SUMEDANG – Kawasan wisata Bendungan Jatigede kini menyuguhkan daya tarik baru bagi para pecinta petualangan dan tantangan. Kehadiran Fun Offroad Saung Situraja, para wisatawan diajak menikmati keindahan panorama alam Jatigede yang memukau dari atas mobil Jip.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meninjau langsung kesiapan dan berdiskusi secara interaktif dengan pihak pengelola Fun Offroad Saung Situraja saat kegiatan Monitoring Tempat Wisata di Kawasan Jatigede, Sabtu (17/10/2026).
Bupati Dony menyampaikan bahwa fasilitas wisata ini sangat cocok bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi petualangan outdoor tanpa perlu repot. Wisatawan hanya perlu melakukan reservasi untuk bisa langsung menjelajahi keindahan alam sekitar.
”Di sini ada wisata offroad, tinggal reservasi langsung berangkat. Perjalanan durasi kurang lebih satu setengah jam mengelilingi kawasan Jatigede. Jalurnya sangat bervariasi, melewati area hutan, kawasan bendungan, track air, hingga tebing breksit,” ujar Bupati Dony melalui keterangan resminya.
Untuk mengakomodasi kebutuhan pengunjung, pengelola menyediakan dua pilihan paket wisata offroad. Paket Short Trip sekitar 1,5 Jam, menawarkan keseruan menjelajah rute variatif dengan tarif Rp600 ribuan per Jip kapasitas 4 orang. Paket Long Trip sekitar 3 Jam, menjangkau dua destinasi utama sekaligus, yakni Tebing Breksit Gunung Julang dan pesisir Binong Bendungan Jatigede, dengan tarif Rp800 ribuan per Jip kapasitas 4 orang.
Bupati Dony menegaskan, aspek keamanan dan keselamatan pengemudi maupun penumpang menjadi prioritas utama. Setiap unit kendaraan didampingi oleh pengemudi offroad yang berpengalaman dan profesional.
Di akhir peninjauannya, Bupati Dony mengundang masyarakat luas untuk merencanakan liburan ke Jatigede karena fasilitas penunjangnya kini semakin lengkap, mulai dari penginapan hingga wisata petualangan. ”Penginapannya ada Green Garden, wisata offroad-nya ada Saung Situraja. Keamanan dan keselamatan terjamin untuk menikmati sensasi indahnya Bendungan Jatigede. Ayo, mari berwisata ke Jatigede” kata Bupati Dony.






