• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 23 Februari 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Akibat Kontak Senjata, 2 Personel Cartenz Gugur, 18 OPM Tewas, dan Tuntutan Gereja

Editor
Jumat, 16 Mei 2025 - 07:34
Ilustrasi senjata api.(Foto:Istimewa).

Ilustrasi senjata api.(Foto:Istimewa).

Penembakan terjadi ketika dua personel aktif Satgas Operasi Damai Cartenz itu sedang mengendarai sepeda motor di sekitar Kampung Usir.

SATUJABAR, JAYAPURA — Kontak senjata kembali terjadi antara Satgas Operasi Damai Cartenz kelompok separatis bersenjata versus Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Puncak Jaya, Papua Tengah.

RelatedPosts

Kasus Ujaran Kebencian Youtuber Resbob Disidangkan, Didakwa 4 Tahun Penjara

Keren Nih! IKM Produsen Drone Indonesia Sudah Makin Maju

DPR Kawal Kasus Ibu Tiri Diduga Aniaya Anak Hingga Tewas di Sukabumi

Dua personel Satgas Operasi Damai Cartenz menjadi korban penembakan oleh kelompok separatis bersenjata OPM di Puncak Jaya, Papua Tengah, Kamis (15/5/2025) waktu setempat. Dua personel kepolisian atas nama Bripda Dedi Tambunan dan Bharada Raymon Rerey itu, pun tak tertolong dan dinyatakan gugur.

Penembakan tersebut diduga sebagai aksi balasan kelompok separatis bersenjata atas operasi penindakan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang menewaskan Bumi Walo Enumbi beberapa waktu lalu.

Bumi Walo Enumbi, adalah salah-satu pemimpin kelompok separatis bersenjata yang berhasil ditindak oleh TNI di Kampung Kalome, Distrik Ilamburawi, di Puncak Jaya pekan lalu.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Komisaris Besar (Kombes) Yusuf Sutejo menerangkan, penembakan dua personel kepolisian itu terjadi di Kampung Usir, Distrik Mulia, Puncak Jaya. “Pelaku penembakan menggunakan sepeda motor jenis SRF yang diduga milik dari anggota KKB (OPM) Bumi Walo yang tewas dalam penindakan oleh TNI akhir pekan lalu,” kata Kombes Yusuf melalui siaran pers, Jumat (16/5/2025).

Operasi Damai Cartenz mengidentifikasi para pelaku penembakan dua anggota kepolisian tersebut, adalah kelompok separatis bersenjata yang dipimpin Ternus Enumbi. Dari identifikasi jenazah Bripda Dedi mengalami luka tembak di bagian dada yang tembus ke bagian belakang. Adapun Bharada Raymon mengalami luka tembak di dada yang tembus ke samping.

“Penembakan tersebut terjadi ketika dua personel aktif Satgas Operasi Damai Cartenz itu sedang mengendarai sepeda motor di sekitar Kampung Usir,” ujar Kombes Yusuf.

18 separatis tewas

Sementara itu Markas Besar (Mabes) TNI di Jakarta melaporkan, operasi penindakan yang dilakukan Satgas Gabungan Koops Habema pada Selasa (13/5/2025) melumpuhkan sedikitnya 18 separatis OPM.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal (Mayjen) Kristomei Sianturi dalam keterangannya menyampaikan, operasi yang dilakukan militer berada di lima perkampungan di Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua Tengah.

Yaitu di Kampung Titigi, Kampung Ndugusiga, Kampung Jaindapa, dan di Kampung Sugapa Lama, serta di Kampung Zanamba. Disebutkan mulanya operasi tersebut berawal dari kegiatan TNI yang melakukan pengamanan pada saat memberikan pelayanan kesehatan, dan pendidikan. Dan dari kegiatan tersebut pengamanan juga dilakukan oleh TNI dalam pembangunan jalan ke wilayah Hitadipa.

Akan tetapi kegiatan tersebut dimanipulasi oleh kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka dengan menjadikan masyarakat biasa sebagai tameng hidup dan menyebarkan narasi ancaman-ancaman terhadap masyarakat.

Atas aksi-aksi tersebut TNI mengerahkan pasukan gabungan untuk melakukan penindakan. Dan dari penindakan tersebut TNI berhasil mengamankan sejumlah wilayah di Kabupaten Intan Jaya, setelah melakukan operasi penindakan terhadap kelompok bersenjata di Distrik Sugapa.

“Dan 18 OPM berhasil dilumpuhkan (tewas),” begitu kata Mayjen Kristomei. Namun terkait dengan informasi tewasnya 18 separatis tersebut, belum ada pengakuan resmi dari Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) yang merupakan sayap bersenjata dari OPM.

Sementara itu, terkait dengan penindakan oleh TNI di Distrik Sugapa tersebut mendapatkan reaksi dari Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI). Melalui siaran pers oleh Sekreratis Umum Majelis Pekerja Harian PGI Pdt Darwin Darmawan, Kamis (15/5/2025) meminta agar TNI segera menghentikan operasi-operasi militer di perkampungan-perkampungan Sugapa dan Hitadipa di Intan Jaya.

Disebutkan dalam dari laporan yang diterima PGI melalui Gereja Kemah Injil (GKI) operasi militer di perkampungan-perkampungan di Distrik Sugapa dan di Hitadipa telah menelakan korban jiwa sipil. Atas kejadian tersebut, PGI menuntut tiga permintaan kepada otoritas tertinggi di pemerintahan Indonesia, pun juga TNI. (yul)

Tags: dua tni tewaskelompok saparatiskontak senjataopmsatgas operasi damai cartenz

Related Posts

Youtuber Muhammad Adimas Firdaus alias Resbob, terdakwa ujaran kebencian menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Bandung.(Foto:Istimewa).

Kasus Ujaran Kebencian Youtuber Resbob Disidangkan, Didakwa 4 Tahun Penjara

Editor
23 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kasus ujaran kebencian yang menyeret Youtuber sekaligus Streamer, Muhammad Adimas Firdaus alias Resbob, mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Bandung,...

(Foto: Dok. Kemenperin)

Keren Nih! IKM Produsen Drone Indonesia Sudah Makin Maju

Editor
23 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus berupaya mengakselerasi tranformasi teknologi di sektor industri demi meningkatkan daya saing dan mendorong pertumbuhan...

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman,(FOTO: dpr.go.id/Foto : Aditya/Andri)

DPR Kawal Kasus Ibu Tiri Diduga Aniaya Anak Hingga Tewas di Sukabumi

Editor
23 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Komisi III DPR RI mengutuk keras kasus kekerasan yang mengakibatkan meninggalnya Nizam Safei (NS) yang berusia 12...

Kapal Nelayan. (Foto: KKP)

Hasil Tangkapan Nelayan Kian Minim? BRIN Kasih Solusi

Editor
23 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Sebanyak 80 persen nelayan tradisional masih bergantung pada kapal berbahan bakar fosil. Kondisi ini menjadi tantangan utama...

Uang

Januari 2026, Uang Beredar Tumbuh Lebih Tinggi

Editor
23 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Uang beredar dalam arti luas (M2) yang merupakan gambaran dari likuiditas perekonomian pada Januari 2026 tumbuh lebih...

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar.(Foto: Humas Kemenag)

Kemenag: Tidak Ada Kebijakan Zakat Untuk Sokong BMG

Editor
23 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Pemerintah menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada kebijakan penyaluran zakat yang dikaitkan dengan Makan Bergizi Gratis...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.