• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 31 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Dedi Mulyadi: Beri Efek Jera Pelaku dan Evaluasi Rekrutmen Dokter untuk Kembalikan Kepercayaan Masyarakat!

Editor
Minggu, 13 April 2025 - 09:17
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.(Foto:Istimewa).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG — Kasus tindak kekerasan seksual oknum dokter residen anestesi memperkosan anak pasien dan pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, mengundang keprihatinan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi. Dedi Mulyadi meminta, proses dan penegakan hukum harus tegas, yang bisa memberikan efek jera bagi pelaku pemerkosaan, dan segera evaluasi sistem rekrutmen dokter, untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perguruan tinggi dan dunia kedokteran.

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, merasa prihatin atas kasus memilukan, tindak kekerasan seksual, oknum dokter residen anestesi, bernama Priguna Anugerah Pratama, memperkosa anak pasien dan pasien. Terlebih kasus memalukan sekaligus memilukan tersebut, terjadi di Kota Bandung, hingga perguruan tinggi dan dunia kedokteran menjadi sorotan.

RelatedPosts

Dugaan Pidana Kebakaran Bromo Tengger Semeru Diselidiki

Jalan Mulus di Sumedang Hingga ke Pelosok

Realisasi Investasi Kabupaten Bogor Semester I 2026 Rp13,72 Triliun

Priguna Anugerah Pratama, 31 tahun, oknum dokter residen anestesi peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad), tega memperkosa anak pasien yang sedang menunggu ayahnya dirawat di Ruangan ICU (intensive care unit) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, pada 18 Maret 2025, sekitar pukul 01.00 WIB. Bukan hanya korban bernisial FH, 21 tahun, tindakan bejat serupa juga dilakukan pelaku terhadap dua orang pasien sama-sama wanita, di tempat yang sama di Gedung MCHC Lantai 7 RSHS, modus sama, dan waktu berbeda, pada 10 Maret dan 16 Maret 2025.

Dedi Mulyadi awalnya menyesalkan, tentang informasi sempat ada upaya perdamaian yang sempat ditempuh antara keluarga dengan korban. Aspek perdamaian yang sempat disampaikan bukan fokus dari masalah, tapi bagaimana bisa memberi efek jera bagi pelaku, kepentingan dan rasa keadilan bagi korban yang mengalami trauma, serta perguruan tinggi dan dunia kedokteran yang saat ini menjadi  sorotan masyarakat.

“Saya denger ada aspek-aspek yang bersifat upaya perdamaian. Intinya kan bukan itu, yang menjadi fokus masalah,” ujar Dedi Mulyadi, Sabtu (12/04/2025).

Dedi Mulyadi mengatakan, saat ini perguruan tinggi dan dunia kedokteran tengah menjadi sorotan masyarakat. Lembaga perguruan tinggi dan dunia kedokteran, harus secepatnya bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat buntut kasus tercela yang telah mencoreng dunia pendidikan (perguruan tunggi) dan kedokteran.

“Bagaiman kita harus kembali membangun kepercayaan, atau trust masyarakat terhadap perguruan tinggi dan dunia kedokteran. Jadi proses dan penegakan hukum harus bisa memberikan efek jera pelaku, dan keputusan tegas harus cepat diambil, keputusan yang bersifat hukuman dari perguruan tingginya. Karena apa? Ini soal kepercayaan,” ungkap Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi meminta, proses rekrutmen dokter di Indonesia, dengan biaya sangat besar bisa masuk dunia kedokteran, dievaluasi. Dedi Mulyadi mengingatkan, jujur dan bukan menjadi rahasia, masuk kedokteran, pintar saja tidak cukup tapi harus memiliki uang.

 

Posko Pengaduan

Setelah kasus pemerkosaan yang dilakunan Priguna Anugerah Pratama, 31 tahun, oknum dokter residen anestesi, tidak berhenti pada korban wanita berinisial FH, 21 tahun, dengan mengungkap ada dua korban sama lainnya, Polda Jabar membuka posko pengaduan. Posko pengaduan ditujukan bagi masyarakat yang merasa telah menjadi korban tindak kekerasan seksual, atau asusila oknum dokter peserta PPDS Fakuktas Kedokteran Unpad, untuk tidak takut melaporkannya ke Polda Jabar.

Posko pengaduan bagi masyarakat yang merasa telah menjadi korban tindak kekerasan seksual, atau asusila Priguna Anugerah Pratama, disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jawa Barat (Jabar), Kombes Polda Hendra Rochmawan. Hendra mengatakan, Polda Jabar membuka posko layanan pengaduan tersebut, untuk memberi ruang bagi kemungkinan masih ada korban tindak kekerasan seksual lainnya, yang dilakukan tersangka berinisial PPA (Priguna Anugerah Pratama).

“Mungkin masih ada masyarkat yang telah menjadi korban, tapi belum berani melapor. Kami Polda Jabar, membuka layanan untuk laporan yang lainnya, mungkin kasusnya sama tetapi waktunya berbeda, dan agar tidak takut melaporkannya,” ujar Hendra.(chd).

Tags: dedi muladidokter cabulDokter Pemerkosatriguna

Related Posts

Kebakaran hutan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.(Foto: Humas Kemenhut)

Dugaan Pidana Kebakaran Bromo Tengger Semeru Diselidiki

Editor
31 Agustus 2026

PROBOLINGGO – Kebakaran hutan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru diselidiki Kementerian Kehutanan melalui Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Jawa, Bali,...

Jalan mulus di Sumedang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Jalan Mulus di Sumedang Hingga ke Pelosok

Editor
31 Agustus 2026

SUMEDANG – Jalan mulus memudahkan mobilitas warga di Kecamatan Tomo yakni ruas jalan Mekarwangi-Darmawangi Kabupaten Sumedang. Ruas jalan itu sudah...

Realisasi investasi Kabupaten Bogor per Semester I 2026 mencapai Rp13,72 triliun dan menyerap 25.502 tenaga kerja.(Image: Humas Pemkab Bogor)

Realisasi Investasi Kabupaten Bogor Semester I 2026 Rp13,72 Triliun

Editor
31 Agustus 2026

CIBINONG – Realisasi investasi Kabupaten Bogor per Semester I 2026 mencapai Rp13,72 triliun dan menyerap 25.502 tenaga kerja. Hal itu...

Petugas gabungan melakukan upaya pemadaman kebakaran lahan di Desa Santan Ilir, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (26/8). (Foto: BPBD Kab. Kutai Kartanegara)

Kejadian Bencana Terdata BNPB Hingga Senin 31 Agustus 2026

Editor
31 Agustus 2026

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat enam kejadian baru kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah pada...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Senin 31/8/2026 Antam Rp 2.670.000 Per Gram

Editor
31 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Senin 31/8/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.670.000 per gram...

Titik panas atau hotspot di sejumlah provinsi menurut Data terbaru SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan adanya penurunan.(Foto: Humas Kemenhut)

Hotspot di Kalsel, Sumsel, Riau dan Jambi Turun

Editor
31 Agustus 2026

JAKARTA – Hotspot di empat dari enam provinsi prioritas pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menunjukkan penurunan pada 29 Agustus...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.