• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 17 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

BMKG Resmikan Gedung Command Center Tahan Gempa Pertama di Indonesia

Editor
Selasa, 22 Juli 2025 - 07:33
(Foto: Dok. BMKG)

(Foto: Dok. BMKG)

JAKARTA – Dalam momentum peringatan Hari Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (HMKG) ke-78, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi meluncurkan Gedung Multi Hazard Early Warning System (MHEWS), sebuah pusat komando sistem peringatan dini multi-bahaya pertama di Indonesia yang dirancang tahan gempa.

Berlokasi di Jakarta, gedung seluas 8.450 m² ini menjadi jantung sistem nasional peringatan dini yang beroperasi 24 jam nonstop. Dilengkapi teknologi base isolation tipe Friction Pendulum, gedung ini mampu meredam guncangan gempa hingga periode ulang 2.500 tahun, menjadikannya salah satu infrastruktur tangguh bencana paling modern di Asia Tenggara.

RelatedPosts

Gempa Palu: 1 Orang Meninggal

Harga Emas Rabu 17/6/2026 Antam Rp 2.733.000 Per Gram

Kolaborasi PLN, Damkar dan Densus 88 : Kesiapsiagaan Hadapi Kondisi Darurat

“Gedung ini berdiri dengan teknologi base isolation—peredam gempa yang dipasang di fondasi, ditanam hampir 30 meter ke dalam tanah keras, menggantikan tanah lunak untuk mengurangi efek amplifikasi gempa,” ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam peresmian yang digelar Senin (21/7).

Dwikorita menjelaskan, gedung ini dibangun sebagai pusat integrasi sistem peringatan dini nasional, meliputi Tsunami Early Warning System (TEWS), Earthquake Early Warning System (EEWS), Meteorology Early Warning System (MEWS), dan Climatology Early Warning System (CEWS), yang seluruhnya kini berada dalam satu sistem terpadu dan terpantau dalam satu ruang kendali.

“Pembangunan ini merupakan pembelajaran dari pengalaman pahit bencana besar seperti tsunami Aceh 2004 dan Palu 2018. Kita tidak ingin kegagapan itu terulang,” tegasnya.

MHEWS merupakan bagian dari proyek Indonesia Disaster Resilience Initiatives Project (IDRIP) yang didukung oleh berbagai pihak. Sebagai pusat utama di Jakarta, gedung ini juga memiliki fasilitas cadangan (backup center) yang tengah dibangun di Denpasar, Bali, dengan versi lebih sederhana namun tetap tangguh.

Gedung utama terdiri dari sembilan lantai dan dua basement dengan luas total mencapai 8.679,88 m², dan dilengkapi 23 titik base isolator Friction Pendulum yang dipasang dengan sistem jacking demi akurasi dan keamanan tinggi.

Teknologi MHEWS sendiri dikembangkan oleh talenta muda BMKG yang telah belajar dari berbagai negara. Dengan sistem ini, Indonesia kini dapat memantau berbagai potensi bencana secara simultan—mulai dari gempa bumi, tsunami, cuaca ekstrem, perubahan iklim, hingga kualitas udara.

Peresmian gedung ini turut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Sekretaris Utama BNPB, Rustian, yang menyoroti pentingnya sistem peringatan dini sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko bencana.

“Indonesia mengalami 3.000 hingga 5.000 bencana setiap tahun, dengan kerugian mencapai Rp23–30 triliun. Kehadiran gedung ini adalah langkah awal penting dalam membangun ekosistem mitigasi yang tangguh,” ungkap Rustian.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menambahkan bahwa gedung MHEWS bukan hanya fasilitas fisik, melainkan simbol kemajuan sistem peringatan dini nasional.

“Gedung ini akan menjadi pusat kendali strategis yang memfasilitasi komunikasi bencana dan pengambilan keputusan dalam kondisi krisis,” tegas Syafii.

Sementara itu, Direktur Operasional I PT Wijaya Karya Bangunan Gedung (WEGE), Bagus Tri Setyana, menyebut proyek ini sebagai wujud kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.

“Teknologinya dari Italia, tapi sebagian besar komponennya diproduksi secara lokal oleh anak perusahaan kami, WIKA Industri Baja, sehingga nilai TKDN-nya tinggi,” jelas Bagus.

Acara peresmian ditutup dengan pemotongan pita dan kunjungan ke seluruh area gedung. BMKG berharap kehadiran fasilitas ini dapat memperkuat koordinasi dan respon cepat terhadap bencana, serta menjadi simbol kolaborasi nasional dalam membangun Indonesia yang tangguh terhadap berbagai ancaman multi-bahaya.

Tags: bangunan tahan gempatahan gempa

Related Posts

GEMPA PALU: Kerusakan rumah warga akibat gempabumi yang mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6). (FOTO: BPBD Kabupaten Sigi Via BNPB)

Gempa Palu: 1 Orang Meninggal

Editor
17 Juni 2026

Gempa Palu Magnitudo 6,7 menelan 1 korban meninggal dunia, 25 luka ringan, 13 luka berat dan 312 warga terdampak gempa....

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Rabu 17/6/2026 Antam Rp 2.733.000 Per Gram

Editor
17 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Rabu 17/6/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.733.000 per gram...

Pegawai wanita juga turut melakukan simulasi pemadaman api pada tabung gas jika terjadi kebocoran didampingi oleh petugas damkar.(Foto: Istimewa)

Kolaborasi PLN, Damkar dan Densus 88 : Kesiapsiagaan Hadapi Kondisi Darurat

Editor
17 Juni 2026

SATUJABAR, BEKASI – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya terus memperkuat budaya keselamatan dan keamanan kerja melalui penyelenggaraan Sosialisasi...

Pawai obor.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Pawai Obor Warnai Peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah

Editor
17 Juni 2026

SATUJABAR, CIBINONG – Ribuan warga dari berbagai kalangan memadati kawasan sepanjang rute dari Masjid Baitul Faizin menuju Masjid Nurul Wathon,...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir melakukan pertemuan dengan Kadin Jabar membahas ekonomi dan investasi.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Investasi Sumedang: Bupati dan Kadin Jabar Sinergi

Editor
17 Juni 2026

Investasi Sumedang meliputi sejumlah sektor dan kawasan yang sudah dipersiapkan sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sumedang. SATUJABAR, BANDUNG –...

Jusuf Kalla di Masjid Agung Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Jusuf Kalla di Masjid Agung, Farhan: Siapkan Program Pemberdayaan Umat

Editor
17 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Masjid Agung Kota Bandung kembali akan menjadi pusat syiar sekaligus pemberdayaan umat. Hal itu diungkapkan Wali Kota...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.