• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 27 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Konservasi Kuda Laut Indonesia Ditetapkan di Lima Lokasi

Editor
Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:20
Kuda laut.(Foto: Humas BRIN)

Kuda laut.(Foto: Humas BRIN)

JAKARTA – Konservasi kuda laut Indonesia ditetapkan di lima lokasi yang diharapkan dapat menjadi model untuk diterapkan di provinsi lainnya. Hal itu merupakan ikhtiar menjaga keberlanjutan kuda laut di Indonesia diperkuat melalui peningkatan kapasitas dalam pemantauan perikanan dan perdagangan.

Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Sistem Biota Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Masayu Rahmia Anwar Putri, mengatakan penetapan lima lokasi tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil lokakarya sebelumnya yang membahas berbagai ancaman terhadap kelestarian kuda laut sekaligus strategi pengelolaannya di Indonesia.

RelatedPosts

KH Ma’ruf Amin Harap Muktamar Lahirkan Pemimpin Terbaik

Harga Emas Kamis 27/8/2026 Antam Rp 2.723.000 Per Gram

BRIN Dorong Kementerian KKP Perkuat Data Biota Kuda Laut, Kenapa?

“Jadi, yang pertama adalah di Bintan – Kepulauan Riau, kemudian ada di Kota Baru, Kalimantan Selatan, Kepulauan Selayar – Sulawesi Selatan, kemudian di Seram Bagian Timur – Maluku, dan juga Lombok Timur – Nusa Tenggara Barat,” kata Masayu, pada Lokakarya bertajuk “Teknik Identifikasi, Pengukuran, dan Monitoring Kuda Laut” di Gedung B. J. Habibie, Jakarta, Rabu (26/8) seperti dikabarkan Humas BRIN.

Selain lima lokasi utama tersebut, tiga wilayah lain juga dinilai penting untuk dilakukan pendataan, yakni Jawa Timur, Banten, dan Kalimantan Barat. Jawa Timur disebut sebagai salah satu pusat perdagangan dan lalu lintas kuda laut, sedangkan Kalimantan Barat memiliki potensi tangkapan sampingan kuda laut dengan data yang masih terbatas.

Delapan dari 13 jenis kuda laut di Indonesia.(Image: BRIN)
Delapan dari 13 jenis kuda laut di Indonesia.(Image: BRIN)

Penetapan lokasi percontohan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, NGO, akademisi, hingga pihak karantina. Dalam kegiatan tersebut, para peserta mengidentifikasi empat ancaman utama terhadap keberlanjutan kuda laut, yaitu degradasi habitat, pengelolaan data yang belum terintegrasi, tekanan penangkapan, serta pengawasan perdagangan yang masih perlu dioptimalkan.

“Jadi, empat ancaman ini yang memang cukup menjadi concern kita untuk keberlanjutan kuda laut,” tegas Masayu.

Untuk mengatasi ancaman tersebut, para pemangku kepentingan merumuskan delapan strategi nasional. Strategi tersebut meliputi pendataan, edukasi dan sosialisasi mengenai kuda laut, peningkatan kapasitas, kolaborasi, penguatan kebijakan, mitigasi dampak perikanan, rehabilitasi habitat, serta pengetatan pengawasan.

Strategi pengelolaan kemudian disusun dalam tiga tahap, yaitu jangka pendek, menengah, dan panjang. Dalam jangka pendek, kegiatan diarahkan pada edukasi dan penyadartahuan, pelatihan identifikasi dan monitoring, kolaborasi data melalui citizen science, pemetaan dan perlindungan habitat, koordinasi di tingkat desa, serta pembentukan forum lintas sektor.

Untuk jangka menengah, upaya difokuskan pada integrasi basis data, penguatan platform digital dan dashboard data, pemantauan stok serta habitat secara berkala, penyusunan indeks ekologi untuk mendukung pengambilan keputusan, serta pengembangan riset dan budi daya yang berkelanjutan.

Sementara dalam jangka panjang, pengelolaan diarahkan pada inovasi dan keberlanjutan. Kebijakan diharapkan berbasis data dan bukti ilmiah, disertai harmonisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah, penggunaan alat tangkap yang selektif, penataan ruang pesisir, serta pengembangan mata pencaharian berkelanjutan. Pemanfaatan kuda laut secara non-ekstraktif juga diarahkan melalui wisata edukasi dan kegiatan konservasi.

Tags: Konservasi kuda laut

Related Posts

KH Ma'ruf Amin.(Foto:Istimewa).

KH Ma’ruf Amin Harap Muktamar Lahirkan Pemimpin Terbaik

Editor
27 Agustus 2026

JOMBANG - KH Ma'ruf Amin, Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), berharap Muktamar ke-35 NU yang berlangsung 27-31 Agustus 2026...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Kamis 27/8/2026 Antam Rp 2.723.000 Per Gram

Editor
27 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Kamis 27/8/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.723.000 per gram...

Delapan dari 13 jenis kuda laut di Indonesia.(Image: BRIN)

BRIN Dorong Kementerian KKP Perkuat Data Biota Kuda Laut, Kenapa?

Editor
27 Agustus 2026

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta pemerintah daerah untuk memperkuat sistem...

Delapan dari 13 jenis kuda laut di Indonesia.(Image: BRIN)

Kuda Laut Indonesia Mencapai 13 Jenis dari 46 Jenis di Dunia

Editor
27 Agustus 2026

JAKARTA – Kuda laut Indonesia terdapat 13 jenis dari total 46 jenis yang diketahui secara global. Dari 13 jenis kuda...

Menkomdigi Meutya Hafid mengambil sumpah jabatan dan mengukuhkan Anggota KPI Pusat Periode 2026–2029 di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Rabu (26/08/2026). Menkomdigi menekankan agar persaingan di industry penyiaran merebut perhatian publik tidak boleh membuat kualitas siaran dikorbankan. Foto: Anhar/Komdigi

Persaingan Penyiaran, Menkomdigi: Jangan Korbankan Kualitas

Editor
27 Agustus 2026

Persaingan penyiaran merupakan buah dari industri untuk menjadi yang terdepan dalam berebut atensi masyarakat yang makin ketat. JAKARTA - Perubahan...

Dirjen Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar dan Kepala Kebijakan Publik WhatsApp dan Messenger Asia Pasifik Esther Samboh memberikan keterangan kepada awak media usai melakukan pertemuan di kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Rabu (26/08/2026). Foto: Anhar/Komdigi

Kemkomdigi Minta Meta Percepat Pemulihan Akun WhatsApp

Editor
27 Agustus 2026

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital meminta Meta segera memulihkan akun WhatsApp masyarakat yang terdampak penonaktifan sistem. WhatsApp mengakui penonaktifan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.