• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 14 Januari 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Astaghfirullah, Ayah Ini Tega Rantai Leher Dua Bocahnya, Ini Penyebabnya

Editor
Kamis, 14 November 2024 - 07:52
Ilustrasi kekerasan

Ilustrasi kekerasan

Kedua bocah tersebut merupakan adik-kakak yang tengah ‘dihukum’ orang tuanya.

SATUJABAR, MAJALENGKA – Sebuah video memperlihatkan dua bocah yang lehernya dirantai. Video berdurasi 33 detik itu viral di grup-grup WhatsApp.

Dalam video beredar terlihat kedua bocah tersebut lehernya dirantai dan digembok. Tampak, sejumlah warga juga berusaha membuka rantai dan gembok yang ‘memborgol’ leher kedua bocah tersebut. Diketahui, video yang beredar itu terjadi di wilayah Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka.

Kasubsi PIDM Sie Humas Polres Majalengka Ipda Riyana menyampaikan, peristiwa itu terjadi pada Selasa 12 November 2024 kemarin. Kedua bocah tersebut dirantai dan digembok oleh orang tuanya sendiri.

“Upaya kepolisian segera mendatangi TKP, dicek, bahwa benar beredar video tersebut setelah koordinasi dengan aparat desa setempat, orang tua anak tersebut dipanggil ke desa diberi arahan agar jangan sampai mengulangi,” kata Riyana saat diwawancarai, Rabu 13 November 2024.

Diketahui, kata Riyana, kedua bocah tersebut merupakan adik-kakak yang tengah ‘dihukum’ orang tuanya. Orang tuanya kesal karena anaknya itu diduga telah melakukan aksi pencurian handphone milik tetangganya.

“Pada hari Selasa, orang tuanya mendengar tetangganya hilang handphone. Kejadian itu bukan yang pertama.”

“Orang tuanya merasa malu dengan tetangganya. Untuk pembinaan terhadap dua anak tersebut dirantai di lehernya, untuk efek jera,” ujar Riyana.

Riyana mengatakan, pihaknya tidak memeriksa orang tua kedua bocah tersebut. Namun, polisi hanya memberikan arahan dan imbauan.

Informasi sebelumnya menyebutkan, pelaku perantaian dua bocah itu adalah ayahnya sendiri bernama Casnadi. Dia kesal karena anaknya kerap merengek minta jajan.

Pihak keluarga kemudian melaporkan Casnadi kepada pemerintah desa setempat. Hari Rabu (13/11/2024), Casnadi mengakui perbuatannya di Kantor Desa Jatiwangi, Kabupaten Majalengka.

Casnadi membuat pernyataan resmi meminta maaf dan mengaku tidak akan mengulangi perbuatannya. “Saya Casnadi, minta maaf atas perbuatan saya yang kemaren ke anak saya. Dan saya berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan saya kepada anak saya,” ucapnya. (yul)

Tags: dua bocahleher bocah dirantaipelaku orang tua

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.