• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 28 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

UMKM Kabupaten Bogor Dapatkan Legalitas dan Branding

Editor
Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:32
Dinas Koperasi dan UKM, terus memperkuat pembinaan dan pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pendataan sekaligus fasilitasi legalitas usaha.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Dinas Koperasi dan UKM, terus memperkuat pembinaan dan pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pendataan sekaligus fasilitasi legalitas usaha.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Koperasi dan UKM, terus memperkuat pembinaan dan pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pendataan sekaligus fasilitasi legalitas usaha. Upaya tersebut salah satunya dilakukan di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, untuk memastikan keberadaan dan kondisi UMKM di sepanjang jalur tersebut dapat teridentifikasi dengan baik.

Pendataan dilakukan mulai dari perbatasan Desa Bojong Koneng dan Desa Cijayanti hingga Kantor Desa Cijayanti. Dari 101 UMKM yang ditemui, sebanyak 68 UMKM masih aktif, 31 UMKM sudah tidak menjalankan usaha atau tutup, sementara dua UMKM tidak berkenan untuk didata.

RelatedPosts

Kemenperin Fasilitasi Industri AMDK Penuhi Kepatuhan SNI Wajib

Cibaduyut Makin Kreatif, Pengalaman Bikin Sandal Sendiri

Kopi Kabupaten Bandung Barat Tembus Pasar Inggris

Selain pendataan, kegiatan tersebut juga dibarengi dengan pendampingan legalitas usaha. Hingga kegiatan dilaksanakan, sebanyak 90 UMKM telah berhasil memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB), 19 UMKM bidang makanan telah memperoleh Sertifikat Halal, serta 10 UMKM telah mendapatkan branding dari BJB.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor, Iman Wahyu Budiana, mengatakan pendataan menjadi langkah penting untuk memperoleh gambaran aktual mengenai kondisi UMKM sekaligus menjadi dasar pemerintah dalam menentukan bentuk pembinaan dan fasilitasi yang sesuai.

“Pendataan ini bukan hanya untuk mengetahui jumlah UMKM yang masih aktif, tetapi juga memastikan mereka mendapatkan pendampingan yang tepat, terutama dalam hal legalitas usaha seperti NIB dan sertifikasi halal. Dengan legalitas yang lengkap, UMKM akan lebih mudah mendapatkan akses terhadap berbagai program dan fasilitasi pemerintah,” ujar Iman dikabarkan Humas Pemkab Bogor.

Menurutnya, kepemilikan NIB menjadi salah satu aspek penting bagi UMKM karena memberikan identitas dan legalitas dalam menjalankan kegiatan usaha. Sementara sertifikasi halal, khususnya bagi UMKM makanan, dapat memberikan kepastian kepada konsumen sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap produk yang dipasarkan.

Iman juga menyoroti posisi Desa Cijayanti yang berada pada jalur wisata dan menjadi salah satu jalur yang dilalui masyarakat, wisatawan, maupun tamu dan pejabat negara. Kondisi tersebut membuat penataan UMKM di kawasan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung citra wilayah.

“Kami ingin UMKM di sepanjang jalur wisata Kabupaten Bogor tidak hanya tumbuh dari sisi jumlah, tetapi juga semakin tertata, memiliki identitas usaha yang jelas, legalitas yang lengkap, serta mampu memberikan produk dan pelayanan yang berkualitas. Ini penting agar UMKM menjadi bagian dari wajah kawasan wisata sekaligus mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembinaan UMKM tidak cukup hanya dilakukan melalui penerbitan legalitas. Aspek kebersihan, kerapihan lingkungan usaha, kualitas produk, pelayanan, hingga branding juga perlu mendapat perhatian agar pelaku UMKM mampu berkembang dan memiliki daya saing.

Karena itu, pendataan di Desa Cijayanti diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong UMKM agar semakin tertata dan berkembang secara berkelanjutan. Data yang diperoleh juga dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar dalam memberikan intervensi dan fasilitasi pemerintah sesuai kebutuhan pelaku usaha.

“Pendampingan akan terus kita dorong secara berkelanjutan. Harapannya UMKM semakin tertib secara administrasi, semakin kuat dari sisi kapasitas dan kualitas, serta mampu naik kelas dan memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian masyarakat Kabupaten Bogor,” tandas Iman.

Melalui pendataan dan pendampingan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen memberikan kemudahan dan fasilitasi bagi UMKM dalam memperoleh legalitas, meningkatkan kualitas usaha, serta memperluas akses terhadap berbagai program pengembangan usaha.

Selain memperkuat sektor UMKM, upaya tersebut diharapkan turut mendukung penataan kawasan Desa Cijayanti sebagai jalur wisata yang nyaman, bersih, rapi, dan memiliki potensi ekonomi yang semakin kuat.

Tags: Bank BJBumkm bogor

Related Posts

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Emmy Suryandari.(Foto: Dok. Kemenperin)

Kemenperin Fasilitasi Industri AMDK Penuhi Kepatuhan SNI Wajib

Editor
26 Agustus 2026

JAKARTA – Kemenperin atau Kementerian Perindustrian terus memperkuat penerapan standardisasi sebagai instrumen untuk meningkatkan daya saing industri nasional sekaligus memberikan...

Sepatu Cibaduyut.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Cibaduyut Makin Kreatif, Pengalaman Bikin Sandal Sendiri

Editor
26 Agustus 2026

BANDUNG - Bicara soal alas kaki, Cibaduyut tentu sudah menjadi salah satu kawasan yang lekat dengan industri kulit dan kerajinan...

Kopi kabupaten Bandung

Kopi Kabupaten Bandung Barat Tembus Pasar Inggris

Editor
22 Agustus 2026

JAKARTA - Kementerian Perdagangan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat melepas ekspor 10 ton biji kopi mentah (green bean) produksi Java...

Sinergi bersama untuk meningkatkan kinerja UMKM.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung dan Bank BJB Perkuat Kolaborasi Dorong UMKM

Editor
21 Agustus 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung membuka keran akses pembiayaan yang lebih luas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah  atau...

Kota Bandung menjadi role model pemberdayaan UMKM dan pemberantasan rentenir.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

OJK: Kota Bandung Role Model Pemberdayaan UMKM dan Perang Melawan Rentenir

Editor
21 Agustus 2026

BANDUNG – OJK atau Otoritas Jasa Keuangan Jawa Barat menilai Kota Bandung layak menjadi contoh nasional dalam pengembangan usaha mikro,...

Bank Indonesia menyelenggarakan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 sebagai bentuk komitmen mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Bank Indonesia Gelar Karya Kreatif Indonesia 2026

Editor
20 Agustus 2026

JAKARTA - Bank Indonesia menyelenggarakan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 sebagai bentuk komitmen mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.