• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 1 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

BRIN Kembangkan Obat Antidiabetes, Hantarkan Obat melalui Kulit

Editor
Kamis, 22 Januari 2026 - 02:52
(Image: BRIN)

(Image: BRIN)

SATUJABAR, CIBINONG – Peneliti Pusat Riset Bahan Baku Obat dan Obat Tradisional, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Nurul Arfiyanti Yusuf, memaparkan inovasi sistem penghantaran obat melalui pengembangan glibenklamid berbasis nanotransetosom untuk aplikasi transdermal.

“Glibenklamid merupakan obat antidiabetes yang telah lama digunakan, namun memiliki keterbatasan berupa kelarutan air dan bioavailabilitas oral yang rendah serta risiko efek samping akibat metabolisme lintas pertama di hati,” kata Nurul, dalam Webinar Bincang Riset I, bertema “Peran Bioinformatik, Sintesis Organik, dan Teknologi Formulasi dalam Mendukung Riset Pengembangan Bahan Baku Obat Nasional”, Selasa (13/1) dilansir laman BRIN Kamis (22/1/2026).

RelatedPosts

Apresiasi Menteri Ekraf pada Pameran Poster Global di Universitas Paramadina

Festival Literasi Pages and Plates, Kolaborasi Pemkot Bandung dan Big Bad Wolf

Desa Hantu Cicadas Kota Bandung: Warga Kreatif, Dongkrak UMKM

Melalui pendekatan transdermal, obat dihantarkan langsung melalui kulit menuju sirkulasi sistemik, sehingga berpotensi mengurangi efek samping dan meningkatkan kepatuhan pasien. Untuk mendukung efektivitas penetrasi kulit, glibenklamid diformulasikan dalam bentuk nanotransetosom, sistem vesikular lipid elastis yang mengombinasikan keunggulan etosom dan transfersom.

Nanotransetosom glibenklamid kemudian diformulasikan ke dalam bentuk patch transdermal berbasis polimer HPMC dan PVP K30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu meningkatkan kelarutan, stabilitas, serta efektivitas antidiabetes dibandingkan sediaan glibenklamid konvensional.

“Patch dengan polimer HPMC dan PVP K30 terbukti stabil selama penyimpanan dan mampu mempertahankan efek penurunan kadar glukosa darah hingga 24 jam,” tandas Nurul.

Tags: BRINBRIN Kembangkan Obat AntidiabetesDiabetes

Related Posts

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menghadiri pembukaan Re:Rasa International Poster Biennale 2026 di Universitas Paramadina, Jakarta. (Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif.)

Apresiasi Menteri Ekraf pada Pameran Poster Global di Universitas Paramadina

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menghadiri pembukaan Re:Rasa International Poster Biennale 2026...

Festival Literasi Pages and Plates 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Festival Literasi Pages and Plates, Kolaborasi Pemkot Bandung dan Big Bad Wolf

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkolaborasi dengan Big Bad Wolf Books Indonesia dengan menghadirkan Festival Literasi Pages and...

Gerbang Desa Hantu.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Desa Hantu Cicadas Kota Bandung: Warga Kreatif, Dongkrak UMKM

Editor
1 Agustus 2026

Suasana berbeda tampak di RT 05 RW 06, Kelurahan Cicadas, Kecamatan Cibeunying Kidul. Kawasan permukiman tersebut disulap menjadi Desa Hantu,...

Mall shopping

Indonesia Shopping Festival 2026 Digelar 7–23 Agustus 2026

Editor
31 Juli 2026

Indonesia Shopping Festival 2026 berlangsung pada 7–23 Agustus 2026 sekaligus merayakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RI. ISF 2026....

GIIAS 2026

GIIAS 2026: Dibuka 30 Juli, Tiket Rp 50.000 – Rp 100.000

Editor
30 Juli 2026

SATUJABAR, TANGERAN - GIIAS 2026 secara resmi dibuka untuk seluruh masyarakat umum. Selama 11 hari penyelenggaraan hingga 9 Agustus 2026,...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar (kanan), berdialog dengan Steering Committe Bidang Creative Program Festival Toadore Yogyakarta, Fando (tengah) saat menerima audiensi dari panitia Toadore Festival Vol. III di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Rabu (29/07/2026).(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

Toadore Festival, Wamen Ekraf: Kolaborasi Ekonomi Kreatif Daerah

Editor
30 Juli 2026

Toadore Festival usung tema 'Tidore Menyapa Yogyakarta: Dari Negeri Rempah untuk Kota Budaya', berlangsung 15–17 Oktober 2026 di Amphitheater Teras...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat