• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 11 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Business Networking Kemendag Koneksikan Ekspor ke Tujuh Pasar Nontradisional

Editor
Sabtu, 11 April 2026 - 04:51
Kementerian Perdagangan memfasilitasi jejaring bisnis (business networking) untuk menggali peluang ekspor ke tujuh pasar nontradisional, yaitu Mozambik, Fiji, Laos, Brasil, Uruguay, Oman, dan Hong Kong.(Foto: Humas Kemendag)

Kementerian Perdagangan memfasilitasi jejaring bisnis (business networking) untuk menggali peluang ekspor ke tujuh pasar nontradisional, yaitu Mozambik, Fiji, Laos, Brasil, Uruguay, Oman, dan Hong Kong.(Foto: Humas Kemendag)

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Perdagangan memfasilitasi jejaring bisnis (business networking) untuk menggali peluang ekspor ke tujuh pasar nontradisional, yaitu Mozambik, Fiji, Laos, Brasil, Uruguay, Oman, dan Hong Kong. Pada business networking tersebut, Kemendag mempertemukan empat perusahaan eksportir Indonesia anggota InaExport dengan kedutaan besar enam negara serta Hong Kong Trade Development Council (HKDTC). Kegiatan berlangsung pada Kamis, (9/4) di Ruang Permanent Trade Exhibition, Jakarta Pusat.

“Pertemuan ini menghubungkan eksportir Indonesia dengan tujuh pasar nontradisional untuk semakin memperkuat ekspor. Eksportir kita dapat memaparkan keunggulan produk sekaligus mengeksplorasi kemungkinan kerja sama dagang yang bisa dimaksimalkan ke mitra-mitra ekspor nontradisional Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi menanggapi business networking tersebut secara terpisah.

RelatedPosts

5 Bendungan yang Diresmikan Presiden Prabowo

1000 Lebih ASN di Jabar Terlibat Judi Online, Paling Besar Rp.800 Juta

Maling Satroni Rumah Warga di Bogor Curi HP dan Kamera, Polisi Usut Pelaku

Keempat perusahaan eksportir yang hadir pada business networking, yaitu PT Queen Pacific Sukses Abadi dengan produk alas kaki, PT Oneject Indonesia dengan alat kesehatan seperti jarum suntik sekali pakai, PT Allana Maju Berdaya dengan aneka produk kerajinan tangan bernilai seni, serta PT Salaku Cara Enak Makan Salak dengan produk makanan dan minuman inovatif berbahan baku salak. Selain itu, turut hadir Komisioner Bidang Advokasi, Sosialisasi, dan Edukasi Komisi Informasi Pusat Samrotunnajah Ismail.

“Seluruh produk yang ditampilkan oleh eksportir merupakan produk unggulan yang kami nilai berpotensi besar untuk menembus pasar ekspor di kawasan Afrika, Asia Tenggara, Amerika Latin, dan Timur Tengah,” kata Puntodewi.

Sekretaris Pertama Kedutaan Besar Laos, Vonekham Singkhamvongsa, mengapresiasi keragaman dan kualitas produk-produk Indonesia pada business networking tersebut. “Kami sangat senang bisa hadir di sini dan mengetahui lebih banyak tentang produk-produk Indonesia. Kegiatan ini sangat baik, tidak hanya bagi perusahaan-perusahaan Indonesia, tetapi juga bagi kami selaku perwakilan kedutaan untuk lebih mengenal produk-produk Indonesia,” ujar Vonekham.

Sementara itu, Titin Dwi Isnaini, pemilik dari PT Allana Maju Berdaya mengapresiasi fasilitasi yang diberikan Kemendag. Ia melihat ada peluang terbuka untuk berjejaring dengan sesama pengusaha Indonesia sekaligus menggali peluang jangka panjang dengan mitra dagang Indonesia. “Kami berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan lebih sering dan mengundang lebih banyak perwakilan kedutaan,” ujar Titin.

Apresiasi juga disampaikan oleh Surianti, Direktur Utama dari PT Queen Pacific Sukses Abadi. Ia mengungkapkan, business networking membuka peluang bagi produknya menjangkau negara-negara baru dan berharap dapat menjangkau pasar-pasar dengan permintaan tinggi. “Kami berharap dapat difasilitasi ekspor ke negara-negara dengan permintaan tinggi terhadap produk kami dan Indonesia memiliki keunggulan kompetitif dari sisi tarif dibandingkan negara pesaing,” ungkap Surianti.

Kemudian, Marketing Assistant Manager PT Oneject Indonesia, Dimas, berharap kegiatan ini dapat dikembangkan lebih lanjut agar dapat memberikan dampak yang semakin signifikan bagi industri alat kesehatan nasional. “Khusus untuk produk alat kesehatan, akan sangat membantu apabila hadir pula tim regulator dari negara tujuan ekspor sehingga diskusi dapat lebih teknis dan terarah. Kami harap, kegiatan seperti ini semakin sering dilaksanakan untuk mendorong ekspor Indonesia,” ungkap Dimas.

Tags: Business Networking KemendagMenteri Perdagangan

Related Posts

Bendungan.(Foto: Setneg)

5 Bendungan yang Diresmikan Presiden Prabowo

Editor
10 Juli 2026

5 Bendungan yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum menelan dana Rp9,79 triliun yang tersebesar di sejumlah wilayah. SATUJABAR, LOMBOK -...

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan.(Foto:Istimewa).

1000 Lebih ASN di Jabar Terlibat Judi Online, Paling Besar Rp.800 Juta

Editor
10 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Miris! Lebih dari seribu orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jawa Barat, dilaporkan terlibat judi online. Dari ribuan ASN...

Ilustrasi pelaku pencurian.(Foto:Istimewa).

Maling Satroni Rumah Warga di Bogor Curi HP dan Kamera, Polisi Usut Pelaku

Editor
10 Juli 2026

SATUJABAR, BOGOR--Aksi pencurian di rumah warga yang berasa di komplek perumahan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, viral di media sosial....

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi Jakarta World Cinema (JWC) di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (9/7/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.)

Jakarta World Cinema Akan Gelar Festival Film Internasional

Editor
10 Juli 2026

Jakarta World Cinema akan dikembangkan menjadi festival film internasional yang berkontribusi terhadap pertumbuhan industri film sekaligus penguatan ekonomi kreatif nasional....

SPBU Pertamina.(Foto: Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat)

Pertamina Pastikan Pasokan BBM ke Seluruh SPBU di Bogor

Editor
10 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat memastikan penyaluran BBM ke seluruh SPBU di Bogor tetap berjalan...

Ilustrasi aksi tawuran.(Foto:Istimewa).

Puluhan Pelajar Bersajam di Bandung Meresahkan Warga Diamankan Polisi

Editor
10 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Sepuluh orang pelajar membawa senjata tajam meresahkan warga di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, diamankan polisi. Para pelajar tersebut berkeliaran...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat