• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 23 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kejadian Bencana & Penanganan BNPB, Jum’at 24 Juli 2026

Editor
Jumat, 24 Juli 2026 - 02:32
Logo BNPB,kejadian bencana, penanganan bencana

BNPB

SATUJABAR, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana yang berdampak pada masyarakat di beberapa wilayah Indonesia pada periode pelaporan Kamis (23/7) pukul 07.00 WIB hingga Jumat (24/7) pukul 07.00 WIB. Berdasarkan laporan Direktorat Koordinasi Pengendalian Operasi BNPB, peristiwa yang mendominasi pada periode ini adalah bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring berlangsungnya musim kemarau.

Laporan karhutla pertama datang dari wilayah Kota Sorong, Papua Barat Daya, yang terjadi pada Selasa (21/7), pukul 12.30 WIT. Kebakaran bermula saat terlihat adanya asap dari arah Gunung Kali Ampat yang berada di wilayah Kelurahan Klagate dan Kelurahan Malamso, Distrik Malaimsimsa serta Kelurahan Malanu di Distrik Sorong Utara. Pada pukul 18.30 WIT, mulai terlihat kobaran api di atas gunung tersebut. Cuaca panas dan angin kencang memicu kobaran api yang besar dan meluas. Namun, api berhasil dipadamkan di hari yang sama.

RelatedPosts

Kolaborasi bank bjb dan UPI Perluas Manfaat bagi Civitas Akademika dan Masyarakat

2 Geng Motor di Bandung Bentrok, Polisi Tangkap Para Pelaku

BI Rate Tetap 5,75%, Rapat RDG Bank Indonesia 22-23 September 2026

Selain di Gunung Kali Ampat, kejadian bencana karhutla juga terjadi pada Kamis (23/7) di Gunung Woroth, Kelurahan Kakublik, Distrik Sorong Kota, pada pukul 14.00 waktu setempat. Hingga saat ini, proses pemadaman masih dilakukan oleh tim gabungan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Kota Sorong melaporkan total lahan yang terbakar dari dua lokasi tersebut mencapai 3 hektare. Sulitnya medan untuk menuju titik api serta minimnya peralatan menjadi kendala dalam upaya pemadaman api.

Saat ini, keputusan penetapan status siaga darurat karhutla sedang dalam proses penetapan oleh Walikota Sorong. Status tersebut ditetapkan bertujuan untuk mendukung upaya percepatan penanganan, baik dalam bentuk pengerahan personel maupun anggaran.

Selanjutnya di Provinsi Jawa Timur, kebakaran melanda Gunung Karnglo yang berada di Desa Karanglo Kidul, Kecamatan Jambon, pada Selasa (22/7) pukul 16.00 waktu setempat. BPBD Provinsi Jawa Timur melaporkan hutan yang terbakar seluas 2 hektare. Titik berada jauh dari pemukiman warga sehingga tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Api telah berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.

Beralih ke Provinsi Jawa Tengah. Kebakaran lahan melanda dua desa di Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah, pada Rabu (22/7). Kebakaran pertama melanda lahan tebu yang berada di Desa Kalangan, Kecamatan Tunjungan. Selanjutnya kebakaran melanda rumpun bambu di Desa Kebonrejo, Kecamatan Banjarejo. Luas lahan terdampak mencapai 3 hektare.

Setelah laporan kebakaran yang diterima dari warga tersebut, BPBD Kabupaten Blora segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman bersama dengan Damkar, Satpol PP, serta masyarakat. Pada Kamis (23/7) api berhasil dipadamkan.

Masih dari Provinsi Jawa Tengah, kebakaran juga terjadi di Desa Trokerton, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, pada Kamis (23/7) pukul 16.10 WIB. Lahan seluas 6 hektare dilaporkan terbakar akibat adanya pembakaran rumput ilalang yang akhirnya menyebar ke lahan di sekitarnya.

BPBD Kabupaten Klaten segera menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan upaya pemadaman. Api berhasil diadamkan di hari yang sama pada pukul 17.45 WIB berkat upaya tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Damkar, Relawan, serta masyarakat sekitar.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya hidrometeorologi kering selama musim kemarau, termasuk kekeringan dan karhutla. Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat kesiapsiagaan, memastikan ketersediaan air bersih, serta mengoptimalkan langkah pengurangan risiko bencana.

Masyarakat juga diimbau untuk mendukung upaya-upaya pengurangan risiko bencana di tengah ancaman karhutla selama musim kemarau. Menghadapi bahaya kekeringan, warga diharapkan bijaksana untuk memanfaatkan air dalam kebutuhan sehari-hari.

Sumber: BNPB

Tags: bnpbKejadian Bencana

Related Posts

Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna (kiri) dan Wakil Rektor bidang Penelitian, Pengabdian, dan Kemitraan UPI Prof. Dr. Agus Setiabudi.(Foto: Website bank bjb)

Kolaborasi bank bjb dan UPI Perluas Manfaat bagi Civitas Akademika dan Masyarakat

Editor
23 September 2026

BANDUNG – bank bjb dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memperkuat sinergi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Tridharma Perguruan Tinggi,...

Ilustrasi aksi tawuran.(Foto:Istimewa).

2 Geng Motor di Bandung Bentrok, Polisi Tangkap Para Pelaku

Editor
23 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Dua kelompok remaja anggota geng motor di Kota Bandung, Jawa Barat, terlibat bentrok. Polisi mengamakan para pelaku terlibat bentrokan,...

Dewan Gubernur Bank Indonesia.(Foto: Dok. Bank Indonesia)

BI Rate Tetap 5,75%, Rapat RDG Bank Indonesia 22-23 September 2026

Editor
23 September 2026

JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 22-23 September 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%, suku bunga...

FIFA ASEAN Cup 2026.(Foto:Istimewa).

Stadion Si Jalak Harupat Bandung Siap Sambut FIFA ASEAN Cup 2026, Polda Jabar Jamin Lalu-Lintas Aman

Editor
23 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, siap menyambut perhelatan FIFA ASEAN Cup 2026. Polda Jawa Barat menjamin pengamanan dan...

Petugas gabungan bahu membahu memadamkan lahan yang di lalap si jago merah di Desa Sima, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah (22/9) (Foto: BPBD Kabupaten Pemalang)

Kejadian Bencana Dihimpun BNPB Rabu 23 September 2026

Editor
23 September 2026

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan kejadian bencana dan penanganannya yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah...

Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arief menanggapi pemberitaan impor Gula Kristal Mentah (GKM) sebanyak 150.000 ton untuk diolah menjadi Gula Kristal Rafinasi (GKR).(Foto: Humas Kemenperin)

Kemenperin Bantah Tambahan Gula Kristal Mentah untuk Rafinasi

Editor
23 September 2026

JAKARTA - Kementerian Perindustrian menanggapi pemberitaan impor Gula Kristal Mentah (GKM) sebanyak 150.000 ton untuk diolah menjadi Gula Kristal Rafinasi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.