• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 14 Februari 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

De Wilde Memberi Nama Wilayah Sejuk itu dengan Nama Sukabumi

Editor
Kamis, 24 November 2022 - 01:34

BANDUNG – Belanda banyak memberikan kontribusi mendirikan kota-kota di Jawa Barat. Salah satunya adalah Sukabumi.

Pada 13 Januari 1815 seorang pengusaha Belanda, Andries Christoffel Johannes de Wilde, memperkenalkan kota Sukabumi. Ia menjadi penguasa Sukabumi karena tertarik dengan keindahan dan kesejukan wilayah ini dan sangat cocok untuk perkebunan.

RelatedPosts

Silaturahmi Imlek 2577 Kongzili: Toleransi, Sejarah, dan Komitmen Bersama Bangun Kota

Ikhtiar Kota Bogor, Memperkuat Diri Menuju City of Gastronomy

Kehadiran Mural Membuat Area Sport Center Tadjimalela Estetik

Sukabumi merupakan nama yang muncul dari bahasa sansekerta yang berarti Kesenangan, Kebahagiaan, dan kesukaan serta kata bumi berarti bumi tempat. Sehingga kedua kata itu menjadi bumi kesukaan, atau bumi kebahagiaan.

Andris de Wilde merupakan seorang Preanger Planter kopi dan teh yang rumahnya saat ini menjadi Kantor Pemerintah Kota Bandung. Ia mengirim surat ke kawannya Pieter Engelhard untuk mengajukan permohonan penggantian nama Cikole dengan Soekaboemi. Sejak saat itulah Cikole menjadi Soekaboemi.

Sebelumnya pada tahun 1709, Gubernur VOC Van Riebek mengadakan inspeksi kebun kopi di Cianjur, Bogor, Jogjogan, Pondok Kopo dan Gunung Guruh Sukabumi. Ia pun memerintahkan penanaman kopi di wilayah ini. Sehingga Pemerintah Kolonial Belanda kemudian membangun jalur kereta api yang menghubungkan Soekaboemi dengan Buitenzorg serta Batavia di barat dan Ibukota Priangan dan Bandung di Timur. De Wilde saat itu menjabat sebagai pembantu Gubernur Jenderal Daendels dan sebagai tuan tanah Jasinga Bogor.

De Wilde membeli tanah di Sukabumi pada 25 Januari 1813 dengan harga 58 ringgit Spanyol yang berbatasan dengan Lereng Gunung Gede Pangrango, Sungai Cimandiri di Selatan dan Karesidenan Jakarta dan Banten di sebelah Timur Sungai Cikupa.

Sukabumi dulunya merupakan dusun bernama Goenoeng Parang yang saat ini menjadi Kelurahan Gunung Parang. Sukabumi berkembang menjadi beberapa desa seperti Cikole atau Parungseah. Pada 1 April 1914, Belanda menjadikan Sukabumi sebagai Burgerlijk Bestuur dengan alasan bahwa kota ini merupakan pemukiman orang Belanda dan Eropa. Mereka adalah pemilik perkebunan dan harus mendapat layanan istimewa.

Pada tahun 1926, G.F. Rambonnet diangkat menjadi Burgemeester dan pada masa itulah dibangun Stasiun Kereta Api, Masjid Agung, Gereja Kristen, Pembangkit Listrik, Gardu Induk, Sekolah Polisi, dan lain sebagainya.

 

 

 

Tags: belandade wildesoekaboemisukabumivoc

Related Posts

Pemerintah Kota Bandung memang menggelar silaturahmi tokoh agama dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tingkat Kota Bandung tahun 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Silaturahmi Imlek 2577 Kongzili: Toleransi, Sejarah, dan Komitmen Bersama Bangun Kota

Editor
11 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Ada nuansa yang terbangun hangat saat sejumlah orang berkumpul jelang Imlek 2026 di Pendopo Kota Bandung. Pemerintah...

(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Ikhtiar Kota Bogor, Memperkuat Diri Menuju City of Gastronomy

Editor
10 Februari 2026

SATUJABAR, BOGOR - Kota Bogor terus memperkuat langkah untuk menjadi City of Gastronomy. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bogor, Dedie...

Sport Center Tadjimalela.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Kehadiran Mural Membuat Area Sport Center Tadjimalela Estetik

Editor
9 Februari 2026

SATUJABAR, SUMEDANG – Area Sport Center Tadjimalela kini tampil lebih berwarna dan bercerita dengan hadirnya mural hasil karya para muralis...

(Foto: Dok. Humas Pemkab Kuningan)

Peresmian Balai Edukasi dan Ekosistem Kuningan, Tonggak Kebangkitan Budaya Daerah Lewat Optimalisasi Ruang Publik

Editor
8 Februari 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menandai satu tahun aktivitas kreatif Yayasan Tulisan dan Gambar...

Tugu Kujang Kota Bogor.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Tugu Kujang Kota Bogor Menuju Status Cagar Budaya di Usia ke-50 Tahun

Editor
6 Februari 2026

SATUJABAR, BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) bersama Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota...

(Dokumentasi: Kementerian Kebudayaan/Vidhy Fellizano Sfinoza)

Jejak Pajajaran Dihidupkan Kembali dari Batutulis: Menteri Kebudayaan Dorong Kolaborasi dalam Pelestarian Budaya Sunda

Editor
5 Februari 2026

SATUJABAR, BOGOR – Aura Pajajaran cukup terasa terasa di antara jejak benda peninggalan kerajaan pada pameran bertajuk Jejak Pajajaran: Kuasa,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.