perguruan tinggi dan dunia kedokteran. Jadi proses dan penegakan hukum harus bisa memberikan efek jera pelaku, dan keputusan tegas harus cepat diambil, keputusan yang bersifat hukuman dari perguruan tingginya. Karena apa? Ini soal kepercayaan,” ungkap Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi meminta, proses rekrutmen dokter di Indonesia, dengan biaya sangat besar bisa masuk dunia kedokteran, dievaluasi. Dedi Mulyadi mengingatkan, jujur dan bukan menjadi rahasia, masuk kedokteran, pintar saja tidak cukup tapi harus memiliki uang.

 

Posko Pengaduan

Setelah kasus pemerkosaan yang dilakunan Priguna Anugerah Pratama, 31 tahun, oknum dokter residen anestesi, tidak berhenti pada korban wanita berinisial FH, 21 tahun, dengan mengungkap ada dua korban sama lainnya, Polda Jabar membuka posko pengaduan. Posko pengaduan ditujukan bagi masyarakat yang merasa telah menjadi korban tindak kekerasan seksual, atau asusila oknum dokter peserta PPDS Fakuktas Kedokteran Unpad, untuk tidak takut melaporkannya ke Polda Jabar.

Posko pengaduan bagi masyarakat yang merasa telah menjadi korban tindak kekerasan seksual, atau asusila Priguna Anugerah Pratama, disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jawa Barat (Jabar), Kombes Polda Hendra Rochmawan. Hendra mengatakan, Polda Jabar membuka posko layanan pengaduan tersebut, untuk memberi ruang bagi kemungkinan masih ada korban tindak kekerasan seksual lainnya, yang dilakukan tersangka berinisial PPA (Priguna Anugerah Pratama).

“Mungkin masih ada masyarkat yang telah menjadi korban, tapi belum berani melapor. Kami Polda Jabar, membuka layanan untuk laporan yang lainnya, mungkin kasusnya sama tetapi waktunya berbeda, dan agar tidak takut melaporkannya,” ujar Hendra.(chd).

Tags: dedi muladidokter cabulDokter Pemerkosatriguna

Related Posts

(Foto: Humas Kemenhut)

Kemenhut Tuntaskan Kasus Perdagangan 10,87 Kg Sisik Trenggiling dan 16 Pasang Paruh Rangkong di Sumatera Barat

Editor
18 Oktober 2026

PADANG - Kementerian Kehutanan melalui Balai Penegakan Hukum Kehutanan (Gakkumhut) Wilayah Sumatera menuntaskan penyidikan perkara perdagangan bagian tubuh satwa dilindungi...

Peserta famtrip edukasi dari University of Tasmania tengah melakukan Walking tour menyusuri kawasan Kota Tua Jakarta, Senin (5/10/2026).(Foto: Humas Kemenpar)

Jaring Pasar Wisata Edukasi Australia, Kemenpar Gaet 43 Pemuda Jelajahi Jakarta

Editor
18 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat penetrasi di pasar Australia melalui segmen wisata edukasi dengan mendukung penyelenggaraan famtrip edukasi bertajuk...

(Image: BMKG)

Asap Karhutla Terpantau di Jabodetabek, Tapi Cuman Sesaat

Editor
17 Oktober 2026

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai menjauhi wilayah...

Dampak gempa di Bogor.(Foto: BMKG)

BMKG: Dampak Gempa Bogor M3,5 dan M4,1, Ratusan Properti Terdampak

Editor
17 Oktober 2026

BOGOR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan survei lapangan untuk memverifikasi dampak dua kejadian gempa bumi yang mengguncang...

Pawai Budaya di Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pawai Budaya Hari Jadi Kota Bandung Sabtu 24 Oktober 2026

Editor
17 Oktober 2026

BANDUNG - Pawai Budaya Hari Jadi ke-216 Kota Bandung (HJKB) akan menghadirkan keragaman seni, budaya, dan identitas wilayah melalui Karnaval...

Suryadi Ong, Chief of Treasury Permata Bank, dan Suwardi Candra, Division Head, West Java Region Permata Bank, dalam sesi penyerahan plakat dan donasi Permata CERITA 2026 kepada perwakilan Bank Indonesia, Indra Gunawan, Kepala Tim Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat; perwakilan Dinas Pendidikan Kota Bandung, Nina Rahayu, Pengolah Data dan Informasi; serta Mamat, Kepala Sekolah SMP Ganesha.(Foto: Istimewa)

Dari Uang Jajan hingga Transaksi Digital, Permata CERITA 2026 Bekali Remaja dengan Kecakapan Finansial

Editor
17 Oktober 2026

Melibatkan lebih dari 500 Employee Volunteers, Permata CERITA 2026 hadir di 24 kota untuk membekali siswa SMP dengan kemampuan mengambil...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.