• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 23 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Bupati Sumedang Khawatir Soal Bendung Cihamerang, Ini Katanya…

Editor
Selasa, 09 Desember 2025 - 06:13
Bendung Cihamerang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Bendung Cihamerang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

SATUJABAR, SUMEDANG – Bendung Cihamerang terus mendapatkan perhatian khusus Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang mengaku khawatir.

Bendung Cihamerang terbentuk akibat saluran air yang tersumbat akibat tanah buangan (disposal) proyek tol Cisumdawu.

RelatedPosts

Arus Wisata Padati Jalur Lembang Bandung Barat, Puncaknya Senin

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Terbagi 2 Gelombang

Ratusan Personel Siaga Jaga Kebersihan Kota Bandung Selama Libur Lebaran

Situs tersebut berada di Blok Cipicung, Dusun Cihamerang, Desa Sukasirnarasa, Kecamatan Rancakalong. Akibat saluran air tersumbat ini sekitar 3 hektare sawah milik warga terendam.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir bersama jajaran Forkopimda, Balai Perbaikan Jalan Nasional (BPJN), BBWS, CKJT, PUTR Provinsi Jabar dan CV Tintin memantau  langsung Bendung Cihamerang. Usai pantauan, mereka langsung menggelar rapat koordinasi Ruang Rapat Bupati di Kantor Pemkab Sumedang, Senin (8/11/2025).

Tinjauan ke lokasi menyusul kekhawatiran adanya rongga tanah, rembesan air, dan potensi pergerakan tanah yang dapat memicu longsoran bahkan mengancam struktur jalan tol dan permukiman warga.

“Belum tahu pasti apa yang terjadi di bawah. Belum ada ahli yang meneliti langsung. Kekhawatirannya, air akan terus mencari celah, membentuk rongga-rongga baru, lalu melebar. Ini yang tidak diharapkan,” kata Bupati Dony seperti dilansir keterangan Humas Pemkab Sumedang.

Selain ancaman teknis bendung, terdapat pula permukiman di bagian atas lokasi yang mulai menunjukkan potensi rawan longsor.  Penanganan dilakukan dengan prinsip kehati-hatian. Tujuan utamanya bukan hanya memperbaiki bendungan, tetapi juga memastikan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi. “Tahapan penanganannya jelas: pengeringan air, penataan lahan, dan pembebasan lahan terdampak. Tapi yang paling utama, kita ingin memastikan keselamatan warga,” ujarnya.

Bupati Dony menegaskan, penanganan Bendung Cihamerang tidak bisa dikerjakan hanya oleh satu instansi. “Ini kerja bersama. Pemerintah daerah, Balai Besar, ahli geoteknik, dan pengelola jalan tol semua harus bergerak. Kita tidak ingin terjadi kejadian yang lebih besar karena terlambat bertindak,” ujarnya.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir (paling kiri) beserta jajaran saat meninjau Bendung Cihamerang Senin (8/12/2025)
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir (paling kiri) beserta jajaran saat meninjau Bendung Cihamerang Senin (8/12/2025)

Akses Sudah Dibuka

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sumedang, Andri Indra menyebutkan akses menuju bendungan sudah mulai dibuka sejak pertengahan Oktober. Pembukaan akses ini penting agar alat berat dan pompa dapat masuk ke titik bendung.

Dalam rapat tersebut diputuskan bahwa metode penanganan awal adalah pengeringan bertahap menggunakan pompa berkapasitas 500 liter per detik. Namun Andri menegaskan, proses pengeringan tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. “Kalau air diturunkan terlalu cepat, tanah bisa runtuh atau muncul longsoran baru. Karena itu diperlukan uji permeabilitas tanah dan analisa laju penurunan air oleh ahli geoteknik,” katanya.

Dengan kapasitas pompa tersebut, waktu yang dibutuhkan untuk mengeringkan area diperkirakan sekitar 16 hari, bergantung pada cuaca dan sumber mata air yang masih aktif. Sejumlah kendala ditemukan selama pembukaan akses, mulai dari curah hujan tinggi, kontur tanah labil, hingga munculnya sinkhole berdiameter sekitar dua meter di area jalur teknis.

Saat ini, sinkhole tersebut sudah ditutup sementara, namun kondisi tanah di area tersebut masih membutuhkan stabilisasi tambahan. Selain itu, struktur spillway lama juga masih mengalirkan air, sehingga tim teknis harus menyesuaikan metode penanganan agar aliran air tidak memperlebar rongga tanah.

Pompa diperkirakan mulai dioperasikan dalam beberapa hari ke depan, setelah akses, stabilisasi tanah, dan penempatan plat baja untuk dudukan alat selesai. Sembari proses berjalan, tim ahli akan mengkaji kekuatan tanah, arah aliran air bawah permukaan, hingga potensi dampak jangka panjang.

Tags: Bendung Cihamerangbupati sumedangsumedang

Related Posts

Jalur Lembang dipadati arus kendaraan wisatawan Satlantas Polres Cimahi terapkan sistem one-way.(Foto:Istimewa).

Arus Wisata Padati Jalur Lembang Bandung Barat, Puncaknya Senin

Editor
23 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Satuan Lalu-Lintas (Satlantas) Polres Cimahi, Jawa Barat, bersiaga di jalur wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat, yang dipadati kendaraan wisatawan....

Rekayasa lalu-lintas sistem contra flow diterapkan saat arus balik di jalan tol.(Foto:Istimewa).

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Terbagi 2 Gelombang

Editor
23 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terbagi dalam dua gelombang. Puncak arus balik pertama diprediksi akan terjadi pada 24...

Petugas kebersihan di Jalan Dago.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Ratusan Personel Siaga Jaga Kebersihan Kota Bandung Selama Libur Lebaran

Editor
23 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung menurunkan sebanyak 640 personel untuk memberisihkan 108 titik yang mencakup kawasan wisata, 64 ruas...

Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan.(Foto:Istimewa).

1,6 Juta Kendaraan Melintas Jabar Selama Arus Mudik Lebaran 2026

Editor
23 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat mencatat 1,6 juta lebih kendaraan melintas wilayah Jawa Barat selama pelaksanaa n Operasi Ketupat Lodaya 2026....

Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan.(Foto:Istimewa).

Arus Lalin Meningkat Pasca Lebaran Polda Jabar Siaga di Jalur Wisata

Editor
22 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--H+1, atau sehari pasca Lebaran, fokus pengamanan polisi terbagi, selain di jalur mudik dan balik, juga di jalur wisata....

Harga emas hari ini antam melambung tinggi

Harga Emas Batangan Antam Minggu 22/3/2026 Rp 2.893.000 Per Gram

Editor
22 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Batangan Antam Minggu 22/3/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.893.000 per gram sebelum...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.