Jagung.(Image: Pixabay)
JAKARTA – Luas panen jagung pipilan Juli 2026 sebesar 0,23 juta hektare, mengalami penurunan sebesar 15,00 ribu hektare atau 6,06 persen dibandingkan luas panen pada Juli 2025 yang sebesar 0,25 juta hektare.
Rilis Badan Pusat Statistik (BPS) tanggal 1 September 2026 menyebutkan, Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada Juli 2026 diperkirakan sebanyak 1,38 juta ton, turun sebanyak 0,09 juta ton atau 6,33 persen dibandingkan pada Juli 2025 yang sebanyak 1,48 juta ton.
Potensi luas panen jagung pipilan periode Agustus–Oktober 2026 diperkirakan sebesar 0,68 juta hektare, dengan potensi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen periode Agustus–Oktober 2026 diperkirakan sebanyak 4,17 juta ton.
JAKARTA - Nilai Tukar Petani Indonesia Agustus 2026 sebesar 129,19 atau naik 1,05 persen dibanding…
JAKARTA - Penumpang angkutan udara domestik Juli 2026 naik 6,91 persen menjadi 5,0 juta orang,…
JAKARTA - Kunjungan wisman di Indonesia Juli 2026 mencapai 1,53 juta kunjungan. Rilis Badan Pusat…
JAKARTA - Luas panen Juli 2026 sebesar 0,93 juta hektare, mengalami penurunan sebesar 0,01 juta…
JAKARTA - Ekspor Indonesia Januari–Juli 2026 mencapai US$167,03 miliar atau naik 4,43 persen dibandingkan periode…
SATUJABAR, SUBANG--Aksi perampokan di sebuah minimarket di Kabupaten Subang, Jawa Barat, dengan menodongkan senjata mainan,…
This website uses cookies.