SATUJABAR, GARUT–Seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Garut, Jawa Barat, ditemukan tewas bersama bayi yang baru dilahirkannya. Kematian ibu dan bayinya tersebut, diduga kuat gegara praktik aborsi.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, ibu rumah tangga, berinisial ES, berusia 33 tahun, ditemukan sudah tidak bernyawa, bersama bayi laki-laki, yang baru dilahirkannya, pada Jum’at dinihari (11/09/2026). Kejadiannya di Desa Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.
Pihak kepolisian menerima informasi kematian korban bersama bayi yang baru dilahirkannya, setelah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet Garut. Korban dibawa seorang pria, yang saat ini dalam pencarian.
Korban bersama bayinya dipastikan sudah menjadi mayat sebelum dibawa ke rumah sakit. Praktik aborsi diduga kuat yang melatarbelakangi penyebab kematian korban di Desa Sukagalih.
“Iya benar ada kejadian tersebut. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, termasuk mencari pria yang membawanya ke rumah sakit,” ujar Kasatreskrim Polres Garut, AKP Herman Saputra, dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (12/09/2026).
Herman mengatakan, Tim Inafis Satreskrim Polres Garut telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Proses otopsi dilakukan terhadap jasad korban dan bayinya, untuk memastikan penyebab kematian.







