KAIRO — Kejuaraan bulu tangkis beregu junior tingkat dunia, VICTOR BWF World Junior Team Championships 2026, resmi bergulir pada 5 hingga 10 Oktober 2026. Berlokasi di Kairo International Stadium, Kairo, Mesir, turnamen bergengsi ini mempertandingkan para pebulu tangkis muda berbakat dari berbagai negara untuk memperebutkan gelar juara beregu junior dunia.
Hingga Selasa (6/10/2026), rangkaian pertandingan babak penyisihan grup masih terus berlangsung intensif. Turnamen ini akan berlanjut hingga partai puncak dan penyerahan medali pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
Dikutip dari laman PBSI, Tim Indonesia mampu memuncaki grup C2 usai kalahkan Srilanka: 55-38, 55-35. Di babak perempatfinal yang akan berlangsung hari ini Rabu 7 Oktober 2026, Indonesia hadapi Uni Emirat Arab.
Set 1:
XD 1: Simanjuntak Moses Andar/Reya Azzahra Yulianti vs Keneth Aruggoda/Isuri Attanayake 11-3.
WD 1: Selsi Josika/Yasintha Ristyna Putri vs Isuri Attanayake/Sithumi De Silva 22-11.
WS 1: Jolin Angelia vs Nethmi Ratnayake 33-21.
MS 1: Fardhan Rainanda Joe vs Keneth Aruggoda 44-32.
MD 1: Raihan Daffa Edsel Pramono/Anju Siahaan vs Sanuda Ariyasinghe/Thisath Rupathunga 55-38.
Set 2:
XD 2: Muhammad Luthfi Habibi/Atresia Naufa Candani vs Senuth Sethmitha Perera/Nethmi Ratnayake 11-5.
WD 2: Halifia Usni Pratiwi/Aurelia Syakira Putri vs Isuri Attanayake/Sithumi De Silva 22-14.
WS 2: Mayla Cahya Afilian Pratiwi vs Nethmi Ratnayake 33-23.
MS 2: Radithya Bayu Wardhana vs Keneth Aruggoda 44-28.
MD 2: Joseph Marcellino Kyta/Faizal Pangestu vs Sanuda Ariyasinghe/Thisath Rupathunga 55-35.
Kepada Humas PBSI, Pelatih Ganda Campuran Muhammad Rijal mengatakan performa atlet ganda campuran pada laga itu cukup bagus, baik Moses/Reya maupun Luthfi/Atre. “Dengan kualitas yang ada saya harap ganda campuran bisa terus menyumbangkan poin,” katanya.
Dia mengemukakan sebelum pertandingan para pemain dibriefing untuk selalu yakin dan harus memiliki jiwa petarung yang kuat. “Alhamdulillah mereka paham dengan masukan yang saya berikan dan saya selalu menekankan kepada mereka, apapun kondisinya harus selalu siap dan cepat beradaptasi dengan kondisi di lapangan.”
Saat ini, komposisi ganda campuran sudah pas, baik dari ganda campuran pertama Moses/Reya, kedua Edsel/Atresia, dan disusul Luthfi/Dian serta Erfan/Mellynda.
Salah satu pemain, Jolin Angelia mengatakan harus masih terus beradaptasi dengan lapangan, “Walaupun kemarin sudah diturunkan dan bermain di lapangan yang sama, tetapi saya merasa masih ada sedikit adaptasi dengan kondisi lapangan. Lawan tadi bermain cukup bagus dan ada perlawanan. Angin menjadi salah satu kendala di sini. Yang menjadi evaluasi saya di pertandingan selanjutnya ialah kondisi badan dan pikiran, karena di poin 11 ini cukup berpengaruh.”
Sementara itu, pemain lainnya Muhammad Luthfi Habibi mengemukakan karena masih harus beradaptasi dengan lapangan, pihaknya harus menyesuaikan dengan teknik permainannya. “Dengan status negara yang bulutangkisnya tidak terlalu di perhitungkan, pemain Sri Lanka cukup pesat untuk perkembangan permainannya. Mungkin salah satu faktornya karena ada pelatih-pelatih Indonesia yang melatih disana.
Jika bermain di babak selanjutnya, fokus dan mentalnya harus ditingkatkan, serta banyak memiliki strategi karena di poin pendek ini harus memiliki banyak strategi.”
Sementara itu, Atresia Naufa Candani juga mengemukakan hal yang sama terkait kondisi di lapangan. “Saya baru diturunkan bermain jadi masih beradaptasi dengan kondisi lapangan.







