• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 17 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Komunitas Not So Morning Club, Ruang Bertemu dan Bergerak Bersama

Editor
Senin, 17 Agustus 2026 - 11:33
Komunitas Not So Morning.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Komunitas Not So Morning.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG – Komunitas Not So Morning Club menjadi ruang bagi masyarakat untuk bertemu, membangun pertemanan, sekaligus aktif bergerak melalui kegiatan jalan kaki di Kota Bandung. Komunitas ini menghadirkan aktivitas yang terbuka bagi berbagai kalangan dengan menggabungkan olahraga ringan, eksplorasi kota, dan interaksi sosial.

Founder Not So Morning Club, Hendro menjelaskan, komunitas tersebut berawal dari kebiasaan berkumpul dan ngopi bersama teman-teman yang kemudian dikembangkan menjadi aktivitas berjalan kaki. Menurutnya, jalan kaki dipilih karena mudah dilakukan dan dapat diikuti oleh siapa saja.

RelatedPosts

Red Raws Dorong Ekosistem Fotografi di Kota Bandung

Wamen Ekraf Apresiasi Monetisasi IP Lokal Pada Baba Lili Tata Run 2026

TERASI 2026, Irene Umar: Indonesia Kaya Talenta

“Kalau jalan kaki itu paling mudah dilakukan dan juga easy to access. Semua orang juga bisa melakukan. Dengan jalan kaki kita bisa sambil lebih notice sama hal-hal kecil di sekitar yang kita lewati,” ujar Hendro dikutip laman Pemkot Bandung.

Selain beraktivitas fisik, kegiatan berjalan kaki juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk saling mengenal.

Hendro mengatakan, Not So Morning Club ingin menciptakan ruang yang memungkinkan orang-orang menemukan teman baru dan membangun lingkungan pertemanan yang positif.

“Di sini jadi safe space orang-orang, bisa nemuin circle-nya, dan bisa lanjut berteman setelah acara ini,” ungkapnya.

Hal tersebut dirasakan oleh Andi, peserta yang baru pertama kali mengikuti kegiatan Not So Morning Club. Ia mengaku senang dapat bertemu dengan orang-orang baru dan merasakan suasana komunitas yang ramah.

“Sebagai peserta baru, aku sangat bersyukur karena bisa ketemu teman-teman baru. Di sini orang-orangnya asyik-asyik, sangat friendly, jadi aku bisa punya teman baru,” ujar Andi.

Peserta lainnya, Rija, juga menilai jalan kaki menjadi aktivitas yang mudah dilakukan dibandingkan olahraga dengan intensitas tinggi. Menurutnya, masyarakat dapat memulai kebiasaan bergerak secara perlahan namun konsisten.

Sementara itu, anggota lainnya, Mauricia menuturkan, kegiatan Not So Morning Club memberinya pengalaman untuk mengenal lebih banyak sudut Kota Bandung yang sebelumnya jarang ia lewati.

“Dengan mengikuti kegiatan ini jadi tahu seluk-beluk Kota Bandung. Ternyata ada gang ke sini, ternyata kalau jalan sini tembusnya ke sini,” tuturnya.

Ke depan, Not So Morning Club berharap dapat berkembang menjadi gerakan bersama yang mendorong lebih banyak masyarakat Bandung untuk aktif bergerak. Komunitas ini juga berharap fasilitas pedestrian di Kota Bandung semakin nyaman dan ramah bagi pejalan kaki.

Sumber: Humas Pemkot Bandung

Tags: Komunitas Not So Morning

Related Posts

Diskusi Fotografi di Red Raws.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Red Raws Dorong Ekosistem Fotografi di Kota Bandung

Editor
17 Agustus 2026

Fotografi tidak lagi sekadar aktivitas memotret. Perkembangan teknologi dan semakin mudahnya akses terhadap kamera membuat fotografi berkembang menjadi ekosistem yang...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar (kedua kanan) bersama Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan(kanan) saat melepas peserta Baba Lili Tata (BaLiTa) Run 20226 di Batavia PIK, Jakarta, Minggu (16/08/2026).(Foto: Dok. Kemen Ekraf)

Wamen Ekraf Apresiasi Monetisasi IP Lokal Pada Baba Lili Tata Run 2026

Editor
16 Agustus 2026

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, mengapresiasi penyelenggaraan Baba Lili Tata (BaLiTa) Run...

Wamen Ekraf Irene Umar di Terasi 2026.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/Badan Ekraf)

TERASI 2026, Irene Umar: Indonesia Kaya Talenta

Editor
14 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, mengapresiasi pembukaan pameran seni TERASI (Teras...

Soto Bandung Lejen Jalan Pandu.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Soto Bandung Lejen Jalan Pandu, Bertahan Melintasi Generasi

Editor
13 Agustus 2026

Semangkuk soto mungkin terlihat sederhana. Kuah bening, irisan lobak, potongan daging, taburan daun bawang dan seledri. Namun, di balik kesederhanaan...

Rapat persiapan Festival Tamansari.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Festival Tamansari 2026 Digelar 15 Agustus 2026

Editor
12 Agustus 2026

Festival Tamansari atau Festibal Seni dan Budaya Tamansari 2026 digelar dalam rangka Pekan Kebudayaan Daerah Kota Bandung Ke-2. SATUJABAR, BANDUNG...

Unit properti di tepi kolam di Ahadiat Hotel dan Bungalow Kota Bandung.(Foto: Istimewa)

Tempat Escape di Bandung, Ahadiat Hotel & Bungalow Tawarkan Ambience Asri

Editor
10 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Di tengah keriuhan kendaraan yang melintas di kawasan Sukajadi dan lalu lalang wisatawan menuju pusat belanja, ada...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Ahadiat Hotel & Bungalow Bandung