• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 21 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Jelang HUT Kemerdekaan RI ke-81, Menkomdigi Ajak Warga Waspadai Hoaks

Editor
Selasa, 04 Agustus 2026 - 06:35
HUT KEMERDEKAAN: Menkomdigi Meutya Hafid didampingi Dirjen Komunikasi Publik dan Media Fifi Aleyda Yahya, Plt. Kepala Biro Humas Kemkomdigi Farida Dewi Maharani, serta Sekretaris KPI Pusat Rhina Anita memberikan keterangan pers di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Senin (03/08/2026). Foto: Pey HS/Komdigi

HUT KEMERDEKAAN: Menkomdigi Meutya Hafid didampingi Dirjen Komunikasi Publik dan Media Fifi Aleyda Yahya, Plt. Kepala Biro Humas Kemkomdigi Farida Dewi Maharani, serta Sekretaris KPI Pusat Rhina Anita memberikan keterangan pers di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Senin (03/08/2026). Foto: Pey HS/Komdigi

SATUJABAR, JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengajak masyarakat untuk melawan hoaks di tengah maraknya konten-konten aksi demonstrasi di media sosial namun mayoritas merupakan video lama atau hasil editan. Ia juga meminta media massa memperkuat perannya dalam menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan cepat.

Menurut Meutya, kecepatan media dalam menyampaikan informasi yang benar menjadi salah satu kunci untuk mencegah penyebaran disinformasi yang dapat membingungkan dan meresahkan masyarakat.

RelatedPosts

Polisi Bubarkan Balapan Liar Sepeda Motor di Bandung, Puluhan Orang Diamankan

Harga Emas Senin 21/9/2026 Antam Rp 2.628.000 Per Gram

Wamenpar: Standar Keselamatan dan Layanan Bantimurung Terjaga

“Teman-teman media silakan meliput dan memberitakan yang benar dengan cepat agar tidak memberi ruang kepada disinformasi yang masuk,” kata Menkomdigi Meutya Hafid di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Senin (03/08/2026) melalui keterangan resminya.

Seperti diketahui, jelang peringatan HUT RI ini, media sosial tengah diramaikan dengan konten-konten video demonstrasi yang diunggah tanpa memuat waktu kejadian.

Berbagai narasi dalam unggahan tersebut juga seolah-olah mengesankan terjadi aksi demonstrasi besar namun tidak mendapat porsi pemberitaan, bahkan ada juga yang menuduh adanya penghapusan konten yang dinarasikan sebagai peristiwa demo besar.

Sementara menurut Meutya, berbagai konten hoaks pun masih terus diproduksi dengan pola yang semakin beragam. Sebagian informasi dibuat sepenuhnya tidak benar, sementara sebagian lainnya menggunakan materi lama yang disebarkan kembali dengan konteks berbeda atau memanfaatkan peristiwa di luar negeri yang diklaim seolah terjadi di Indonesia.

“Teman-teman harus melihat videonya. Ada yang betul-betul hoaks karena kejadiannya tidak pernah ada. Ada yang menggunakan gambar lama dengan konteks yang berbeda. Ada pula yang menggabungkan kejadian di negara lain seolah-olah terjadi di Indonesia,” jelasnya.

Untuk itu, Meutya berpandangan media memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas informasi publik melalui kerja jurnalistik yang mengedepankan verifikasi dan akurasi.

Pemberitaan yang cepat dan tepat pun dinilai dapat mencegah masyarakat terpapar narasi palsu yang sengaja dibuat untuk memicu ketakutan maupun keresahan.

“Informasi yang benar adalah tanggung jawab bersama. Media memiliki peran penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan fakta, bukan informasi yang sengaja dibuat untuk menimbulkan ketakutan,” ujar Meutya.

Di sisi lain, Menkomdigi Meutya mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan berbagai video hoaks aksi demonstrasi yang saat ini banyak beredar di media sosial.

Sebab berdasarkan hasil pemantauan, sejumlah video yang kembali viral teridentifikasi merupakan rekaman lama yang diunggah ulang tanpa penjelasan mengenai waktu dan konteks kejadian sehingga berpotensi menyesatkan publik.

Meutya mengatakan, penyebaran kembali konten lama seolah-olah merupakan peristiwa baru dapat membentuk persepsi yang keliru, memperkeruh situasi, serta memicu disinformasi di ruang digital.

“Penyebaran informasi palsu bukan hanya persoalan konten digital. Karena informasi hoaks itu berdampak pada keputusan orang per orang dari hari per hari. Ada yang jadi takut keluar, ada yang khawatir ketika bekerja. Menurut saya hal itu tidak tepat, tidak benar, dan mencederai nilai-nilai demokrasi serta semangat nasionalisme di momen peringatan Hari Kemerdekaan,” papar Meutya.

Meutya mengajak seluruh pihak, termasuk media dan masyarakat, bersama-sama menjaga ruang digital agar tetap sehat dengan mengedepankan informasi yang benar, terverifikasi, dan bermanfaat bagi publik.

Selain itu, bijaksana dalam bermedia sosial juga dapat menghindari hoaks atau disinformasi (informasi salah yang sengaja disebarluaskan dengan tujuan untuk menipu, menyesatkan, atau memanipulasi opini publik).

“Maka saya mengimbau, jangan menyebarkan informasi palsu dengan tujuan membuat ketakutan di tengah masyarakat menggunakan data yang tidak benar,” tegas Meutya.

Tags: hut kemerdekaankomdigiMenteri KomdigiMeutya Hafid

Related Posts

Barang bukti puluhan sepeda motor yang diamankan dari arena balapan liar di wilayah Kabupaten Bandung.(Foto:Istimewa).

Polisi Bubarkan Balapan Liar Sepeda Motor di Bandung, Puluhan Orang Diamankan

Editor
21 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Arena balapan liar di wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dibubarkan polisi. Puluhan orang berikut sepeda motor diamankan polisi dalam...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Senin 21/9/2026 Antam Rp 2.628.000 Per Gram

Editor
21 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Senin 21/9/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.628.000 per gram...

Taman Nasional Bantimurung.(Foto: Humas Kemenpar)

Wamenpar: Standar Keselamatan dan Layanan Bantimurung Terjaga

Editor
21 September 2026

MAKASSAR - Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa meninjau kawasan Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu...

Tim Riset saat mengembangkan dua prototipe alat deteksi DNA babi portable.(Foto: Dok. Kemenag)

Halal Indo 2026, Kemenperin Pacu Industri Halal Nasional Tembus Pasar Global

Editor
21 September 2026

JAKARTA - Kementerian Perindustrian berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem industri halal nasional agar semakin berdaya saing dan mampu memperluas penetrasi...

Dubes Norwegia di Taman Nasional Way Kambas Lampung.(Foto: Humas Kemenhut)

Dubes Norwegia Kunjungi Way Kambas, Lihat Konservasi Gajah

Editor
21 September 2026

LAMPUNG - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Kaja Glomm mengunjungi Taman Nasional Way Kambas...

Penanganan karhutla.(Foto: Humas Kemenhut)

Karhutla Kalteng dan Sumsel: 64 Pesawat Diturunkan

Editor
21 September 2026

JAKARTA - Pemerintah terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul kondisi yang masih dinamis di sejumlah wilayah, terutama...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.