• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 14 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Rumah Inggit Garnasih, Jejak Sang Proklamator di Bandung

Editor
Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:23
Interior rumah Inggit Garnasih.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Interior rumah Inggit Garnasih.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG – Sebagai istri Soekarno yang menikah pada tahun 1923, Inggit Ganarsih memainkan peran krusial di balik layar perjuangan sang Proklamator. Ia tidak hanya menjadi pendamping hidup, tetapi juga pencari nafkah utama lewat usahanya menjahit, berjualan jamu, dan membuat bedak untuk membiayai kebutuhan rumah tangga serta menyokong kegiatan politik dan pendidikan Soekarno hingga meraih gelar insinyur dari THS (kini ITB). Keteguhan dan keikhlasannya dalam menemani Bung Karno melewati masa-masa sulit pergerakan nasional menjadi jejak sejarah yang amat berarti.

Kisah tersebut ditelusuri melalui Rumah Bersejarah Inggit Garnasih di Jalan Ibu Inggit Garnasih Nomor 8, Kota Bandung. Suasana rumah yang hangat dan bersahaja menyambut pengunjung untuk mengenal lebih dekat sosok Inggit Garnasih melalui cerita dan koleksi yang tersimpan di dalamnya.

RelatedPosts

Indonesia Pulangkan 30.000 Lebih Benda Budaya dari Belanda

Robinhood, Sapi Bongsor Asal Sumedang Juara Piala Presiden 2026

‘Kaulinan Barudak’ Hadir Setiap Hari Minggu di PPS

Juru pelihara sekaligus pemandu Rumah Bersejarah Inggit Garnasih, Jajang Ruhyat menjelaskan, rumah tersebut dibeli oleh Soekarno dan Inggit Garnasih pada 1926. Keduanya menempati rumah itu hingga 1934.

“Selama delapan tahun tersebut, rumah ini menjadi bagian dari perjalanan hidup mereka sekaligus menyimpan kisah perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia,” ujar Jajang.

Rumah Inggit Garnasih.(Foto: Humas Pemkot Bandung)
Rumah Inggit Garnasih.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Rumah ini menyimpan kisah tentang peran Inggit yang tidak hanya mendampingi Soekarno dalam kehidupan pribadi, tetapi juga mendukung perjuangannya di tengah tekanan pemerintah kolonial Belanda.

Salah satu kisah yang dikenang adalah upaya Inggit menjaga komunikasi dengan Soekarno saat berada di penjara. Ia menyampaikan pesan bersandi yang disamarkan melalui telur rebus maupun makanan yang dibawanya ketika menjenguk.

Kisah tersebut menggambarkan kecerdikan dan pengorbanan Inggit dalam menghadapi situasi penuh keterbatasan. Melalui rumah ini, pengunjung dapat mengenal sejarah dari sudut pandang yang lebih dekat, termasuk peran perempuan di balik perjalanan seorang tokoh bangsa.

Pengalaman berkunjung juga dilengkapi dengan koleksi benda yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari Inggit. Salah satunya, terdapat ulekan tradisional yang digunakan untuk membantu proses pembuatan bedak serta ramuan jamu yang dikenal dengan nama “Kansai” dan “Ningrum”.

Koleksi tersebut memberikan gambaran tentang keterampilan Inggit dalam meracik produk perawatan dan ramuan tradisional. Benda-benda ini sekaligus memperlihatkan sisi lain kehidupannya yang mungkin belum banyak diketahui masyarakat.

Suasana rumah yang hangat berpadu dengan cerita dan koleksi bersejarah menjadikan kunjungan terasa lebih personal.

Pengunjung tidak hanya melihat benda peninggalan masa lalu, tetapi juga diajak memahami sosok Inggit Garnasih sebagai perempuan yang memiliki keterampilan, peran, dan kontribusi dalam perjalanan sejarah Indonesia.

Menurut Jajang, perhatian masyarakat terhadap Rumah Bersejarah Inggit Garnasih mulai meningkat sejak 2014, seiring semakin banyaknya pihak yang mengenalkan keberadaan rumah tersebut melalui media sosial.

Meski demikian, ia berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang tertarik mengunjungi tempat bersejarah agar dapat mengenal sejarah secara langsung.

Dalam rangka Hari Museum Nasional, yuk, kenali lebih dekat kisah perjuangan Inggit Garnasih dengan mengunjungi rumah bersejarahnya di Kota Bandung. Gratis!

 

Sumber: Humas Pemkot Bandung

Tags: Inggit Garnasihsoekarno

Related Posts

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Rianne Letschert, di Indonesia House Amsterdam, Jumat (9/10).(Foto: Dok. Kemenbud)

Indonesia Pulangkan 30.000 Lebih Benda Budaya dari Belanda

Editor
13 Oktober 2026

AMSTERDAM — Indonesia berhasil memastikan pengembalian 30.190 unit Koleksi Eugène Dubois dan 20 benda budaya bersejarah dari Belanda, yang secara...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan sapi juara bernama Robinhood.(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

Robinhood, Sapi Bongsor Asal Sumedang Juara Piala Presiden 2026

Editor
13 Oktober 2026

SUMEDANG – Robinhood, sapi asal Tanjungkerta Kabupaten Sumedang dengan pemilik Ace Taryana, menjadi juara di Piala Presiden 2026 beberapa waktu...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir beserta jajaran mencoba ‘kaulinan barudak’ di PPS, Minggu (11/10/2026).(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

‘Kaulinan Barudak’ Hadir Setiap Hari Minggu di PPS

Editor
11 Oktober 2026

SUMEDANG - Warga Sumedang kini memiliki pilihan aktivitas rekreasi bersama keluarga setiap hari Minggu. Berbagai kaulinan barudak atau permainan tradisional...

(Foto: Dok. Kemenbud)

Peringatan 400 Tahun Syekh Yusuf: Warisan Perjuangan Antikolonialisme dan Penyebaran Islam Lintas Benua

Editor
11 Oktober 2026

AMSTERDAM - Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menegaskan bahwa warisan intelektual, spiritual, dan perjuangan Syekh Yusuf Al-Makassari (1626–1699) merupakan...

Kongres Pemuda II yang menjadi salah satu scene terjadinya Sumpah Pemuda.(Foto: Wikipedia)

Menelusuri Sejarah di Balik Sumpah Pemuda

Editor
7 Oktober 2026

JAKARTA - Apa yang terjadi pada 28 Oktober 1928 hingga tanggal tersebut dikenang sebagai Hari Sumpah Pemuda? Peristiwa itu bermula...

Peresmian Museum Bing Slamet.(Foto/Dokumentasi: Kementerian Kebudayaan / Agung panji)

Museum Bing Slamet Diresmikan, Menbud: Hidupkan Warisan Sang Maestro

Editor
30 September 2026

JAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, meresmikan Museum Bing Slamet yang berlokasi di Jalan Arimbi No. 7, Tanah Tinggi,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.