• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 6 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Satpam Sumarna Diduga Dibunuh Sebelum Ditenggelamkan di Waduk Jatiluhur, Polisi Dalami Masalah Pribadi

Editor
Rabu, 29 Juli 2026 - 02:20
Proses evakuasi mayat Sumarna (40), Satpam Jatiluhur yang ditemukan tewas tangan terborgol di Waduk Jatiluhur, Purwakarta.(Foto:Istimewa).

Proses evakuasi mayat Sumarna (40), satpam yang ditemukan tewas tangan terborgol di Waduk Jatiluhur, Purwakarta.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, PURWAKARTA–Kasus kematian satpam bernama Sumarna, berusia 42 tahun, ditemukan mengambang dengan tangan terborgol di area Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, belum terungkap. Satpam Sumarna diduga kuat menjadi korban pembunuhan sebelum ditenggelamkan, yang motif pemicunya masih didalami polisi, termasuk dugaan keterkaitan dengan masalah pribadi.

Satreskrim Polres Purwakarta masih melakukan proses penyelidikan atas kasus kematian satpam bernama Sumarna, berusia 42 tahun, yang ditemukan mengambang dengan tangan terborgol di area Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Perkembangan terbaru berdasarkan hasil otopsi rumah sakit, mengarah korban tewas sebelum diduga ditenggelamkan.

RelatedPosts

BRIN Wujudkan Laboratorium Alam Terbentuknya Pulau Jawa

Ekosistem Ekonomi Syariah Topang Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan

Rumah dan Parkiran Terminal di Bogor Jadi Penampungan Puluhan Sepeda Motor Curian

Hasil otopsi rumah sakit memperkuat dugaan polisi, korban dibunuh sebelum mayatnya ditenggelamkan ke area Waduk Jatiluhur. Sebanyak 15 orang saksi telah dimintai keterangan, namun penyidik belum bisa menyimpulkan terkait penyebab pasti kematian korban Sumarna.

“Sampai saat ini, sebanyak 15 orang saksi telah dimintai keterangan dalam rangkaian proses penyelidikan dalam kasus kematian satpam Sumarna di Waduk Jatiluhur. Kita sudah melakukan hipotesa, atau beberapa kemungkinan yang dikumpulkan dan masih terus kita dalami,” ujar Kasatreskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, dalam keterangannya, Rabu (29/07/2026).

Salah satu kemungkinan yang melatarbelakangi kematian satpam Sumarna, yang didalami penyidik, terkait persoalan pribadi yang diduga sedang dihadapi korban sebelum ditemukan tewas. Kemungkinan tersebut, berkaitan dengan masalah keuangan, dimana korban dititipkan uang untuk diberikan kepada anggota perlindungan masyarakat, atau Linmas.

“Terkait dengan permasalahan yang ada di korban (masalah keuangan), salah satunya yang sedang kita dalami,” kata I Made.

Selain bekerja sebagai satpam, Sumarna merupakan komandan peleton (Danton) Linmas. Dalam kapasitasnya sebagai Dalton, Sumarna dipercaya memegang dana bagi hasil pajak, yang digunakan sebagai pengganti penghasilan tetap dialokasikan untuk pembayaran BPJS Ketenagakerjaan  anggota Linmas.

Dana bagi hasil pajak yang dipegang Sumarna, sempat diungkapkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dana dialokasikan untuk pembayaran BPJS Ketenagakerjaan anggota Linmas, dititipkan ke Danton, namun belum dibagikan kepada anggota Linmas, hingga kemudian Sumarna ditemukan tewas.

Persoalan uang tersebut memiliki hubungan langsung dengan kematian Sumarna, belum bisa dipastikan. Penyidik Satreskrim Polres Purwakarta masih mendalami seluruh kemungkinan yang melatarbelakangi dugaan motif dalam kasus kematian Sumarna.

Berdasarkan hasil autopsi terhadap jenazah Sumarna, menunjukkan sejumlah temuan yang mengarah pada dugaan korban sudah tidak bernyawa sebelum berada di waduk. Temuannya, diantaranya tidak ditemukan lumpur pada paru-paru korban, sedangkan volume airnya hanya sedikit.

Polisi juga menemukan sejumlah luka pada bagian wajah dan belakang kepala korban, serta luka mirip bekas jeratan di leher. Bukti luka yang ditemukan mengarah dugaan korban dibunuh sebelum ditenggelamkan.

Saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan dua borgol. Satu borgol ditemukan terpasang pada tangan korban, dan borgol lainnya ditemukan di TKP. Selain itu, telepon seluler (ponsel) milik kornan juga ditemukan di sekitar TKP.

Barang bukti yang ditemukan, menjadi bagian dari rangkaian proses penyelidikan yang sedang dilakukan untuk mengungkap kronologi kematian korban, termasuk motif yang melatarbelalanginya. Tidak ada kamera pengawas, atau CCTV, di lokasi kejadian, menyulitkan polisi bisa mengidentifikasi orang-orang yang berada di TKP, sebelum penemuan jasad korban Sumarna.

Polisi masih menelusuri asal borgol, dan orang yang terakhir berkomunikasi dengan korban melalui ponselnya. Penyidik juga belum bisa memastikan, kematian korban berkaitan dengan aksi vandalisme yang disebutkan sempat ditegur korban, hingga memicu dugaan terjadi aksi penganiayaan.

Tags: jawa baratkabupaten purwakartaPolisi Dalami Masalah PribadiPolres PurwakartaSatpam Sumarna Diduga Dibunuh Sebelum Ditenggelamkan di Waduk JatiluhurSatreskrim Polres Purwakarta

Related Posts

Koleksi geodiversitas di Karangsambung Kebumen Jawa Tengah.(Image: BRIN)

BRIN Wujudkan Laboratorium Alam Terbentuknya Pulau Jawa

Editor
5 Oktober 2026

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memaksimalkan pemanfaatan lebih dari 33.000 spesimen geodiversitas di Kawasan Karangsambung, Kebumen,...

Seminar Nasional bertajuk “Membangun Masa Depan Ekonomi Syariah yang Inklusif dan Berkelanjutan", di Jakarta, Senin (5/10).(Foto: Dok. Bank Indonesia)

Ekosistem Ekonomi Syariah Topang Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan

Editor
5 Oktober 2026

JAKARTA - Ekonomi syariah bukan sekadar soal label. Bukan hanya soal bank syariah, bukan hanya soal sertifikasi halal, dan bukan...

Ilustrasi aksi pencurian sepeda motor.(Foto:Istimewa).

Rumah dan Parkiran Terminal di Bogor Jadi Penampungan Puluhan Sepeda Motor Curian

Editor
5 Oktober 2026

SATUJABAR, BOGOR--Sebuah rumah di kawasan perumahan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digerebek polisi setelah diketahui menjadj tempat penampungan sepeda motor...

Ilustrasi Pekerja Migran Indonesia (PMI).(Foto:Istimewa).

35 Tahun Tanpa Kabar, Pekerja Migran Asal Cirebon Ditemukan di Arab Saudi

Editor
5 Oktober 2026

SATUJABAR, CIREBON--Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, ditemukan di Arab Saudi setelah 35 tahun hilang tanpa...

Video pesta narkoba diduga warga binaan di Rutan Kelas I Depok, yang beredar luas di media sosial.(Foto: Istimewa/tangkapan layar Instagram).

Kanwil Ditjenpas Jabar: Pesta Narkoba di Rutan Depok Benar, Ditindak Tegas!

Editor
5 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Barat, Yudi Suseno, membenarkan, video viral di media sosial, memperlihatkan...

Ilustrasi pelaku kejahatan.(Foto:Istimewa).

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Teroris di 6 Provinsi, Termasuk di Jawa Barat

Editor
5 Oktober 2026

SATUJABAR, JAKARTA--Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap sebelas tersangka terkait terorisme dalam penegakan hukum serentak di enam provinsi. Dari...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.