• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 19 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Canggih, Teknologi Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Tahan Api dan Bisa Deteksi Banjir

Editor
Selasa, 13 Desember 2022 - 01:00
kereta cepat

Kereta Cepat Jakarta Bandung (web)

SATUJABAR, BANDUNG – Rangkaian Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sudah sampai ke Indonesia.

Proyek ini merupakan salah satu kerja sama strategis dalam kerangka Poros Maritim Global Indonesia dan Prakarsa Sabuk Jalan (BRI) Cina.

RelatedPosts

Juara Dewata Challenge Series 2026, Moral Persib Terjaga

Kemenkes Diringan Rumah Sakit Lapangan di Ruteng dan Aeramo

Pendaftaran PPIH Bidang Kesehatan 2027 Mulai 20 Agustus 2026

Hingga saat ini, pembangunan KCJB secara keseluruhan telah mencapai 83,19 persen. KCJB akan beroperasi di jalur ganda sepanjang 142,3 Km yang akan berhenti di 4 stasiun yakni, stasiun Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar Bandung.

Pada satu rangkaian KCJB terdiri dari delapan kereta dengan kapasitas penumpang sebanyak 601, layanan VIP sebanyak 18 penumpang, First Class 28 penumpang dan second class 555 penumpang.

Untuk tarif yang dikenakan yaitu dari Rp250 ribu hingga Rp350 ribu. Kecepatannya pun tidak diragukan lagi. KCJB dapat menempuh 350 Km per jam dari Jakarta ke Bandung selama 36 – 45 menit. Ini merupakan hasil rancang bangun CRRC Qingdao Sifang Co Ltd.

KCJB sudah dipastikan memiliki tingkat keamanan tinggi yang didasari teknologi pada sistem proteksi ancaman KCJB.

Tak hanya itu di dalam, KCJB juga sudah disiapkan berbagai instrumen untuk melindungi KCJB dari potensi bahaya. Yakni Disaster Monitoring Center, Sensor Pendeteksi ancaman di sepanjang trase KCJB dan Disaster monitoring Terminal di Tegalluar sebagai pusat pengelolaan data kebencanaan.

Rangkaian Electric Multiple Unit (EMU) atau kereta untuk proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) yang dikirim dari Cina ini memiliki spesifikasi canggih dan mampu memonitor bahaya seperti bencana gempa bumi, banjir, serangan objek asing, serta tahan api.

Ini berkat teknologi canggih berupa disaster monitoring, sehingga kereta ini bukan hanya mampu melesat dengan cepat, namun juga memiliki tingkat keamanan dan kenyamanan yang sangat tinggi.

Tak hanya itu, ada juga instrument pengamatan langsung di lapangan dengan CCTV yang terkoneksi ke command center KCJB untuk mengirim informasi visual. Serta terdapat internal dan eksternal Lightning Protection Sistem pada konstruksi KCJB.

Ada tujuh sensor di KCJB yang terpasang untuk mengetahui ancaman gempa yang terjadi. konstruksi KCJB juga sudah dirancang agar aman dari ancaman petir. Saat ini ada dua jenis LPS yang dipasang di trase KCJB, yaitu eksternal LPS dan internal EPS.

Desain KCJB memiliki nuansa keindonesiaan, yaitu terdapat motif Komodo, batik dan Candi Borobudur. KCJB akan mulai beroperasi pada tahun 2023.

Tags: cinaindonesiakcjbkereta api cepatsatujabartegaluar

Related Posts

Logo Persib Bandung,persib

Juara Dewata Challenge Series 2026, Moral Persib Terjaga

Editor
18 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Persib Bandung mendulang sukses dengan menjuarai Dewata Challenge Series 2026 yang digelar di Stadion Kapten I Wayan...

Rumah Sakit Lapangan Kemenkes.(Foto: Humas Kemenkes)

Kemenkes Diringan Rumah Sakit Lapangan di Ruteng dan Aeramo

Editor
18 Agustus 2026

NAGEKEO – Kemenkes atau Kementerian Kesehatan tengah mendirikan dua Rumah Sakit (RS) Lapangan di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, dan RSUD...

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak (depan tengah) bersama petugas haji 2026.(Foto: Dok. Kementerian Haji dan Umrah)

Pendaftaran PPIH Bidang Kesehatan 2027 Mulai 20 Agustus 2026

Editor
18 Agustus 2026

Pendaftaran PPIH Arab Saudi Bidang Kesehatan 2027 Mulai 20 Agustus 2026. Pengumuman seleksi disampaikan pada Selasa (18/8/2026), dengan pendaftaran PPIH...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Kasus Pohon Kota Dikuliti, Diselidiki Pemkot Bandung

Editor
18 Agustus 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah menyelidiki kasus sejumlah pohon yang dikuliti atau dikelupas bagian batangnya di Jalan Pahlawan....

Pawai Pembangunan tingkat Kabupaten Sumedang sedot atensi warga.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Pawai Pembangunan Sedot Atensi Warga Sumedang

Editor
18 Agustus 2026

SUMEDANG – Pawai Pembangunan Tingkat Kabupaten Sumedang digelar pada Selasa 18 Agustus 2026 di Alun-alun Sumedang. Masyarakat terlihat antusias menyaksikan...

Ilustrasi aksi penganiayaan.(Foto:Istimewa).

Gegara Senggolan Saat Nonton Konser Musik Reggae, 2 Pemuda di Sukabumi Dibacok Celurit

Editor
18 Agustus 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Gegara senggolan saat menonton konser musik reggae, dua orang pemuda di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dibacok. Salah satu korban...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Ahadiat Hotel & Bungalow Bandung