• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 12 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Indonesia Sports Summit 2026, Dedi Mulyadi Jadi Narasumber

Editor
Sabtu, 12 September 2026 - 02:23
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong pengelolaan fasilitas olahraga di daerah tidak lagi hanya mengandalkan anggaran pemerintah. (foto: Raiky/Kemenpora)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong pengelolaan fasilitas olahraga di daerah tidak lagi hanya mengandalkan anggaran pemerintah. (foto: Raiky/Kemenpora)

JAKARTA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong pengelolaan fasilitas olahraga di daerah tidak lagi hanya mengandalkan anggaran pemerintah. Menurutnya, fasilitas olahraga harus dikembangkan menjadi bagian dari ekosistem bisnis yang mampu menghasilkan pendapatan sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.

Hal itu disampaikan Dedi saat menjadi narasumber Business Infrastructure Forum yang menjadi bagian dari penyelenggaraan Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di JICC Senayan, Jakarta, Jumat (11/9).

RelatedPosts

Liga Indonesia: Persib Gagal Tahan Persija

PSSI Ikat Kerja Sama dengan Ajax di ISS 2026

FIFA ASEAN Cup 2026: Trofinya Nongkrong di ISS 2026

Dedi menilai pembangunan stadion dan fasilitas olahraga selama ini kerap menjadi beban pemerintah daerah karena penggunaannya belum optimal.

“Seumur hidup saya memperhatikan menteri olahraga, baru hari ini menteri olahraga berpikir bisnis. Karena saya sejak jadi wakil bupati dan bupati, kalau berpikir olahraga itu berpikir nombok,” ujar Dedi dikutip laman Kemenpora.

Ia mencontohkan sejumlah stadion di Jawa Barat yang telah dibangun dengan biaya besar, tetapi belum memiliki aktivitas olahraga dan klub profesional yang memadai.

Karena itu, Dedi mendorong pemerintah daerah membuka peluang kerja sama dengan pelaku usaha untuk mengelola fasilitas olahraga. Menurutnya, sejumlah venue yang sudah memenuhi standar nasional dapat dikembangkan agar memiliki standar internasional.

“Ruang pengelolaan yang bersifat bisnis harus dibuka dan ditawarkan melalui dinas pemuda dan olahraga,” katanya.

Dedi juga melihat Jawa Barat memiliki potensi besar untuk mengembangkan sport tourism. Kedekatan dengan Jakarta, kondisi alam, udara sejuk di sejumlah wilayah, serta ketersediaan lahan dinilai menjadi modal penting.

Ia menyebut kawasan seperti Bandung, Bandung Barat, Garut, sebagian Cianjur, Ciwidey, dan Pangalengan dapat dikembangkan sebagai destinasi olahraga sekaligus pariwisata.

Menurut Dedi, kawasan tersebut tidak cukup hanya menawarkan penginapan. Infrastruktur olahraga seperti lapangan tenis, basket, sepak bola, hingga fasilitas kebugaran dapat dibangun untuk menarik wisatawan dan klub olahraga.

“Ke depan, berpikir di situ ada lapangan tenis, lapangan basket, ada lapangan sepak bola yang bisa diperuntukkan untuk menikmati liburan sambil berolahraga,” tuturnya.

Ia bahkan membuka peluang Jawa Barat menjadi lokasi training camp bagi klub-klub olahraga, termasuk dari luar negeri, dengan memanfaatkan kondisi alam dan udara sejuk di sejumlah daerah.

Selain bisnis, Dedi menekankan pentingnya membangun olahraga sebagai bagian dari kultur masyarakat. Menurutnya, prestasi olahraga tidak cukup hanya mengandalkan fasilitas dan program pemerintah.

“Olahraga itu keberhasilannya bukan hanya teknokrasi, bukan hanya fasilitas. Olahraga itu adalah kultur atau tradisi,” katanya.

Ia mencontohkan tradisi sepak bola di sejumlah negara yang menurutnya menjadi salah satu fondasi lahirnya atlet-atlet berprestasi.

Dedi juga menyoroti perubahan aktivitas olahraga di desa. Ia menyebut keberadaan lapangan sepak bola di sejumlah desa kini mulai terpinggirkan oleh olahraga yang lebih populer, seperti futsal.

Karena itu, ia berharap pembangunan olahraga modern tetap berjalan tanpa menghilangkan tradisi olahraga yang telah tumbuh di masyarakat. “Semoga teknokrasi tidak meruntuhkan tradisi,” ujarnya.

Dedi juga mengusulkan pemanfaatan ruang publik dan infrastruktur yang ada untuk aktivitas olahraga. Salah satunya adalah membuka ruas jalan atau kawasan tertentu untuk kegiatan lari maupun olahraga massal tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.

“Olahraganya dapat, udara bersihnya dapat, kemacetannya terhindarkan,” kata Dedi.

Ia berharap kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dapat memperkuat ekosistem olahraga di Jawa Barat sehingga olahraga tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan pariwisata.

Tags: dedi mulyadiKDM

Related Posts

Liga Indonesia, BRI, Super League,Persib, Persija

Liga Indonesia: Persib Gagal Tahan Persija

Editor
12 September 2026

JAKARTA – Persib Bandung gagal dalam misi tandang ke markas Persija pada laga pekan kedua Liga Indonesia yang digelar Sabtu...

Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 menjadi saksi terjalinnya kerja sama antara PSSI dengan klub kenamaan asal Belanda, AFC Ajax NV (Ajax Amsterdam), Sabtu (12/9) pagi.(foto: Herry/kemenpora.go.id)

PSSI Ikat Kerja Sama dengan Ajax di ISS 2026

Editor
12 September 2026

JAKARTA - Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 menjadi saksi terjalinnya kerja sama antara federasi sepak bola Indonesia PSSI dengan klub...

(Kiri-kanan) Mantan pemain Timnas Zaenal Arief, Ketua Umum PSSI Erick Thohir, mantan pemain Timnas Ismed Sofyan, FIFA Lead Regional Office Lavin Vignesh, mantan pemain Timnas Gendut Doni di Indonesia Sports Summit 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JCC) pada Jumat (11/9).(Foto: Dok. PSSI)

FIFA ASEAN Cup 2026: Trofinya Nongkrong di ISS 2026

Editor
12 September 2026

JAKARTA - Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 resmi diperlihatkan dan dipamerkan di Indonesia Sports Summit 2026 yang digelar di Jakarta...

Menpora RI Erick Thohir, menyampaikan apresiasi kepada FIFA atas kepercayaan yang diberikan kepada Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026.(foto:raiky/kemenpora.go.id)

FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir: Kehormatan Bagi Kita

Editor
12 September 2026

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyampaikan apresiasi kepada FIFA atas kepercayaan yang diberikan...

Pengunjung Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 dapat merasakan pengalaman balap MotoGP melalui simulator yang tersedia dalam gelaran ISS 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. (foto: Surya/Kemenpora)

Indonesia Sports Summit 2026: Sensasi Balap MotoGP

Editor
12 September 2026

JAKARTA - Pengunjung Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 dapat merasakan pengalaman balap MotoGP melalui simulator yang tersedia dalam gelaran ISS...

Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 membuka ribuan peluang kerja bagi masyarakat yang ingin berkarier di industri olahraga melalui Sports Industry Job Fair & Career Hub di Cendrawasih Hall, JICC, GBK, Jakarta (foto: GIlang/Kemenpora)

Indonesia Sports Summit 2026 Buka Ribuan Peluang Kerja

Editor
12 September 2026

JAKARTA - Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 membuka ribuan peluang kerja bagi masyarakat yang ingin berkarier di industri olahraga melalui...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.