• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 8 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

BRIN Luncurkan GANA, Platform Aset Game Budaya Nusantara untuk Dukung Industri Game Lokal

Editor
Selasa, 15 Juli 2025 - 05:44
(Image: BRIN)

(Image: BRIN)

BANDUNG – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mendorong inovasi berbasis budaya melalui teknologi. Melalui Pusat Riset Sains Data dan Informasi (PRSDI), Organisasi Riset Elektronika dan Informatika (OREI), BRIN resmi mengembangkan GANA (Game Asset Nusantara), sebuah platform digital yang ditujukan untuk mendukung para pengembang game lokal dengan menyediakan aset game berbasis budaya Indonesia.

Platform ini dirancang sebagai solusi atas tantangan yang dihadapi pengembang game lokal, khususnya keterbatasan akses terhadap aset visual berkualitas yang merepresentasikan kearifan lokal. GANA hadir untuk menjembatani kebutuhan tersebut dan menjadi bagian dari upaya memperkuat konten lokal dalam industri game nasional.

RelatedPosts

BRI Jazz Gunung Series 2026 yang Terus Menebarkan Pesona

Festival Tabut 2026: Dongkrak Pariwisata Bengkulu

Paviliun Wonderful Indonesia Raih “Best Booth Design” di SITF 2026 Seoul

“Dengan potensi besar industri game dan kekayaan budaya yang melimpah, perlu dibangun sebuah infrastruktur pendukung yang mampu menjembatani kebutuhan pengembang lokal,” ujar Peneliti Ahli Muda PRSDI BRIN, Ariani Indrawati, dalam wawancara pada Senin (7/7) dilansir laman BRIN.

Ariani menjelaskan bahwa pengembangan GANA telah dimulai sejak 2022 melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi yang memiliki program studi Desain Komunikasi Visual (DKV), seperti Universitas Pasundan, Universitas Multimedia Nusantara, dan Telkom University. Kolaborasi ini diperkuat melalui program magang dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di lingkungan BRIN.

Melalui kerja sama tersebut, GANA telah menghasilkan beragam aset budaya dalam bentuk 2D dan 3D, seperti rumah adat, senjata tradisional, hiasan, pakaian daerah, makanan khas, hingga karakter dongeng dari berbagai wilayah Indonesia—di antaranya Sumatera Utara, Jawa Tengah, Sulawesi Utara, Bali, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua dan Maluku.

“Filosofi nama GANA berasal dari arti ‘kekayaan’, yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia. GANA tidak hanya menjadi repositori digital, tetapi juga ekosistem yang mempertemukan kreator aset, pengembang game, komunitas desain grafis, pakar budaya, dan pelaku industri,” tambah Ariani.

Platform GANA telah tersedia secara daring dan dapat diakses melalui situs http://gana-prototype.brin.go.id. Aplikasi ini berbasis web dan memungkinkan proses pengumpulan, pengelolaan, serta pendistribusian aset budaya untuk kebutuhan pengembangan game.

Kehadiran GANA diharapkan menjadi langkah awal menuju ekosistem game nasional yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Tak hanya sebagai pusat data visual budaya, platform ini juga diharapkan dapat memicu pertumbuhan ekonomi kreatif dan ekonomi digital berbasis budaya.

“Kami berharap GANA dapat dimanfaatkan secara luas oleh peneliti, industri, komunitas kreatif, hingga pemerintah, serta menjadi pusat distribusi aset game nasional yang mendukung pertumbuhan industri game Indonesia,” tutup Ariani.

Tags: BRONgame lokalGana

Related Posts

BRI Jazz Gunung Series 2026

BRI Jazz Gunung Series 2026 yang Terus Menebarkan Pesona

Editor
8 Juni 2026

BRI Jazz Gunung Series 2026 kembali menghadirkan pengalaman wisata unik melalui perpaduan musik jazz, keindahan alam pegunungan, serta kekayaan budaya...

Salah satu atraksi budaya di Festival Tabut.(Foto: Humas Kemenpar)

Festival Tabut 2026: Dongkrak Pariwisata Bengkulu

Editor
8 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Festival Tabut akan kembali digelar pada 16–25 Juni 2026 di Lapangan Sport Centre, Kota Bengkulu, sebagai salah...

Paviliun Wonderful Indonesia.(Foto: Humas Kemenpar)

Paviliun Wonderful Indonesia Raih “Best Booth Design” di SITF 2026 Seoul

Editor
8 Juni 2026

Paviliun Wonderful Indonesia meraih predikat sebagai “Best Booth Design” di SITF 2026 Seoul Korea Selatan, bursa pariwisata terbesar di Asia...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menghadiri Festival Jamu Nusantara oleh Acaraki di kawasan Hutan Kota Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (7/6/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekraf)

Jamu Indonesia Lestari Lewat Inovasi

Editor
8 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Jamu Indonesia adalah salah satu identitas Indonesia di tataran global sehingga perlu didorong lewat inovasi agar tetap...

Kultura Persib di Braga.(Foto: Dok. Humas Pemkot Bandung)

Kultura Persib Hadir di Braga, Identitas Bobotoh Lewat Karya Seni

Editor
7 Juni 2026

BANDUNG - Grey Art Gallery berkolaborasi dengan Persib Bandung menghadirkan pameran seni bertajuk Kultura Persib di Jalan Braga No. 47,...

Ade Astrid di acara Bandung Kota Angklung Festival 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Bandung Kota Angklung Festival 2026 Dimeriahkan Ade Astrid dan 500 Musisi

Editor
7 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Bandung Kota Angklung Festival 2026 digelar di Plaza Balai Kota Bandung, Sabtu, 6 Juni 2026. Kegiatan ini...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.