Nirmal Purja, Pendaki Legenda Bintang Netflix, Gugur Diterjang Longsoran Salju di area Broad Peak pada Kamis 30 Juli 2026.
ISLAMABAD — Dunia petualangan dan pendakian gunung berduka. Pendaki legendaris asal Nepal berkebangsaan Inggris, Nirmal “Nimsdai” Purja, dilaporkan meninggal dunia setelah diterjang longsoran salju (avalanche) saat memimpin ekspedisi di Gunung Broad Peak, Pakistan, pada Kamis (30/7/2026).
Dihimpun dari berbagai sumber, insiden tragis tersebut terjadi di salah satu rute berbahaya Gunung Broad Peak, puncak setinggi 8.051 meter di kawasan Pegunungan Karakoram.
Menurut keterangan resmi dari otoritas setempat dan tim Elite Exped, longsoran salju besar secara mendadak menerjang rombongan pendaki yang tengah melintas, menimbun Nirmal Purja beserta beberapa anggota timnya.
Upaya pencarian dan penyelamatan darurat langsung dikerahkan oleh tim penyelamat dan helikopter militer Pakistan. Namun, medan yang ekstrem dan cuaca buruk di ketinggian membuat proses evakuasi berlangsung sangat sulit hingga akhirnya kabar duka tersebut dikonfirmasi secara resmi.
Nirmal Purja, mantan anggota pasukan khusus Angkatan Laut Inggris (SBS), menjadi figur fenomenal dunia setelah mencatatkan rekor mendaki seluruh 14 puncak tertinggi di dunia (di atas 8.000 meter) hanya dalam waktu enam bulan enam hari pada tahun 2019 lewat proyeknya, Project Possible. Kisah inspiratifnya sempat menguncang dunia dan diabadikan dalam film dokumenter populer Netflix, 14 Peaks: Nothing Is Impossible.
Penghormatan dan duka cita mengalir deras dari komunitas pendaki internasional, rekan sejawat, hingga jutaan penggemarnya di seluruh dunia untuk mengenang sosok pendaki yang memegang motto hidup “Nothing is impossible” tersebut.







