• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 7 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Senator Agita Dorong Evaluasi dan Ketepatan Sasaran Program MBG di Daerah

Editor
Rabu, 07 Oktober 2026 - 04:48
Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti.(Foto: Istimewa)

Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti.(Foto: Istimewa)

JAKARTA – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya untuk memastikan manfaat program benar-benar dirasakan oleh penerima manfaat serta pelaksanaannya semakin tepat sasaran di daerah.

Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Kerja Komite III DPD RI dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam rangka pengawasan atas pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial, terkait Program MBG di daerah, Selasa (6/10), di Kantor DPD RI, Senayan, Jakarta Pusat.

RelatedPosts

Kemenhut: Hotspot Turun 158 Titik, Fokus Operasi Karhutla

Presiden Prabowo Sampaikan Taklimat kepada 800 Perwira Tinggi TNI-Polri

Ratusan Warga Diduga Keracunan Makanan Restoran Korea di Bandung, Dinkes Turun Tangan

Agita mengatakan, setelah program MBG berjalan lebih dari satu tahun, masyarakat dan sekolah penerima manfaat tentu menantikan evaluasi mengenai hasil dan manfaat nyata yang telah diberikan program tersebut. Menurutnya, evaluasi tersebut penting untuk memberikan gambaran mengenai efektivitas program sekaligus menjadi dasar bagi pemerintah untuk melakukan perbaikan pelaksanaan MBG ke depan. Terlebih, sekolah-sekolah penerima manfaat juga membutuhkan kepastian mengenai keberlanjutan dan dampak program tersebut.

“Ini juga yang dinantikan oleh sekolah-sekolah penerima manfaat dari MBG. Jadi kita berharap evaluasi terhadap manfaat program ini benar-benar dapat segera terlihat dan menjadi bahan untuk memperbaiki pelaksanaannya,” katanya.

Selain evaluasi manfaat, Agita mempertanyakan mekanisme bagi sekolah atau penerima manfaat yang tidak bersedia menerima program MBG. Menurutnya, di lapangan terdapat sekolah yang sejak awal menolak, tetapi ada pula sekolah yang langsung menerima MBG tanpa terlebih dahulu diberikan pilihan atau kesempatan untuk menyatakan kesediaannya.

“Apakah sekolah atau penerima manfaat MBG ini boleh berhenti di tengah jalan? Karena ada beberapa sekolah yang memang menolak dari awal untuk menerima MBG, tapi ada juga yang tidak ada pilihan dan langsung mendapatkan MBG,” jelas Agita.

Ia menyampaikan, terdapat sekolah yang merasa program MBG sebaiknya diberikan kepada sekolah lain yang dinilai lebih membutuhkan atau lebih layak menjadi penerima manfaat. Karena itu, menurut Agita, perlu ada mekanisme yang jelas apabila sekolah memang tidak bersedia menerima program tersebut.

“Di awalnya tidak ada penawaran terlebih dahulu, bersedia atau tidak dalam menerima MBG. Jadi mudah-mudahan MBG ini ke depannya juga dapat lebih tepat sasaran, sasaran penerima manfaatnya lebih tepat,” ujarnya.

Agita juga menyampaikan aspirasi dari sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jabar agar keberadaan SPPG sebagai bagian penting dalam pelaksanaan MBG tetap dipertahankan. Namun, menurutnya, keberadaan SPPG harus dibarengi dengan penguatan integritas dan pengawasan agar program berjalan sesuai tujuan.

“Ini mungkin titipan dari SPPG-SPPG yang ada di Jawa Barat, jangan sampai SPPG dihapuskan. Tetapi integritas dari SPPG dan BGN untuk program MBG ini harus tetap ditegakkan, karena banyak juga yang merasakan manfaat dari MBG ini,” kata Agita.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menjelaskan, sekolah yang memang tidak bersedia mengikuti program MBG dapat mengajukan penghentian melalui mekanisme yang telah disiapkan. Sekolah perlu menyampaikan surat resmi yang ditandatangani oleh kepala sekolah dan komite sekolah.

BGN juga tengah menyiapkan sejumlah skema untuk mengakomodasi kondisi sekolah yang memiliki pilihan berbeda terkait pelaksanaan MBG. Salah satunya melalui mekanisme makan bersama atau prasmanan, sehingga sekolah yang bersedia dapat mengikuti kegiatan tersebut sekaligus memperoleh edukasi mengenai gizi.

Agustina juga menegaskan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan MBG di daerah, termasuk untuk mencegah adanya praktik yang dapat merugikan sekolah maupun penerima manfaat. Ia mengungkapkan bahwa BGN menemukan adanya praktik di lapangan berupa pihak-pihak yang mengancam sekolah dengan mengaitkan keikutsertaan MBG dengan bantuan lainnya.

Karena itu, BGN tengah memperkuat sistem pemantauan dan pengawasan, termasuk memastikan Satuan Tugas MBG di daerah dapat menjalankan fungsi pengawasan secara efektif.

Untuk memperkuat pengawasan di daerah, BGN juga tengah menyiapkan penguatan struktur kelembagaan melalui kehadiran Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) di tingkat provinsi serta kabupaten/kota. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan pengawasan pelaksanaan MBG, sehingga tidak seluruh proses pengawasan harus dilakukan secara langsung dari tingkat pusat.

Agita menilai penguatan pengawasan tersebut penting agar program MBG dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Menurutnya, keberlanjutan program harus dibarengi dengan perbaikan tata kelola, ketepatan sasaran, serta integritas seluruh pihak yang terlibat.

“Yang paling penting adalah bagaimana program MBG ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, tepat sasaran, dan dilaksanakan dengan integritas. Karena program ini sangat besar dan manfaatnya juga dirasakan oleh banyak masyarakat,” pungkas Agita.

Tags: BGNMakan Bergizi GratisMBGSenator Agita

Related Posts

Pemadaman karhutla oleh Kemenhut dan jajaran.(Foto: Humas Kemenhut)

Kemenhut: Hotspot Turun 158 Titik, Fokus Operasi Karhutla

Editor
7 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Kehutanan terus mempertahankan kesiapsiagaan dan operasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah prioritas. Pemantauan...

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat kepada 800 perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) seluruh Indonesia di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu (07/10/2026).(Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Sampaikan Taklimat kepada 800 Perwira Tinggi TNI-Polri

Editor
7 Oktober 2026

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat kepada 800 perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia...

Ilustrasi korban keracunan makanan.(Foto:Istimewa).

Ratusan Warga Diduga Keracunan Makanan Restoran Korea di Bandung, Dinkes Turun Tangan

Editor
7 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Ramai dugaan keracunan massal di media sosial, seusai menyantap makanan di sebuah restoran Korea di Kota Bandung, Jawa Barat,...

Kementerian Luar Negeri memfasilitasi kepulangan 4 (empat) kru kapal MT Honour 25 yang telah dibebaskan dari pembajakan di Somalia.(Foto: Kemlu)

Kemlu Fasilitasi Kepulangan 4 WNI Usai Insiden Pembajakan Somalia

Editor
7 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri memfasilitasi kepulangan 4 (empat) kru kapal MT Honour 25 yang telah dibebaskan dari pembajakan di...

Ilustrasi pelaku kejahatan.(Foto:Istimewa).

Viral Merusak Kedai Kopi, 3 Pemuda di Kabupaten Bandung Ditangkap

Editor
7 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Viral di media sosial sekelompok pemuda merusak pagar dan memaksa masuk ke sebuah kedai kopi di Kabupaten Bandung, Jawa...

Pertumbuhan ekonomi cadangan devisa,ekonomi jabar triwulan

Cadangan Devisa Indonesia Akhir September 2026 Sebesar 146,3 Miliar Dolar AS

Editor
7 Oktober 2026

JAKARTA - Cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2026 tetap terjaga sebesar 146,3 miliar dolar AS, relatif stabil dibandingkan dengan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.