• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 4 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Produk Cokelat dan Arang Karbon Tembus Pasar Timur Tengah

Editor
Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:33
coklat,cokelat

Coklat (pexels)

SATUJABAR, BANDUNG – Produk cokelat bubuk dan kepingan arang karbon aktif siap jajaki pasar Timur Tengah melalui penandatanganan kesepakatan bisnis (memorandum of understanding/MoU) senilai USD 197.305 atau setara Rp3,5 miliar. MoU tersebut ditandatangani Managing Director PT Visi Indonesia Parama, Lukman Nurjaman dan Managing Director Bassam Salem Abdullah Fotis, Bassam Salem di Bandung, Jawa Barat, pada Senin, (10/8).

Penandatanganan disaksikan secara virtual oleh perwakilan dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia, Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP) Kementerian Perdagangan, Direktorat Pengembangan Ekspor Produk Primer (PEPP) Kemendag, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat. Penandatanganan MoU merupakan hasil dari fasilitasi penjajakan bisnis (business matching) dari ITPC Jeddah pada Desember 2025 dan Maret 2026.

RelatedPosts

Gempa M 6,1 Guncang Sumba Barat Daya

Pria ART Bunuh Profesor Petrus di Sukabumi Gegara Gaji 5 Bulan Tidak Dibayar

Sapi Kaki Enam Sabet Gelar Juara Satu Sapi Unik di Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026

“Kerja sama bisnis antara PT Visi Indonesia Parama dan Bassam Salem Abdullah Fotis Company menunjukkan bahwa kemampuan produksi dan kualitas produk Indonesia sudah mumpuni untuk bersaing di pasar internasional. Kami harap, kesepakatan bisnis yang ditandatangani hari ini adalah awal yang baik untuk komoditas unggulan Indonesia di pasar Timur Tengah,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi menanggapi penandatanganan kerja sama tersebut.

Kepala ITPC Jeddah Bagas Haryotejo mengatakan, produk Indonesia masih berdaya saing di tengah tantangan situasi konflik Timur Tengah. ITPC Jeddah konsisten membantu memfasilitasi pelaku usaha bertemu buyer potensial untuk menghasilkan kesepakatan bisnis. “ITPC mendorong agar setiap kegiatan business matching menghasilkan tindak lanjut yang konkret. Kunjungan buyer ke fasilitas produksi merupakan langkah untuk membangun kepercayaan, menyesuaikan kualitas produk secara langsung sesuai dengan permintaan buyer, sekaligus mempercepat realisasi transaksi,” ujar Bagas.

Sebelum MoU ditandatangani, Bassam Salem Abdullah Fotis mengunjungi fasilitas produksi PT Visi Indonesia Parama di hari yang sama. Bassam mengapresiasi fasilitasi Kemendag dari proses business matching hingga kunjungan ke Indonesia. “Produk Indonesia memiliki kualitas yang bagus dengan harga yang kompetitif. Kami berharap, kerja sama jangka panjang ini dapat terus dibangun dan kami bisa memperluas varian produk lain yang dapat dibawa ke pasar Timur Tengah dan Afrika,” ujar Bassam.

Sementara itu, Lukman Nurjaman dari PT Visi Indonesia Parama menyambut baik kunjungan dari buyer asal Arab Saudi tersebut. Lukman mengaku, kunjungan buyer secara langsung memberikan kesempatan untuk perusahaannya menunjukkan kemampuan produksi, kualitas produk, sekaligus menawarkan produk lainnya yang dapat dipasarkan ke negara tujuan ekspor.

“Melalui kunjungan ini, buyer dapat melihat langsung proses produksi hingga standar kualitas untuk memenuhi spesifikasi yang diinginkan. Kami berharap, kerja sama dapat berjalan dengan baik dan berkembang menjadi kemitraan jangka panjang,” ujar Lukman.

Sekilas Perdagangan Indonesia-Arab Saudi

Sepanjang Januari–Juni 2026, total perdagangan nonmigas antara Indonesia dan Arab Saudi tercatat sebesar USD 1,68 miliar. Ekspor Indonesia ke Arab Saudi USD 1,02 miliar dan impor Indonesia dari Arab Saudi USD 665,10 juta.

Pada 2025, total perdagangan nonmigas Indonesia dengan Arab Saudi tercatat sebesar USD 3,94 miliar. Ekspor Indonesia ke Arab Saudi sebesar USD 2,89 miliar dan impor Indonesia dari Arab Saudi USD 1,06 miliar. Indonesia surplus perdagangan nonmigas terhadap Arab Saudi sebesar USD 1,82 miliar.

Produk ekspor utama Indonesia ke Arab Saudi, yakni kendaraan dan bagiannya, lemak dan minyak hewani atau nabati, kapal laut, berbagai makanan olahan, serta kayu dan barang dari kayu. Sementara itu, produk yang diimpor Indonesia dari Arab Saudi, yakni garam, belerang, kapur; plastik dan barang dari plastik; bahan kimia organik; berbagai produk kimia; serta buah-buahan.

 

Tags: arang karbonkemendagProduk cokelat bubuk

Related Posts

Sejumlah rumah di Kabupaten Sumba Barat Daya, Kabupaten Sumba Barat, dan Kabupaten Sumba Timur mengalami kerusakan akibat gempabumi berkekuatan magnitudo 6,1 yang mengguncang wilayah setempat, pada Minggu (4/10). (Foto: BPBD Kabupaten Sumba Barat Daya)

Gempa M 6,1 Guncang Sumba Barat Daya

Editor
4 Oktober 2026

JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan M6,1 mengguncang wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (4/10) pukul 05.55...

PA alias Agus (41), pelaku pembunuhan Profesor Petrus Pallangan (71) saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Cibadak, Sukabumi.(Foto:Istimewa).

Pria ART Bunuh Profesor Petrus di Sukabumi Gegara Gaji 5 Bulan Tidak Dibayar

Editor
4 Oktober 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Profesor Petrus Pallangan, pria berusia 71 tahun, tewas dibunuh asisten rumah tangga (ART) di rumahnya di Kabupaten Sukabumi, Jawa...

Sapi kaki enam ras Madura milik TKT Farm Boyolali yang berhasil meraih Juara I pada kelas sapi unik.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Sapi Kaki Enam Sabet Gelar Juara Satu Sapi Unik di Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026

Editor
4 Oktober 2026

CIBINONG - Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 di Kabupaten Bogor menghadirkan beragam keunikan dan potensi peternakan dari berbagai daerah....

Car Free Day (CFD) Dago.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

CFD Dago, Buahbatu, Braga Kembali Hadir Digelar : Warga Antusias

Editor
4 Oktober 2026

BANDUNG - Setelah sempat dihentikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali menggelar Car Free Day (CFD) Dago dan Buahbatu. Tak hanya...

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon saat membuka Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) 2026 di Gelora Pakansari, Cibinong, Sabtu (3/10).(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Kabupaten Bogor Dipilih sebagai Titik Awal FMTI Karena Kekayaan Musik Tradisinya

Editor
4 Oktober 2026

CIBINONG – Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Kabupaten Bogor dinilai memiliki alasan kuat menjadi titik awal pelaksanaan Festival...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Minggu 4/10/2026 Antam Rp 2.574.000 Per Gram

Editor
4 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Minggu 4/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.574.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.