• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 10 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Ancaman Resesi Diantisipasi Kota Bandung

Editor
Kamis, 13 Oktober 2022 - 05:07
ancaman resesi

Sekda Kota Bandung Ema Sumarma (bandung.go.id)

BANDUNG: Ancaman resesi sepertinya sudah menggema di mana-mana sehingga perlu disikapi secara serius.

Menghadapi isu ancaman resesi yang akan menghantam di tahun 2023, Pemerintah Kota Bandung berupaya mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

RelatedPosts

Mendag Busan Ajak Generasi Muda Jajaki Usaha Waralaba

bank bjb Perluas Akses Kredit Perumahan bagi Masyarakat dan Pelaku Usaha

OJK Luncurkan Laporan Kinerja Pembiayaan UMKM Semester I 2026

Kondisi Kota Bandung pada bulan September 2022 terjadi inflasi sebesar 0,91 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 112,85.

Jawa Barat terjadi inflasi sebesar 1,21 persen, sedangkan nasional terjadi inflasi sebesar 1,17 persen.

Namun, demikian angka inflasi Kota Bandung masih di bawah angka inflasi Provinsi Jawa Barat dan Nasional.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna, pertumbuhan ekonomi Kota Bandung tahun 2021 mengalami peningkatan dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi tahun 2020.

Pada tahun 2021 ekonomi tumbuh 3,76 persen, sementara 2020 mengalami kontraksi -2,28 persen.

Membaiknya pertumbuhan ekonomi salah satunya karena target vaksinasi melebihi 100 persen.

Sehingga pandemi Covid-19 di Kota Bandung dapat dikendalikan.

“Resesi jelas bukanlah kondisi yang menguntungkan bagi perekonomian. Saat resesi ekonomi terjadi hampir semua jenis bisnis baik yang berskala besar maupun berskala kecil akan terkena dampaknya,” ujar Ema dalam Diskusi Prediksi Resesi di Balai Kota Bandung, Rabu, 12 Oktober 2022.

Hal ini bisa diperparah dengan kondisi kredit kian ketat, sehingga permintaan atau pengajuan permohonannya menurun atau menjadi lebih lambat.

Kondisi tersebut menciptakan kekhawatiran, ketidakpastian dan ketakutan secara umum.

“Resesi ekonomi tidak hanya berpengaruh terhadap pemerintah, tapi juga perusahaan maupun kehidupan individu. Perusahaan bisa bangkrut, akan banyak yang di PHK, sehingga jumlah pengangguran meningkat,” ungkapnya.

Oleh karena itu, menurutnya, anggaran program-program dan kegiatan prioritas dari seluruh sektor pembangunan harus dikaitkan juga dengan upaya penurunan angka kemiskinan, pengangguran terbuka, dan kesenjangan pendapatan.

Beberapa langkah untuk mengantisipasi resesi ekonomi di antaranya memaksimalkan belanja pemerintah, pemberian bantuan/stimulus bagi UMKM, dan memberikan kemudahan dalam pelayanan perizinan untuk investasi.

“Pemkot Bandung juga telah menyusun program kegiatan yang menunjang terhadap pengendalian inflasi, bisa dengan mengandalkan pendapatan lewat jasa. Kita juga harus memprioritaskan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN),” akunya.

TIDAK TERLALU PARAH

Dalam diskusi ini hadir pula Direktur Eksekutif Indef (Insitute for Development of Economics and Finance), Tauhid Ahmad.

Ia menyatakan, perekonomian daerah akan mengalami penurunan, tapi tidak separah saat awal pandemi Covid-19 tahun 2020-2021.

“Memang tidak akan separah awal pandemi, tapi tetap akan ada penurunan dibandingkan tahun ini,” ungkap Tauhid.

Menurutnya, sektor yang akan sangat terpengaruh adalah dari sisi ekspor dan konsumsi rumah tangga.

“Dari sisi ekspor turun jadi 8 persen. Investasi turun 6,1 persen, dan konsumsi rumah tangga menurun 5 peren,” paparnya.

Ia berharap, Pemkot Bandung bisa menaikkan konsumsi pemerintah. Salah satunya dengan mengelola volatile food untuk mengatasi inflasi.

Tags: ancaman resesiresesi ekonomi

Related Posts

Mendag Busan saat membuka Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) ke-27 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) Pantai Indah Kapuk (PIK 2), Kosambi, Tangerang, pada Jumat (9/10).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Busan Ajak Generasi Muda Jajaki Usaha Waralaba

Editor
10 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak generasi muda untuk menjajaki bisnis waralaba sebagai salah satu pilihan dalam memulai usaha....

bank bjb bersama pihak-pihak terkait dalam Sosialisasi Kredit Program Perumahan dan Rumah Subsidi yang berlangsung di Aula Oman Syahroni, Perkantoran Pemda Kabupaten Subang, Jalan Dewi Sartika No. 2, Soklat, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang.(Foto: Dok. bank bjb)

bank bjb Perluas Akses Kredit Perumahan bagi Masyarakat dan Pelaku Usaha

Editor
9 Oktober 2026

BANDUNG - bank bjb terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program pemerintah di sektor perumahan sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat...

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat ekosistem pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan data dan informasi yang semakin komprehensif, akurat, dan mudah diakses guna mendukung pengambilan keputusan dan pengembangan pembiayaan UMKM yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.(Foto: Website OJK)

OJK Luncurkan Laporan Kinerja Pembiayaan UMKM Semester I 2026

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat ekosistem pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan data dan...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Gibran Rakabuming membuka INACRAFT October Vol. 5 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Rabu (7 Okt).(Foto: Humas Kemendag)

Inacraft 2026 Resmi Dibuka Mendag

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Gibran Rakabuming membuka INACRAFT October Vol....

Barcode . (Image: Pexels)

Barcode Buka Jalan UMKM Masuk Pasar Ritel

Editor
6 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk melengkapi produknya dengan barcode....

Kerajinan

Ekspor Industri Kerajinan Capai USD223,1 juta, Naik 28,59 Persen

Editor
6 Oktober 2026

Ekspor industri kerajinan mencapai USD223,1 juta, meningkat 28,59 persen secara tahunan (year-on-year) dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar USD173,50...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.