• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 27 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

BRIN Kembangkan Ferrofluida untuk Pemanfaatan Energi Getaran pada Sistem Pemanen Energi

Editor
Jumat, 28 Februari 2025 - 07:55
Ferrofluida

Ferrofluida.(IMAGE: BRIN)

BANDUNG – Ferrofluida semakin menarik perhatian sebagai material fungsional inovatif dalam mendukung berbagai aplikasi teknologi. Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Elektronika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Novrita Idayanti, bersama tim dari kelompok riset sensor dan aktuator, mengembangkan ferrofluida untuk digunakan dalam sistem pemanen energi electromagnetic vibration energy harvester (EVEH) yang mengkonversi getaran rendah menjadi energi listrik.

“Penggunaan ferrofluida pada EVEH menawarkan solusi efisien untuk mengkonversi energi getaran rendah menjadi energi listrik, khususnya bagi perangkat IoT dan sensor nirkabel yang membutuhkan sumber daya mandiri dengan daya kecil,” ucap Novrita dalam wawancara dengan tim Humas BRIN, Senin (24/2).

RelatedPosts

3.000 Ha Lahan Terbakar di Kalimantan, Operasi Pemadaman Terus Jalan

Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain, Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri

Senator Agita: Penanggulangan Bencana Perlu Didukung Regulasi Kuat dan Kesiapan Anggaran Daerah

Novrita menjelaskan bahwa getaran dan gerak mekanik pada EVEH dapat dikumpulkan menggunakan efek piezoelektrik, elektromagnetik, elektrostatik, atau triboelektrik. Gaya elektromagnetik yang didasarkan pada hukum Faraday dapat digambarkan sebagai model peredam pegas massa dengan geometri tetap yang mengubah fluks magnetik dalam geometri terbatas, sehingga sumber vibrasinya sangat spesifik.

“Ferrofluida berfungsi juga sebagai penstabil gerak magnet induksi dan mengurangi gesekan magnet pada perangkat. Oleh karena itu, pengembangan sintesis dan optimasi sifat nanopartikel ferrofluida berbasis Fe3O4 menjadi kunci untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi perangkat pemanen energi ini,” jelas Novrita.

 

Uji Coba Perangkat EVEH dengan PT KAI

Penelitian yang dimulai sejak 2021 ini juga berkolaborasi dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan akan melibatkan industri kereta api, PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), untuk uji coba perangkat EVEH. Aplikasi EVEH pada stasiun kereta api dianggap sebagai penerapan yang berpotensi besar, karena dapat memanfaatkan getaran yang dihasilkan oleh pergerakan kereta. Getaran dari lalu lintas kereta ini dapat diubah menjadi energi listrik dengan menggunakan EVEH. Sistem ini direncanakan untuk dipasang di sepanjang rel kereta, peron, atau area lain yang mengalami getaran signifikan.

“Saya berharap hasil penelitian ini ke depannya dapat diaplikasikan pada masyarakat dan industri yang membutuhkan,” ujar Novrita.

Ferrofluida: Material Unik dengan Banyak Aplikasi

Novrita juga menjelaskan bahwa ferrofluida adalah material unik yang terdiri dari partikel magnet berukuran nanopartikel (di bawah 10 nanometer) yang tersuspensi dalam cairan pembawa dan bersifat superparamagnetik. Tanpa medan magnet, ferrofluida tampak seperti cairan biasa, di mana partikel magnet bergerak bebas. Namun, ketika medan magnet hadir, partikel-partikel tersebut termagnetisasi dan membentuk struktur di dalam cairan, menyebabkan ferrofluida tampak seperti benda padat. Ketika medan magnet dilepas, partikel kembali terdemagnetisasi dan ferrofluida kembali bersifat cair.

Ferrofluida pertama kali dikembangkan oleh NASA pada tahun 1960-an dengan menggunakan bahan magnetit alami untuk menghidupkan kembali mesin di luar angkasa tanpa gravitasi. Sejak itu, berbagai penelitian mengenai ferrofluida telah membuka jalan bagi aplikasi pada perangkat elektronika, termasuk sensor, medical imaging, terapi medis, pengantaran obat, agen penyegel, pengeras suara, perpindahan panas, dan pada sistem pemanen energi seperti EVEH.

Partikel magnetik dalam ferrofluida biasanya berupa oksida besi, yang disintesis dalam larutan dan diendapkan sebagai partikel nano. Proses pembuatan ferrofluida ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti co-precipitation, hydrothermal, sonochemical, thermal decomposition, sol-gel, electrochemical, dan microwave-assisted synthesis.

Dengan potensi aplikasinya yang luas, ferrofluida diharapkan dapat memberikan solusi inovatif bagi teknologi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Tags: BRINFerrofluida

Related Posts

Foto : Penanganan karhutla yang melanda kawasan Hutan Resort SPTN Wilayah I Kuningan, Taman Nasional Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (25/10). (BPBD Kabupaten Kuningan)

3.000 Ha Lahan Terbakar di Kalimantan, Operasi Pemadaman Terus Jalan

Editor
26 Oktober 2026

JAKARTA — Pengendalian dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah masih terus dilakukan petugas gabungan. Lebih dari...

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi / Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.(Foto: Dok. Kementerian ESDM)

Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain, Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri

Editor
26 Oktober 2026

JAKARTA - Pemerintah menyiapkan pembangunan fasilitas penyimpanan (storage) minyak mentah di dalam negeri agar crude impor bisa langsung masuk ke...

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti (depan kanan). (Foto: Istimewa)

Senator Agita: Penanggulangan Bencana Perlu Didukung Regulasi Kuat dan Kesiapan Anggaran Daerah

Editor
26 Oktober 2026

BANDUNG – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) sekaligus Wakil Ketua...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol,POJK,perbankan

OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal

Editor
26 Oktober 2026

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat stabilitas dan integritas pasar modal Indonesia melalui tiga langkah kebijakan strategis, yaitu...

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak.(Foto: Humas Kemenhaj)

Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Tidak Gunakan Maskapai Transit Singapura dan Malaysia, Ini Alasannya

Editor
26 Oktober 2026

JAKARTA - Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengimbau jemaah umrah Indonesia untuk mengutamakan penerbangan langsung (direct flight)...

Ketepatan waktu Whoosh capai 99,4%.(Foto: KCIC)

Whoosh Tawarkan Diskon Hingga 75 Persen Saat Liburan

Editor
26 Oktober 2026

JAKARTA - KCIC kembali menghadirkan promo tiket Kereta Cepat Whoosh berupa diskon hingga 75 persen dan cashback maksimal Rp150.000. Promo...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.