KUNINGAN – Masyarakat Desa Wanasaraya, Kecamatan Kalimanggis, kini dapat menikmati akses jalan lingkungan yang lebih baik setelah dibangunnya jalan rabat beton sepanjang hampir 900 meter melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT New Hope Farm Indonesia.
Pembangunan jalan menuju kawasan perusahaan tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp1,6 miliar dan diresmikan oleh Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Senin (2/11/2026). Selain menjadi akses menuju kawasan perusahaan, jalan tersebut juga dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung aktivitas pertanian, mobilitas sehari-hari, hingga berolahraga.
Pembangunan infrastruktur ini menjadi salah satu bentuk kontribusi dunia usaha dalam mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta. PT New Hope Farm Indonesia sendiri merupakan perusahaan agribisnis yang menjadi bagian dari New Hope Group, grup usaha asal Tiongkok yang bergerak di bidang peternakan ayam.
Bupati Dian menyampaikan apresiasi atas kontribusi perusahaan yang telah membantu meningkatkan kualitas infrastruktur desa, meskipun kegiatan operasional perusahaan di kawasan tersebut belum berjalan secara penuh.
Menurutnya, pembangunan jalan tersebut menjawab kebutuhan masyarakat yang telah lama menantikan perbaikan akses, khususnya menuju kawasan pertanian.
“Ini sangat berarti bagi masyarakat. Warga sudah lama menantikan perbaikan jalan, apalagi akses ini juga mengarah ke kawasan pertanian masyarakat Desa Wanasaraya. Sekarang jalannya sudah diperbaiki berkat perhatian dari pihak swasta, PT New Hope Farm Indonesia,” ungkapnya dilansir laman Pemkab Kuningan.
Ia menilai langkah perusahaan tersebut patut diapresiasi karena manfaatnya telah dapat dirasakan masyarakat bahkan sebelum kegiatan operasional usaha berjalan secara penuh. Oleh karena itu, Bupati berharap kontribusi serupa dapat terus dilakukan dan menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya.
“Luar biasa, belum beroperasi penuh dan belum mendirikan pabrik pun, PT New Hope telah memberikan perhatian yang begitu besar. Terima kasih. Mudah-mudahan perusahaan semakin berkembang, usahanya lancar, dan bisa terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Bupati Dian menegaskan bahwa program CSR merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial dunia usaha terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar lokasi kegiatan. Ia berharap kontribusi perusahaan tidak hanya berorientasi pada pengembangan bisnis, tetapi juga memperhatikan kebutuhan serta kesejahteraan masyarakat setempat.
“Di sela-sela mencari keuntungan, jangan sampai melupakan program CSR dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama di lingkungan sekitar. Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat dan contoh bagi pengusaha lain untuk memberikan perhatian serta manfaat nyata bagi masyarakat. Selain itu, untuk tenaga kerja agar memprioritaskan warga sekitar,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan perusahaan agar memperhatikan ketentuan teknis mengenai batas tonase kendaraan yang melintasi jalan desa maupun jalan kabupaten. Ia meminta agar kendaraan operasional perusahaan tidak melebihi kapasitas jalan sehingga infrastruktur yang telah dibangun dapat terjaga dan tidak menimbulkan kerusakan.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kuningan terbuka terhadap investasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Namun, keterbukaan tersebut harus diiringi dengan kepatuhan terhadap peraturan, pemeliharaan infrastruktur, serta perhatian terhadap kondisi sosial dan lingkungan sekitar.
Sementara itu, salah seorang warga, Hj. Uni, mengungkapkan rasa syukur atas pembangunan jalan tersebut. Ia mengatakan, kondisi jalan yang kini lebih baik membuat kawasan yang sebelumnya relatif sepi menjadi lebih ramai dikunjungi masyarakat, termasuk warga yang ingin berolahraga.
“Alhamdulillah, dengan adanya jalan ini, kawasan tersebut sekarang menjadi lebih ramai. Bisa dipakai jogging, suasananya juga berbeda dan banyak pengunjung. Kami sangat bersyukur karena jalannya sudah dicor dan bagus. Terima kasih,” ungkapnya.
Ia menambahkan, perubahan tersebut turut mendorong warga untuk memanfaatkan jalan sebagai tempat beraktivitas di luar rumah. Bahkan, sejumlah ibu rumah tangga kini ikut berolahraga dengan berjalan kaki maupun jogging di kawasan tersebut.
General Manager PT New Hope Farm Indonesia, Mr. Wuhui, menjelaskan bahwa Kabupaten Kuningan memiliki potensi yang baik untuk pengembangan sektor peternakan. Kondisi iklim dan kontur tanah menjadi salah satu pertimbangan perusahaan dalam memilih Kuningan sebagai lokasi pengembangan investasi.
Menurutnya, selain potensi geografis, dukungan Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam memberikan kemudahan proses perizinan juga menjadi faktor yang semakin meyakinkan perusahaan untuk mengembangkan usahanya di Kuningan.
“Kami melihat Kabupaten Kuningan memiliki potensi yang baik untuk sektor peternakan. Dari sisi iklim dan kontur tanah sangat mendukung, sehingga dapat memberikan hasil ternak yang lebih baik. Dukungan pemerintah daerah serta kemudahan dalam proses perizinan juga memberikan keyakinan bagi kami untuk berinvestasi di Kuningan,” ungkap Mr. Wuhui.
Lebih lanjut, perusahaan menyampaikan rencana penyerapan sekitar 200-400 tenaga kerja dalam pengembangan kegiatan usahanya. Masyarakat lokal akan menjadi prioritas dalam proses perekrutan yang nantinya direncanakan melalui kerja sama dengan pemerintah desa setempat.
Mr. Wuhui menegaskan bahwa perusahaan ingin keberadaannya tidak hanya berfokus pada pengembangan kegiatan bisnis, tetapi juga turut berkontribusi terhadap pengembangan sumber daya manusia dan lingkungan desa.
“Kami akan bekerja sama dengan pemerintah desa untuk melakukan rekrutmen tenaga kerja dengan mengutamakan masyarakat lokal. Dengan begitu, kami juga ikut membangun sumber daya manusia dan lingkungan desa setempat,” jelasnya.







