• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Akhir Tahun 2025, BRIN Miliki 95 Profesor yang Siap Dorong Program Pemerintah

Editor
Rabu, 10 Desember 2025 - 04:54
(Foto: Humas BRIN)

(Foto: Humas BRIN)

SATUJABAR, JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengukuhkan lima Profesor Riset baru dari berbagai bidang kepakaran dalam Sidang Terbuka, di Auditorium Soemitro Djojohadikusumo, Gedung B.J. Habibie, Jakarta, Rabu (10/12). Pengukuhan ini memperkuat posisi BRIN sebagai lembaga penggerak ilmu pengetahuan yang bertumpu pada riset mendalam dan kontribusi strategis para peneliti ahli utama.

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia dan Iptek BRIN, Edy Giri Rachman Putra, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil proses akademik yang panjang serta kontribusi ilmiah yang telah dibuktikan para peneliti. Ia menilai seluruh rekam jejak tersebut sebagai bagian penting dalam membangun fondasi pengetahuan nasional. Menurutnya, penemuan baru tidak mungkin berjalan tanpa kekuatan imajinasi, kreativitas, dan proses belajar yang konsisten.

RelatedPosts

Hujan Deras dan Banjir, Jembatan di Sukabumi Rusak Akses Warga Terputus

Senator Agita Minta Peningkatan Fasilitas Olahraga Daerah pada Raker dengan KONI

Haji 2026: Sebanyak 23 Dapur Katering Siaga di Madinah

Edy juga menekankan pentingnya akurasi, tanggung jawab, dan integritas dalam kerja ilmiah. “Riset harus mampu menunjukkan manfaatnya kepada masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban publik,” tuturnya dikutip dari keterangan Humas BRIN.

Ia menegaskan, penyampaian informasi yang akurat berbasis data ilmiah serta kemampuan menjelaskan manfaat riset merupakan peran kunci profesor riset dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga riset nasional.

Prof. Nurul Dhewani Mirah Sjafrle dari Pusat Riset Kebijakan Publik, Organisasi Riset Tata Kelola Pemerintahan, Ekonomi, dan Kesejahteraan Masyarakat, membawakan orasi berjudul “Urgensi Pendekatan Social-Ecological System (SES) dalam Pengelolaan Ekosistem Lamun Indonesia”. Ia menekankan kebutuhan pendekatan terpadu dalam memahami dinamika sosial dan ekologi di wilayah pesisir.

Sementara itu, Prof. Made Hesti Lestari Tata dari Pusat Riset Ekologi, Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan, mengangkat orasi “Implementasi Teknik Paludikultur dalam Sistem Agroforestri untuk Restorasi Ekosistem Gambut”, yang menunjukkan paludikultur sebagai pendekatan strategis untuk memulihkan gambut terdegradasi.

Sedangkan Prof. Dieni Mansur dari Pusat Riset Kimia Molekuler, Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material, memaparkan orasi “Optimalisasi Termokimia sebagai Solusi Strategis Konversi Biomassa menjadi Biofuel dan Bahan Kimia Berkelanjutan”, mengenai peluang biomassa sebagai sumber energi dan bahan kimia terbarukan.

Kemudian Prof. Evy Ayu Arida, dari Pusat Riset Sistem Biota, Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan, menyampaikan orasi “Potensi Biawak Bagi Riset dan Pengembangannya di Indonesia” yang membuka ruang pengembangan penelitian biologi, ekologi, dan biomolekuler spesies biawak.

Terakhir, Prof. Sutrisno Salomo Hutagalung dari Pusat Riset Teknologi Lingkungan dan Teknologi Bersih, Organisasi Riset Energi dan Manufaktur, memaparkan orasi “Sistem Instrumentasi dan Kontrol pada Aplikasi Ultrasonik Terpadu dengan Proses Oksidasi Lanjut dan Generator Gelembung Nano untuk Pengolahan Air Limbah” yang menawarkan solusi teknologi pengolahan limbah yang lebih efektif melalui integrasi ultrasonik dan gelembung nano.

Edy menegaskan bahwa jumlah Profesor Riset BRIN kini telah mencapai 95 orang, termasuk lima yang dikukuhkan hari ini. Ia menyebut pencapaian tersebut sebagai kebanggaan bagi BRIN karena mencerminkan hadirnya sivitas terbaik dengan keragaman disiplin dan kepakaran yang luas.

Para profesor riset ini, menurutnya, memiliki peran strategis dalam mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia, yaitu ketahanan pangan, energi, air, kesehatan, dan lingkungan. Ia menilai bahwa keberadaan para profesor riset membuka ruang kontribusi yang semakin kuat dalam menjawab tantangan nasional.

“Profesor riset harus menjaga marwah, kehormatan, dan integritas profesinya, serta terus menyampaikan informasi secara akurat berdasarkan data ilmiah dan menjaga nama baik institusi,” ujarnya.

Dengan pengukuhan ini, BRIN memperkuat fondasi pengetahuan nasional dan memastikan bahwa riset hadir sebagai pendorong kemajuan masyarakat serta pembangunan bangsa.

Tags: BRONProfesor

Related Posts

Jembatan menghubungkan warga dua desa di Kabupaten Sukabumi, terputus akibat banjir.(Foto:Istimewa).

Hujan Deras dan Banjir, Jembatan di Sukabumi Rusak Akses Warga Terputus

Editor
20 April 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Hujan deras dan banjir luapan sungai, mengakibaembatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, rusak. Akses penghubung dua desa, terputus. Hujan...

Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti.(Foto: Istimewa)

Senator Agita Minta Peningkatan Fasilitas Olahraga Daerah pada Raker dengan KONI

Editor
20 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti...

Kasi Konsumsi Daker Madinah, Beny Darmawan.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Haji 2026: Sebanyak 23 Dapur Katering Siaga di Madinah

Editor
20 April 2026

Untuk menjaga citarasa khas Indonesia, seluruh bumbu masakan didatangkan langsung dari Tanah Air dalam bentuk pasta racikan. SATUJABAR, MADINAH —...

Masjid Nabawi Madinah

Haji 2026: Kloter Pertama Dijadwalkan Tiba di Madinah 22 April

Editor
20 April 2026

Sebanyak 682 petugas PPIH dari Jakarta telah ditempatkan di Daerah Kerja (Daker) Madinah dan Bandara guna memastikan proses kedatangan dan...

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.(Foto: Istimewa)

Wah! Ada Cadangan Gas Jumbo di Blok Ganal Kaltim

Editor
20 April 2026

Temuan ini menjadi sinyal positif bagi upaya memperkuat pasokan energi dalam negeri di tengah kebutuhan yang terus meningkat. SATUJABAR, JAKARTA...

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau langsung kesiapan Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (19/4), yang telah ditetapkan sebagai terminal khusus pelayanan jemaah haji dan umrah.(Foto: Humas Kemenhub)

Jelang Musim Haji, Menhub: Terminal 2F Bandara Soetta Sudah Sangat Siap

Editor
20 April 2026

Pada tahun ini total jemaah haji Indonesia mencapai 221.000 orang yang akan diberangkatkan secara bertahap hingga Mei 2026. SATUJABAR, JAKARTA...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.