• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 29 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pengangguran Kota Bandung Ditekan Padat Karya

Editor
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:24
Warga mengikuti program padat karya. Program padat karya merupakan salah satu ikhtiar menekan pengangguran.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Warga mengikuti program padat karya. Program padat karya merupakan salah satu ikhtiar menekan pengangguran.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG – Pengangguran Kota Bandung dapat ditekan salah satunya lewat program padat karya yang dijalankan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sepanjang tahun 2026. Hingga Agustus 2026, program tersebut telah menyerap sekitar 4.100 tenaga kerja dari berbagai wilayah di Kota Bandung.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana mengungkapkan, capaian tersebut berasal dari pelaksanaan program padat karya yang bersumber dari usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), aspirasi reses anggota dewan, serta program reguler yang dikelola Disnaker.

RelatedPosts

Kabupaten Kuningan Raih Penghargaan Perumahan

KTP El Kedaluwarsa Warga Garut Dimusnahkan

Investasi Hijau: Pemkot Bandung Gandeng Inggris dan IFC

“Realisasi padat karya sampai Agustus 2026 sudah menyerap sekitar 4.100 orang. Program ini berasal dari Musrenbang, reses, dan reguler,” ujar Yayan, Jumat, 28 Agustus 2026 dikabarkan Humas Pemkot Bandung.

Selain itu, Disnaker masih menyiapkan realisasi program untuk sekitar 3.900 orang lainnya secara bertahap. Dalam waktu dekat, masih terdapat kuota bagi sekitar 500 peserta yang akan dilibatkan dalam kegiatan padat karya.

Menurut Yayan, program padat karya merupakan salah satu instrumen penting pemerintah dalam menjaga daya tahan ekonomi masyarakat, terutama bagi warga yang terdampak perubahan kondisi ekonomi global.

“Tujuan padat karya ini memberikan stimulan kepada warga yang terkena dampak perubahan ekonomi. Program ini menjadi bumper ekonomi agar masyarakat tetap memiliki daya beli dan tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Ia menjelaskan, setiap peserta padat karya memperoleh insentif sekitar Rp1,7 juta selama mengikuti kegiatan. Dana tersebut diharapkan dapat berputar kembali di lingkungan masyarakat sehingga membantu menggerakkan roda perekonomian lokal.

“Ketika peserta menerima penghasilan dari program ini, uang tersebut akan kembali beredar di lingkungan sekitar. Jadi tidak hanya membantu individu, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara lebih luas,” ujarnya.

Selain manfaat ekonomi, program padat karya juga memberikan dampak sosial dan lingkungan yang signifikan. Berbagai kegiatan yang dilakukan peserta, seperti pembersihan lingkungan dan pemeliharaan fasilitas umum, turut membantu menciptakan kawasan yang lebih bersih dan nyaman.

“Dampaknya ada dua. Pertama sebagai penopang ekonomi masyarakat. Kedua, lingkungan menjadi lebih bersih dan tertata,” tutur Yayan.

Program padat karya tahun 2026 telah dilaksanakan di hampir seluruh kecamatan di Kota Bandung. Program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat karena mampu memberikan penghasilan tambahan sekaligus membuka kesempatan kerja sementara bagi warga yang membutuhkan.

Melihat manfaat yang dihasilkan, Pemkot Bandung berencana melanjutkan program padat karya pada tahun 2027. Yayan menyebut, Disnaker telah mengusulkan anggaran melalui Rencana Kerja dan Anggaran serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (RKA-PPAS) untuk memastikan keberlanjutan program tersebut.

Yayan berharap, program padat karya tidak hanya menjadi sarana pemberian bantuan ekonomi, tetapi juga mampu menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

“Program ini sangat baik untuk membantu ekonomi masyarakat. Namun yang paling penting harus ada produktivitasnya, ada hasil yang dirasakan masyarakat. Jadi bukan sekadar menerima uang, tetapi juga menghasilkan manfaat bagi lingkungan dan warga sekitar,” katanya.

Tags: pengangguran kota bandung

Related Posts

Kabupaten Kuningan berhasil meraih Anugerah Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Jawa-Bali Batch II Tahun 2026 kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah Tingkat Kabupaten Terbaik II yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Kabupaten Kuningan Raih Penghargaan Perumahan

Editor
29 Agustus 2026

KUNINGAN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mendukung penyediaan hunian layak bagi masyarakat mendapat apresiasi di tingkat nasional. Kabupaten Kuningan...

Pemusnahan KTP elektronik kedaluwarsa.(Foto: Ilham Kautsar Prawira/Diskominfo Kab. Garut)

KTP El Kedaluwarsa Warga Garut Dimusnahkan

Editor
29 Agustus 2026

GARUT - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut memusnahkan 13.849 keping Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau KTP elektronik...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan pada acara penyerahan secara resmi laporan Climate Investment Opportunities Diagnostic yang disusun Internasional Finance Corporation (IFC) melalui program APEX Green Cities, di Ruang Tengah Balai Kota Bandung, Jumat 28 Agustus 2026. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung membuka peluang investasi hijau berskala global.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Investasi Hijau: Pemkot Bandung Gandeng Inggris dan IFC

Editor
29 Agustus 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung membuka peluang investasi hijau berskala global melalui pengembangan berbagai sektor strategis dalam kerangka climate...

Job Fair Future Connect 2026 Bandung Utara digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha. Job Fair Future Connect 2026 Bandung digelar di Graha Sanusi Hardjadinata, Universitas Padjadjaran (Unpad), Jumat, 28 Agustus 2026. (Foto: Humas Pemkot Bandung)

Job Fair Future Connect 2026: Sediakan 2.384 Lowongan Kerja

Editor
29 Agustus 2026

BANDUNG - Job Fair Future Connect 2026 Bandung Utara digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk mempertemukan pencari kerja dengan dunia...

Mendag Busan melepas ekspor koral hidup hasil budi daya PT Sri Kandi Aquarium, salah satu eksportir dan pembudi daya koral hias, di Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (28/8).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Lepas Ekspor Koral Hidup ke AS

Editor
28 Agustus 2026

BANYUWANGI - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, bisnis budi daya koral hidup memiliki daya tarik kuat dan peluang besar untuk...

Presiden Prabowo Subianto menyambut hangat kunjungan Presiden Timor-Leste José Ramos-Horta bersama 20 peraih Nobel dari berbagai negara di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (28/07/2026).(Foto: Setkab)

Presiden Prabowo Sambut Presiden Timor-Leste Ramos-Horta

Editor
28 Agustus 2026

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden Timor-Leste José Ramos-Horta bersama 20 peraih Nobel dari berbagai negara di Istana...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.