• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 8 Februari 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Asuransi Pertanian Untuk Petani Sumedang

Editor
Senin, 05 Februari 2024 - 01:02
Asuransi pertanian dengan nama Program Asuransi Usaha Tani Padi terus digulirkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang.

Asuransi pertanian dengan nama Program Asuransi Usaha Tani Padi terus digulirkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang. (FOTO: Humas Kabupaten Sumedang)

SATUJABAR, BANDUNG – Asuransi pertanian dengan nama Program Asuransi Usaha Tani Padi terus digulirkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang.

Untuk tahun 2024 ini, DPKP menargetlan 1.000 hektare areal tanaman padi di wilayah Kabupaten Sumedang bisa masuk menjadi peserta AUTP.

RelatedPosts

Prabowo Kukuhkan Pengurus MUI 2025-2025, Ini Pesan Presiden

Gercep! Ibu Culik Bayi 2 Bulan di Tasikmalaya Ditangkap di Cianjur

Harga Emas Terbaru! Harga Emas Sabtu 7/2/2026 Rp 2.920.000 Per Gram

Kepala DPKP Kabupaten Sumedang Sajidin mengatakan, 1.000 hektare areal tanaman padi yang akan masuk menjadi peserta AUTP ini tersebar di berbagai kecamatan.

“Untuk teknis areal mana saja yang akan masuk menjadi peserta AUTP, nanti petugas lapangan yang akan mengatur, karena mereka yang lebih tahu dan paham,” jelas Sajidin Minggu, 4 Februari 2024.

Sajidin mengatakan program AUTP ini akan sangat bermanfaat bagi petani ketika mengalami gagal panen.

Menurutnya areal tanaman padi yang telah terdaftar sebagai peserta AUTP bila terjadi kerusakan diatas 80% akan mendapatkan ganti rugi dari pihak asuransi dalam hal ini PT Jasindo senilai Rp 6 juta setiap hektarenya.

NOMINAL PREMI

Untuk menjadi peserta AUTP, petani harus membayar premi yang besarnya Rp 180 ribu per hektare per musim tanam.

Namum demikian lanjut dia, petani di Sumedang tidak perlu khawatir terkait premi ini karena seluruhnya ditanggung pemerintah.

“Untuk biaya premi ini 80% dibayar pemerintah pusat dari APBN dan 20% lagi ditanggung APBD Provinsi, jadi dalam hal ini petani tidak perlu membayar sendiri” jelasnya.

Tahun 2023 lalu, lanjut Sajidin di wilayah Kabulaten Sumedang ada 16,98 hektare areal tanaman padi yang sudah menjadi peserta AUTP mengalami gagal panen dan mendapatkan ganti rugi dari pihak PT Jasindo.

“Tentunya program AUTP ini bermanfaat sekali terutama dalam melindungi petani dari gagal panen, karena kalaupun mereka rugi, minimal tidak terlalu besar karena ada penggantian,” jelasnya.

Tags: asuransiDinas Pertanian

Related Posts

(Foto: Dok. Setneg)

Prabowo Kukuhkan Pengurus MUI 2025-2025, Ini Pesan Presiden

Editor
8 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa persatuan antara ulama dan umara merupakan kunci utama terciptanya perdamaian, kemakmuran, dan...

Ilustrasi bayi.(Foto:Istimewa).

Gercep! Ibu Culik Bayi 2 Bulan di Tasikmalaya Ditangkap di Cianjur

Editor
7 Februari 2026

SATUJABAR, TASIKMALAYA--Polres⁰ Tasikmalaya, Jawa Barat, bergerak cepat mengungkap kasus penculikan bayi berusia dua bulan, yang diambil secara paksa dari tangan...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi

Harga Emas Terbaru! Harga Emas Sabtu 7/2/2026 Rp 2.920.000 Per Gram

Editor
7 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Antam Sabtu 7/2/2026 dikutip dari situs logammulia.com dijual Rp 2.920.000 per gram sebelum pajak. Berikut...

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.(Foto: Dok. Kemenkeu)

Benahi Organisasi, Menteri Purbaya Lantik 43 Kemenkeu

Editor
7 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik 43 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu)...

properti perumahan

Survei Harga Properti Residensial Triwulan IV 2025: Harga Properti Residensial Tumbuh Terbatas

Editor
7 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia mengindikasikan harga properti residensial di pasar primer pada triwulan...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol

Moody’s Turunkan Outlook Indonesia Dari Stabil Ke Negatif, Ini Penjelasan OJK

Editor
7 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati keputusan Moody's Investors Service (Moody's) yang mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.