• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 21 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Antisipasi El Nino Godzilla 2026, BMKG & Kemenhut Perkuat Sinergi Preventif

Editor
Kamis, 23 April 2026 - 07:27
(Foto: Dok. Kemenhut)

(Foto: Dok. Kemenhut)

Per 21 April 2026, jumlah titik api Indonesia mencapai 1.777 titik dengan Riau dan Kalimantan Barat menjadi yang paling banyak. Angka ini lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sehingga risiko kebakaran hutan harus menjadi perhatian bersama.

SATUJABAR, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat sinergi dalam upaya melindungi hutan Indonesia dari berbagai risiko kerusakan alam, terutama akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Komitmen bersama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama Kementerian Kehutanan di Gedung D Command Center Multi-Hazards Early Warning System (MHEWS), Kantor Pusat BMKG, Jakarta pada Rabu, 22 April 2026.

RelatedPosts

Oknum Dokter di Bandung Diduga Cabuli Anak Kandung, Pelaku Ditangkap Setelah Ibu Korban Didampingi Anggota DPR

16 Polisi Polrestabes Bandung Luka Saat Truk Dalmas Diserang Massa Perusuh

Truk Dalmas Polrestabes Bandung Diserang Massa Perusuh Pakaian Hitam-Hitam

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa langkah preventif perlu dikuatkan demi mengendalikan sekaligus mengurangi risiko kebakaran hutan. Terlebih saat ini, Indonesia diprediksi akan dilanda kemarau yang lebih kering akibat El Nino.

“Kami sepakat untuk menguatkan perlindungan hutan melalui upaya preventif serta kuratif. Telah dibahas beberapa kerja sama potensial mulai dari pemasangan alat sensor hingga integrasi data dan informasi prediksi untuk upaya pencegahan, pengurangan, atau pengendalian karhutla,” kata Faisal di Gedung D BMKG, Jakarta (22/4/2026) seperti dikabarkan Humas BMKG.

Menurut data BMKG, saat ini sebagian wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau. Sedangkan pada semester kedua tahun 2026, fenomena El Nino lemah hingga moderat berpeluang 70-90 persen terjadi.

Di sisi lain, per 21 April 2026, jumlah titik api Indonesia mencapai 1.777 titik dengan Riau dan Kalimantan Barat menjadi yang paling banyak. Angka ini lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sehingga risiko kebakaran hutan harus menjadi perhatian bersama.

“Potensi kebakaran hutan dan lahan sangat bergantung pada akurasi data serta optimalisasi upaya preventif, salah satunya melalui intervensi atmosfer pada operasi modifikasi cuaca (OMC),” tambah Faisal.

Adapun, saat ini tengah dilakukan OMC di Riau dan Kalimantan Barat dengan tujuan meningkatkan tinggi muka air tanah gambut. Sehingga, ketika terjadi penurunan curah hujan, lahan tersebut tahan dari kebakaran.

Selain itu, BMKG juga dalam tahap koordinasi dengan stakeholders di Jambi dan Sumatra Selatan untuk pelaksanaan membasahi kembali lahan (rewetting) melalui OMC sebagai antisipasi meningkatnya titik panas. Pembasahan kembali lahan ini menjadi kunci untuk mempertahankan tingkat kesulitan terbakar atau kesulitan dibakar pada lahan gambut.

Sementara itu, Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni, menilai bahwa BMKG berperan penting melindungi hutan Indonesia melalui berbagai upaya pencegahan karhutla. Hal ini tidak lepas dari ilmu pengetahuan yang menjadi dasar setiap kebijakan sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara saintifik.

“Kejadian karhutla tahun ini berpotensi meningkat seiring dengan adanya El Nino. Maka dari itu, intervensi melalui OMC dan ketepatan data sangat menentukan apakah karhutla ini akan bisa ditekan, termasuk penegakan hukum dan disiplin masyarakat kita untuk tidak membakar lahan,” tutur Juli.

Kerja sama antara BMKG dan Kemenhut mencakup penyediaan, pemanfaatan, dan penyebarluasan informasi meteorologi, klimatologi, geofisika (MKG), serta kehutanan; pertukaran dan integrasi data dan/atau informasi; penyelenggaraan modifikasi cuaca; penguatan kapasitas sumber daya manusia; serta dukungan pelaksanaan program strategis nasional.

Selain itu, kesepakatan ini turut mencakup penyusunan kajian dan analisis risiko di bidang MKG dan kehutanan; serta pemanfaatan sarana dan prasarana pendukung kerja sama sesuai peraturan perundang-undangan. Melalui kolaborasi seluruh pihak, angka karhutla diharapkan terus menurun dan berdampak baik bagi ekonomi, pendidikan, serta kesehatan masyarakat.

Tags: bmkgkebakaran hutankementerian kehutananKepala BMKGmenhutRaja Juli AntoniTeuku Faisal Fathani

Related Posts

Ilustrasi korban kekerasan seksual.(Foto:Istimewa).

Oknum Dokter di Bandung Diduga Cabuli Anak Kandung, Pelaku Ditangkap Setelah Ibu Korban Didampingi Anggota DPR

Editor
21 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Seorang oknum dokter di Kota Bandung, Jawa Barat, diduga telah mencabuli anak kandungnya sendiri yang masih berusia 3,5 tahun....

Tangkapan layar massa perusuh melempari truk Dalmas Polrestabes Bandung di Simpang Jalan Dago-Sulanjana.(Foto: Istimewa/Instagram).

16 Polisi Polrestabes Bandung Luka Saat Truk Dalmas Diserang Massa Perusuh

Editor
21 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Sebanyak 16 anggota kepolisian mengalami luka-luka saat truk Pengendali Massa (Dalmas) milik Polrestabes Bandung, diserang massa perusuh. Aksi penyerangan...

Tangkapan layar massa perusuh melempari truk Dalmas Polrestabes Bandung di Simpang Jalan Dago-Sulanjana.(Foto: Istimewa/Instagram).

Truk Dalmas Polrestabes Bandung Diserang Massa Perusuh Pakaian Hitam-Hitam

Editor
21 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Truk Pengendali Massa (Dalmas) milik Polrestabes Bandung, diserang massa tidak dikenal setelah mengamankan aksi demonstrasi. Massa perusuh tersebut melempari...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Rabu 21/10/2026 Antam Rp 2.554.000 Per Gram

Editor
21 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Rabu 21/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.554.000 per gram...

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dalam sambutan pembuka Pertemuan Tahunan (Ijtima' Sanawi) 2026 yang digelar bersama Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) di Jakarta, Selasa 20 Oktober 2026.(Foto: Humas OJK)

OJK Optimistis Industri Keuangan Syariah Terus Tumbuh, OJK dan DSN-MUI Gelar Ijtima Sanawi 2026

Editor
21 Oktober 2026

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis industri keuangan syariah akan terus bertumbuh sejalan dengan berbagai program dan kebijakan yang...

Menkomdigi Meutya Hafid berfoto dan Menteri Komunikasi Malaysia Fahmi Fadzil berfoto bersama dalam rangkaian kegiatan hari kedua Bali Tech Week 2026 di Denpasar, Bali, Selasa (20/10/2026). Foto: Anhar/Komdigi

Indonesia dan Malaysia Bahas Penguatan Regulasi Pelindungan Anak di Ruang Digital

Editor
21 Oktober 2026

JAKARTA - Indonesia dan Malaysia memiliki kesamaan pandangan mengenai pentingnya melindungi anak di ruang digital. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.