• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 26 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

BNPB Lakukan Survei Udara Petakan Lanskap Wilayah Terdampak Gempa M7.7 NTT

Editor
Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:13
Visual wilayah terdampak gempa M7.7 NTT dari udara diambil pada Jumat (21/8). (Foto: Bidang Komunikasi Kebencanaan / Ratna Riadhini Darmawan)

Visual wilayah terdampak gempa M7.7 NTT dari udara diambil pada Jumat (21/8). (Foto: Bidang Komunikasi Kebencanaan / Ratna Riadhini Darmawan)

MANGGARAI BARAT – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan survei udara untuk memantau kondisi lanskap wilayah terdampak gempa M7,7 Nusa Tenggara Timur (NTT). Helikopter terbang di atas langit Flores pada Jumat (21/8) ini menyisir dari Manggarai Barat hingga Nagekeo.

Pemantauan udara yang berlangsung pada hari ketujuh hari pascagempa dilakukan Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari. Saat melihat kondisi lanskap yang terdampak bencana, tampak jalur darat dan warga yang tinggal di perbukitan. Pemantauan juga bertujuan untuk memvalidasi informasi dari masyarakat dan pemerintah kabupaten yang melaporkan ada titik-titik dimana landaan tsunami cukup signifikan di wilayah pesisir.

RelatedPosts

Pemprov Sumbar Kirim 2,2 Ton Rendang untuk Warga Terdampak Bencana NTT

3 Wisatawan Hilang Terseret Arus Pantai Karangpapak Garut

Harga Emas Rabu 26/8/2026 Antam Rp 2.750.000 Per Gram

Deputi BNPB menyampaikan pemantauan udara tersebut menyisir wilayah Labuan Bajo, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada dan Nagekeo.

“Ini kita lakukan mapping, sudah selesai kita lakukan, kita berangkat dari Labuan Bajo, kemudian pesisir utara, Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, hingga Nagekeo,” ujar Deputi Muhari dilansir laman BNPB.

Helikopter terbang di ketinggian 25 hingga 30 meter di atas permukaan tanah. Secara visual, pemantauan udara dapat dengan jelas memetakan kondisi daratan.

“Kita buat foto secara singkat, secara rangkaian supaya nanti kita bisa melihat secara utuh kawasan terdampak dari kawasan pesisir hingga daratan,” paparnya.

Di samping itu, pemantauan udara bertujuan untuk memetakan jalur untuk pendistribusian bantuan. Tak hanya itu, Deputi BNPB mengidentifikasi titik-titk yang memungkinkan tempat penurunan bantuan apabila penyaluran bantuan melalui helikopter.

Dari atas, BNPB melihat kendala akses dropping bantuan kepada masyarakat yang tinggal di puncak bukit. Alternatif penyaluran dengan helikopter menjadi pilihan karena akses menuju titik-titik terientifikasi tidak memungkinkan pendistribusian bantuan melalui kendaraan roda empat.

“Kondisi seperti ini tentu cukup sulit jika dikejar dengan truk logistik atau mobil angkut yang membawa bantuan hingga 1 ton. Jadi ini untuk daerah-daerah ini akan kita optimalkan dengan dropping logistik via udara,” tuturnya.

 

Dampak Minor Tsunami

Dari pantauan udara, Deputi BNPB mengatakan, secara umum dampak tsunami pada peristiwa gempa dengan magnitudo 7,7 kali ini itu minor.

“Sekali lagi dampak tsunami itu minor,” ujar Abdul Muhari.

Ia menambahkan, memang ada titik-titik dimana pemukiman masyarakat di wilayah yang topografi cukup spesifik, cekukan dan teluk-teluk yang memungkinkan amplifikasi gelombang. Di wilayah ini terdapat sejumlah pemukiman warga.

Melihat visual dari udara, tampak rumah yang berpotensi terkena landaan tsunami, tetapi ini tidak sifatnya kawasan.

“Yang sifatnya hamparan, kita melihat hanya di dua titik. Itu di posisi Riung dan perbatasan antara Riung dan Nagekeo,” tambah Deputi BNPB yang juga ahli tsunami.

Melihat kondisi pemukiman, Deputi Muhari mengatakan potensi ancaman tsunami dapat menerjang wilayah hamparan dan bukan di kawasan pemukiman. Hamparan dimanfaatkan warga sebagai tambak sehingga dampak terhadap masyarakat tidak terlalu signifikan.

Sesaat gempa yang terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026 lalu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi status peringatan dini tsunami berdasarkan pemodelan. Namun berselang beberapa waktu, status tersebut berakhir.

Survei udara ini nantinya akan diperkuat dengan survei darat supaya dampak gempa dan tsunami dapat dipetakan dengan baik.

“Kami juga sempat membuat foto udara untuk daerah-daerah terdampak, kerusuhan-kerusuhan rumah dan seterusnya. Itu benar-benar kita akan optimalkan operasi udara untuk dropping logistik sebagaimana yang kita lakukan di tempat-tempat lain di mana akses darat cukup sulit untuk dilakukan,” tutup Deputi BNPB.

Tags: bnpbgempa NTT

Related Posts

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, S.P., (kemeja hitam), Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D., (rompi hijau) dan Bupati Manggarai Herybertus G.L Nabit (rompi dan kemeja putih) saat berdialog dan serah terima bantuan rendang di Posko Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur pada Selasa (25/8). (Foto: Bidang Komunikasi Kebencanaan / Muhammad Arfari Dwiatmodjo)

Pemprov Sumbar Kirim 2,2 Ton Rendang untuk Warga Terdampak Bencana NTT

Editor
26 Agustus 2026

MANGGARAI - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerima dan mendistribusikan bantuan pangan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yaitu 2,2 ton...

Personel Satpolairud Polres Garut bersama Polsek Cikelet dan Tim SAR gabungan melakukan pencarian 3 wisatawan hilang di Pantai Karangpapak, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut.(Foto: Istimewa/Polda Jabar)

3 Wisatawan Hilang Terseret Arus Pantai Karangpapak Garut

Editor
26 Agustus 2026

SATUJABAR, GARUT--Tiga orang wisatawan dilaporkan hilang setelah terseret arus Pantai Karangpapak, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Ketiga korban terseret arus pantai...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Rabu 26/8/2026 Antam Rp 2.750.000 Per Gram

Editor
26 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Rabu 25/8/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.750.000 per gram...

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meninjau penyelesaian Jalan Regional Ring Road.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Jalan Regional Ring Road Kota Bogor Dilengkapi Pedestrian

Editor
26 Agustus 2026

BOGOR - Jalan Regional Ring Road (R3) yang menghubungkan Kecamatan Bogor Barat, Bogor Utara, dan Tanah Sareal dengan Kecamatan Bogor...

Ilustrasi kebakaran hutan.(Foto:Istimewa).

Karhutla: 20 Hektar Pegunungan Datarhuni Sukabumi Hangus

Editor
26 Agustus 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghanguskan sedikitnya 20 hektar kawasan Pegunungan Datarhuni, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kebakaran membakar ladang...

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Program PLTS 100 GWp melalui peluncuran dan groundbreaking di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8).(Foto: Dok. ESDM)

PLTS 100 GWp Dorong Kemandirian Energi Nasional

Editor
26 Agustus 2026

JEMBRANA, BALI -- PLTS 100 GWp membawa energi surya ke berbagai skala kebutuhan. Diluncurkan dari Gilimanuk, Bali, program ini menjadi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.