• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 5 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Biaya Pembangunan Replika Penyu Raksasa di Alun-Alun Gadobangkong?

Editor
Kamis, 06 Maret 2025 - 04:14
Replika Penyu Raksasa di Alun-Alun Gadobangkong

Replika Penyu Raksasa di Alun-Alun Gadobangkong (Foto: Humas Pemprov Jabar)

BANDUNG – Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat, Indra Maha, menegaskan bahwa biaya pembangunan replika penyu raksasa di Alun-Alun Gadobangkong, Kabupaten Sukabumi, bukan sebesar Rp15,6 miliar seperti yang ramai diperbincangkan di publik.

Menurut Indra, anggaran sebesar Rp15.679.756.800 tersebut digunakan untuk membangun keseluruhan kompleks Alun-Alun yang terletak di pinggir laut. Ia menjelaskan bahwa anggaran tersebut tidak hanya untuk pembuatan replika penyu, tetapi juga mencakup berbagai fasilitas pendukung, seperti selfie deck, leuit, dan gedung kuliner.

RelatedPosts

El Nino 2026, BMKG: Kolaborasi Lintas Sektoral Hadapi Ancaman Bahaya

Ratusan WNI Terdampak Gempa Kumamoto Jepang Dalam Pantauan

Harga Emas Rabu 5/8/2026 Antam Rp 2.599.000 Per Gram

Selain itu, dana sebesar Rp15,6 miliar juga digunakan untuk pekerjaan site development, yang meliputi pembangunan plaza, jalan, area parkir, pedestrian, taman, saluran, dan signage alun-alun. Total luas penataan yang dilakukan mencapai 9.812 meter persegi.

Indra juga menegaskan bahwa patung penyu raksasa tersebut terbuat dari bahan resin yang memiliki nilai cukup tinggi. Kardus, yang sempat disebut-sebut sebagai bahan utama, hanya digunakan sebagai material pembentuknya, sementara bambu digunakan untuk penahan patung.

“Jadi bukan terbuat dari kardus, tetapi kardus digunakan sebagai bahan pembentuknya saja,” jelas Indra dilansir situs Pemprov Jabar.

Replika penyu raksasa tersebut mengalami kerusakan akibat tindakan pengunjung yang duduk-duduk di atas bagian tempurung penyu. Padahal, selfie deck telah disediakan di bawahnya untuk pengunjung yang ingin berfoto. “Pada praktiknya, penyu bukan hanya jadi objek foto saja, tapi ada pengunjung berfoto sambil menduduki replika penyu tersebut sehingga rusak,” tambah Indra.

Indra juga menjelaskan bahwa Alun-Alun Gadobangkong telah selesai dikerjakan oleh kontraktor sejak lama. Proyek ini sudah melewati semua tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan, pengadaan, konstruksi fisik, hingga serah terima pertama dan pertanggungjawaban pemeriksaan.

Namun, pada Maret 2024, terjadi gelombang pasang yang menyebabkan area taman terendam banjir rob selama lima hari, mengakibatkan kerusakan. Karena proyek ini masih dalam masa pemeliharaan saat bencana terjadi, kontraktor kemudian melakukan perbaikan.

“Setelah perbaikan, alun-alun diserahterimakan dari Provinsi ke Pemda Kabupaten Sukabumi pada 12 September 2024,” ungkapnya.

Menanggapi ramai di media sosial terkait isu replika penyu yang terbuat dari kardus, Pemda Provinsi Jawa Barat segera berkoordinasi dengan Pemda Kabupaten Sukabumi. Saat ini, kontraktor sedang memperbaiki kerusakan pada replika penyu raksasa sebagai bentuk tanggung jawab dan rasa memiliki terhadap fasilitas tersebut.

“Mereka merasa bagian dari masyarakat Kabupaten Sukabumi,” tutup Indra.

Tags: patung penyupenyusukabumi

Related Posts

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan resume Dialog Nasional bertajuk “Memperkuat Respons Lintas Sektor dalam Menghadapi Dampak El Niño Kuat” yang diselenggarakan Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta, Selasa (4/8).(Foto: Humas BMKG)

El Nino 2026, BMKG: Kolaborasi Lintas Sektoral Hadapi Ancaman Bahaya

Editor
5 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA -  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berkomitmen untuk memperkuat respons lintas sektor menghadapi El Niño di tahun...

Warga Indonesia terdampak gempa Kumamoto Jepang.(Foto: Dok. Kemlu)

Ratusan WNI Terdampak Gempa Kumamoto Jepang Dalam Pantauan

Editor
5 Agustus 2026

Berdasarkan data per Desember 2025, tercatat sebanyak 5.032 WNI bermukim di Kumamoto, dengan 214 WNI di antaranya terdampak langsung oleh...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Rabu 5/8/2026 Antam Rp 2.599.000 Per Gram

Editor
5 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Rabu 5/8/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.599.000 per gram...

Penanganan korban kebakaran Korban KMP Mutiara Sentosa.(Foto: Humas Kemenhub)

Menhub Dudy Pastikan Investigasi KMP Mutiara Sentosa II Terus Berjalan

Editor
5 Agustus 2026

SATUJABAR, SURABAYA - Memasuki hari ketiga pascainsiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, sebanyak...

Menteri Ekonomi Kreatif Republik (Ekraf) Teuku Riefky Harsya (kedua kiri) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumedang didampingi Sekda Kab, Sumedang Tuti Ruswati (Kedua kanan).(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Sumedang Culture Fest 2026, Sekda Minta Dukungan Menteri Ekraf

Editor
5 Agustus 2026

Sekda Tuti Ruswati mengajukan dukungan Kementerian Ekraf terhadap penyelenggaraan Culture Fest 2026 di Sumedang dalam rangka merawat dan mengembangkan budaya...

Penertiban bangunan liar oleh Satpol PP Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Satpol PP Kota Bandung Tertibkan 645 Bangunan Liar Selama Januari–Juli 2026

Editor
5 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Satpol PP atau Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung menertibkan sebanyak 645 bangunan liar sepanjang...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat