SATUJABAR, BANDUNG–Polda Jawa Barat telah mengambil sampel DNA keluarga terdekat 13 warga Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang menjadi korban tenggelam Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di Laut Jawa. Dari total 22 korban, 12 orang sudah ditemukan dalam keadaan selamat, dua tewas, dan delapan masih belum ditemukan.
Menurut Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, Polda Jawa Barat dilibatkan membantu proses identifikasi korban. Proses identifikasi dilakukan Bidang Kedokeran dan Kesehatan (Bidokkes), setelah terdapat warga Kabupaten Garut turut menjadi korban dalam tragedi Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 tenggelam di Perairan Laut Jawa.
“Polda Jabar melalui Biddokes di Kabupaten Garut, dilibatkan dalam perkembangan proses pendalaman kasus tenggelamnya KM Virgo. Beberapa kegiatan yang dilakukan, terkait ante mortem dan post mortem oleh DVI dicocokkan dengan korban warga Garut,” ujar Hendra di Markas Polda (Mapolda) Jawa Bara, Rabu (16/09/ 2026).
Hendra mengatakan, Polda Jawa Barat elah mengambil 13 sampel DNA keluarga terdekat korban di Kabupaten Garut. Sampel DNA akan dicocokkan dengan data para korban KM Virgo, warga Kabupaten Garut
“Kita ambil kurang lebih 13 sampel DNA dari keluarga terdekat korban di Kabupaten Garut. Sampel DNA akan disesuaikan dengan data korban dalam KM Virgo, yang alami musibah tenggelam,” kata Hendra.
Hendra memastikan, Polres Garut bersiaga dengan mendirikan Posko Informasi di Halaman Masjid Al-Hasbi, Kampung Panyingkiran, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, untuk memberikan pelayanan dan informasi ke keluarga korban.
“Kita akan pantau terus perkembangannya. Kami pihak kepolisian sangat mendukung atas upaya-upaya pengungkapan identitas para korban KM Virgo,” ungkap Hendra.







