• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 27 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Data Penerima MBG di Pesantren Dibenahi

Editor
Selasa, 12 Mei 2026 - 06:22
Santriwati penerima MBG.(Foto: Humas Kemenag)

Santriwati penerima MBG.(Foto: Humas Kemenag)

SATUJABAR, JAKARTA – Data penerima MBG di lingkungan pesantren ini memasuki tahap pembenahan oleh Kementerian Agama dan Badan Gizi Nasional (BGN). Keduanya tengah memperkuat integrasi data penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar layanan di lingkungan pesantren dapat berjalan lebih akurat dan tepat sasaran.

“Kami udah sepakati harus ada sinkronisasi data antara Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemenag dan BGN supaya update tentang berapa yang sudah dapat manfaat dan berapa yang belum dapat manfaat itu bisa kita antisipasi,” ujar Wakil Menteri Agama Romo Syafii di Jakarta, Senin 11 Mei 2026 dilansir laman Kemenag.

RelatedPosts

Harga Emas Sabtu 27/6/2026 Antam Rp 2.660.000 Per Gram

Presiden Prabowo Subianto Buka Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains

Wali Kota Bogor Usul BPJS Dibayar Pemerintah Pusat

Menurut Romo Syafii, selama ini masih terdapat perbedaan pendekatan pendataan penerima manfaat MBG, terutama pada lembaga pendidikan yang berada di lingkungan pesantren. Wamenag mencontohkan siswa madrasah ibtidaiyah, tsanawiyah, maupun aliyah yang berada di area pesantren belum seluruhnya tercatat sebagai bagian dari kelompok santri penerima manfaat.

“Kami memprediksi hari ini pesantren yang sudah menerima manfaat itu hampir mendekati angka 50 persen,” katanya.
Romo Syafii menyebut jumlah santri di Indonesia mencapai lebih dari 10 juta orang, sementara total peserta didik dan tenaga kependidikan di lingkungan pendidikan binaan Kemenag diperkirakan mencapai 14 hingga 15 juta orang.

Selain integrasi data, Kementerian Agama juga mencatat sejumlah tantangan lain dalam implementasi MBG di pesantren, di antaranya keterbatasan penetapan titik layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), belum terintegrasinya Nomor Statistik Pondok Pesantren (NSPP), serta belum tersedianya data penerima layanan berbasis by name by address untuk mendukung monitoring program.

“Tetap perlu ada kerja keras untuk validasi data dan juga percepatan pembangunan SPPG,” ujar Romo Syafii.

Kementerian Agama mendorong penguatan koordinasi bersama BGN. “Kementerian Agama mendorong penguatan koordinasi, integrasi data, percepatan penetapan titik layanan, pengembangan dashboard monitoring bersama, serta penguatan afirmasi kebijakan terhadap pesantren sebagai satuan layanan pemenuhan gizi,” pungkasnya.

Tags: Badan Gizi NasionalBGNData penerima MBGKemenagKementerian Agama

Related Posts

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Sabtu 27/6/2026 Antam Rp 2.660.000 Per Gram

Editor
27 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Sabtu 27/6/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.660.000 per gram...

Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Jumat (26/06/2026).(Foto: Dok. Setneg)

Presiden Prabowo Subianto Buka Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains

Editor
27 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026...

Wali Kota Bogor Dedie Rachim dalam Kongres United Cities and Local Governments (UCLG) yang berlangsung di Tangier, Maroko, pada 23 - 25 Juni 2026.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Wali Kota Bogor Usul BPJS Dibayar Pemerintah Pusat

Editor
27 Juni 2026

SATUJABAR, BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengusulkan agar pembiayaan Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan ditanggung oleh pemerintah...

Penerbangan Wings Air di Bandara Husein Sastranegara.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Kapan Bandara Husein Beroperasi? Ini Kata Farhan

Editor
27 Juni 2026

Tahap awal operasional, jumlah penumpang diperkirakan mencapai sekitar 3.000 orang per hari selama periode Juli hingga September 2026. SATUJABAR, BANDUNG...

Keterangan pers Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan sadis, dihadiri Gubernur, Dedi Mulyadi dan Dirut RSHS, Rachim Dinata Marsidi, di Mapolda Jawa Barat, Jum'at (26/06/2026).

Dirut RSHS: Saat Dibawa ke RSHS, Korban Alami Infeksi Hebat di Kepala dan Ditemukan Belatung!

Editor
26 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Rachim Dinata Marsidi, mengungkapkan, kondisi YT, korban penyekapan dan penganiayaan...

Taufik Hidayat (30), saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolda Jawa Barat, Jum'at (26/06/2026).(Foto:Istimewa).

Kapolda Jabar: Hukuman Seberat-Beratnya, Kita Maksimalkan!

Editor
26 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, memastikan komitmennya menjerat Taufik Hidayat dengan hukuman maksimal, hukuman paling berat. Tindakan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.