• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 19 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Bunuh Diri di Usia Produktif: Fenomena Kompleks yang Perlu Diketahui

Editor
Sabtu, 27 Juli 2024 - 03:58
Mayat pria mati meninggal jenazah spbu cangkuang

(Ilustrasi mayat/pixabay)

BANDUNG – Bunuh diri merupakan fenomena kompleks yang belum sepenuhnya dipahami, dengan berbagai faktor penyebab yang sulit ditentukan secara spesifik.

Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Yurika Fauzia Wardhani, mengungkapkan bahwa menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), angka bunuh diri mencapai lebih dari 800 ribu kasus per tahun, dengan puncaknya terjadi di usia muda.

RelatedPosts

Bupati Kuningan Resmikan Tempat Hiburan Rakyat ‘Puspa Langlangbuana’

Homer Coffee, Destinasi Nongkrong “Kalcer” Baru di Jantung Braga

Bupati Sumedang Lepas Peserta Indonesia 4×4 Overland XXII

Data box menunjukkan 921 kasus, juga didominasi oleh kelompok usia muda atau produktif.

Dalam webinar bertajuk “Fenomena Banyaknya Kasus Bunuh Diri pada Usia Produktif, Apa yang Terjadi?”, Yurika menjelaskan selama pandemi pihaknya mencatat lonjakan kasus bunuh diri yang muncul di media sosial.

“Data dari 2012 hingga 2023 menunjukkan bahwa angka tertinggi kasus bunuh diri berada di kalangan remaja dan dewasa muda,” katanya seperti dikutip laman BRIN.

Menurut Yurika, pada usia remaja, faktor-faktor seperti tekanan akademis, harapan tinggi untuk berprestasi, perubahan hormon, emosi, masalah keluarga, serta perundungan dan cyberbullying berkontribusi pada meningkatnya kasus bunuh diri.

Faktor-faktor ini juga relevan bagi usia dewasa, meskipun penyebabnya sering kali serupa.

Selain itu, Yurika juga menyoroti tingginya angka bunuh diri di kalangan lansia dan manula, meskipun kelompok ini sering kali kurang mendapatkan perhatian.

“Pada usia lansia, faktor-faktor seperti kesehatan mental yang menurun, rasa kesepian, penyakit kronis, dan akses yang terbatas untuk mendapatkan pertolongan dapat mendorong seseorang untuk melakukan bunuh diri,” jelasnya.

Dalam hal jenis kelamin, Yurika mencatat bahwa pria memiliki angka bunuh diri yang lebih tinggi. Hal ini dikaitkan dengan norma sosial patriarki yang menekankan bahwa pria harus “lebih tegar” dan kurang terbuka dalam berbagi masalah.

Metode bunuh diri yang umum digunakan termasuk minum racun, menembak diri, melompat dari ketinggian, dan gantung diri.

Solusi

Yurika mengusulkan beberapa solusi untuk mencegah bunuh diri, antara lain: meningkatkan kesadaran dan pendidikan, menyediakan pelayanan kesehatan mental yang lebih baik, memberikan pelatihan dan dukungan kepada keluarga serta komunitas, serta bekerja sama dengan instansi terkait untuk merancang program pencegahan bunuh diri. Dia juga menekankan pentingnya pencatatan dan penelitian yang akurat untuk mendukung upaya pencegahan.

Kepala Organisasi Riset Kesehatan BRIN NLP, Indi Dharmayanti, menambahkan bahwa bunuh diri tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga mempengaruhi keluarga, lingkungan kerja, dan masyarakat luas.

“Kehilangan seseorang di usia produktif berarti kehilangan potensi dan kontribusi bagi pembangunan bangsa. Pencegahan bunuh diri adalah tanggung jawab bersama,” tegas Indi.

Menurut Indi, memahami faktor penyebab bunuh diri, termasuk tekanan ekonomi, masalah kesehatan mental, dan kurangnya dukungan sosial, adalah kunci untuk mengembangkan strategi pencegahan yang efektif. “Pendekatan holistik yang melibatkan intervensi medis, psikologis, pendidikan, kampanye kesadaran, dan kebijakan pendukung kesehatan mental sangat penting untuk mengatasi masalah ini,” tandasnya.

Tags: BRINbunuh diri

Related Posts

(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Bupati Kuningan Resmikan Tempat Hiburan Rakyat ‘Puspa Langlangbuana’

Editor
19 April 2026

kegiatan ini tidak hanya bertujuan menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sebagai langkah mendorong penataan dan pengembangan kawasan PKL agar...

(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Homer Coffee, Destinasi Nongkrong “Kalcer” Baru di Jantung Braga

Editor
19 April 2026

Bagi pecinta kafe dengan suasana santai dan estetik, Homer Coffee hadir sebagai pilihan baru yang wajib dikunjungi di Kota Bandung....

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir melepas peserta Indonesia 4x4 Overland.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Bupati Sumedang Lepas Peserta Indonesia 4×4 Overland XXII

Editor
18 April 2026

Tren kunjungan wisatawan ke Sumedang menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir, yang menandakan semakin tingginya daya tarik daerah. SATUJABAR,...

Drama Korea.(Image: X)

“Phantom Lawyer” Puncaki Brand Drama April 2026

Editor
17 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Lembaga riset Korean Business Research Institute merilis peringkat reputasi brand drama untuk bulan April 2026. Hasil ini...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wali Kota Bandung Sambut IKEA di King’s Shopping Center

Editor
16 April 2026

Kondisi retail di pusat kota saat ini masih jauh dari optimal. Dari total potensi yang ada baru sekitar 50 persen...

Sembilan jenama Indonesia hadir di Pop-up Store Kobe.(Foto: Humas Kemendag)

16 Jenama Fesyen Lokal Tampil di Pop-up Store Kobe, Didukung Kemendag – KJRI Osaka

Editor
16 April 2026

Jenama fesyen yang dihadirkan: PROSA Archive, Kain Ibu, Neu Men, Dama Kara, Aruna Creative.id, Rosita Batik Shibori, Tieka Huza, Dan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.