• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 25 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Asuransi Pertanian Untuk Petani Sumedang

Editor
Senin, 05 Februari 2024 - 01:02
Asuransi pertanian dengan nama Program Asuransi Usaha Tani Padi terus digulirkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang.

Asuransi pertanian dengan nama Program Asuransi Usaha Tani Padi terus digulirkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang. (FOTO: Humas Kabupaten Sumedang)

SATUJABAR, BANDUNG – Asuransi pertanian dengan nama Program Asuransi Usaha Tani Padi terus digulirkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang.

Untuk tahun 2024 ini, DPKP menargetlan 1.000 hektare areal tanaman padi di wilayah Kabupaten Sumedang bisa masuk menjadi peserta AUTP.

RelatedPosts

Inovasi dan Kepercayaan Publik Antar bank bjb Raih Penghargaan di Ajang Infobank–Isentia Digital Brand Appreciation 2026

BRIN Ubah Gas Metana TPA Jadi Sumber Energi

Jalan Tol Serpong–Bogor via Parung, Apa Kabarnya Sekarang?

Kepala DPKP Kabupaten Sumedang Sajidin mengatakan, 1.000 hektare areal tanaman padi yang akan masuk menjadi peserta AUTP ini tersebar di berbagai kecamatan.

“Untuk teknis areal mana saja yang akan masuk menjadi peserta AUTP, nanti petugas lapangan yang akan mengatur, karena mereka yang lebih tahu dan paham,” jelas Sajidin Minggu, 4 Februari 2024.

Sajidin mengatakan program AUTP ini akan sangat bermanfaat bagi petani ketika mengalami gagal panen.

Menurutnya areal tanaman padi yang telah terdaftar sebagai peserta AUTP bila terjadi kerusakan diatas 80% akan mendapatkan ganti rugi dari pihak asuransi dalam hal ini PT Jasindo senilai Rp 6 juta setiap hektarenya.

NOMINAL PREMI

Untuk menjadi peserta AUTP, petani harus membayar premi yang besarnya Rp 180 ribu per hektare per musim tanam.

Namum demikian lanjut dia, petani di Sumedang tidak perlu khawatir terkait premi ini karena seluruhnya ditanggung pemerintah.

“Untuk biaya premi ini 80% dibayar pemerintah pusat dari APBN dan 20% lagi ditanggung APBD Provinsi, jadi dalam hal ini petani tidak perlu membayar sendiri” jelasnya.

Tahun 2023 lalu, lanjut Sajidin di wilayah Kabulaten Sumedang ada 16,98 hektare areal tanaman padi yang sudah menjadi peserta AUTP mengalami gagal panen dan mendapatkan ganti rugi dari pihak PT Jasindo.

“Tentunya program AUTP ini bermanfaat sekali terutama dalam melindungi petani dari gagal panen, karena kalaupun mereka rugi, minimal tidak terlalu besar karena ada penggantian,” jelasnya.

Tags: asuransiDinas Pertanian

Related Posts

(Foto: Dok. bank bjb)

Inovasi dan Kepercayaan Publik Antar bank bjb Raih Penghargaan di Ajang Infobank–Isentia Digital Brand Appreciation 2026

Editor
25 Mei 2026

BANDUNG - Transformasi digital saat ini menjadi penggerak utama perubahan industri keuangan. Di tengah percepatan adopsi teknologi, perbankan dituntut menghadirkan...

tpk tpa sarimukti

BRIN Ubah Gas Metana TPA Jadi Sumber Energi

Editor
25 Mei 2026

SATUJABAR, TANGERANG SELATAN - Pusat Riset Teknologi Lingkungan dan Teknologi Bersih Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan teknologi pemanenan...

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menjelaskan progres jalan tol jakarta-serpong.(Foto: Humas Kementerian PU)

Jalan Tol Serpong–Bogor via Parung, Apa Kabarnya Sekarang?

Editor
25 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Jalan Tol Serpong–Bogor via Parung sebagai bagian dari penguatan konektivitas di kawasan Jabodetabek dikebut pembangunannya, ungkap Kementerian...

Presiden Prabowo Subianto meresmikan renovasi Museum dan Perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Kota Bandung.(FOTO: Setneg)

Ke Bandung, Presiden Prabowo Resmikan Museum Seskoad

Editor
25 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Presiden Prabowo Subianto meresmikan renovasi Museum dan Perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Kota...

Besek bambung.(Image: Shopee)

Alternatif Pembungkus Daging Kurban Pengganti Kantung Kresek

Editor
25 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Pembungkus daging kurban selain kantung kresek yang dapat digunakan agar proses kurban semakin berkah karena peduli lingkungan....

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengajak seluruh masyarakat dan panitia pembagian daging kurban untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai

Pemkab Bogor Imbau Daging Kurban Tak Dibungkus Plastik

Editor
25 Mei 2026

SATUJABAR, CIBINONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengajak seluruh masyarakat dan panitia pembagian daging kurban...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.