• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 21 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Hindari Kecepatan di Atas 80 Km/Jam Saat Ada Aquaplaning

Editor
Minggu, 19 Juli 2026 - 08:38
prakiraan cuaca hujan februari

Cuaca hujan (pexels)

SATUJABAR, JAKARTA – Berkendara saat hujan memerlukan kewaspadaan ekstra, terutama ketika melintasi jalan yang dipenuhi genangan air.

Di balik genangan yang tampak sepele, terdapat ancaman serius bernama aquaplaning, kondisi yang dapat membuat pengemudi kehilangan kendali atas kendaraan dalam hitungan detik.

RelatedPosts

Koneksi Kabel Laut Nongsa-Changi, Era Baru Koridor Digital Indonesia-Singapura

Judi Online, Farhan Prihatin di Kota Bandung Tinggi

Rizky, Korban Hilang Tenggelam di Pantai Pangandaran Ditemukan Tewas

Aquaplaning terjadi ketika lapisan air mengangkat ban sehingga kehilangan kontak dengan permukaan jalan.

Akibatnya, daya cengkeram ban terhadap aspal berkurang drastis, membuat kendaraan sulit dikendalikan dan meningkatkan risiko tergelincir hingga memicu kecelakaan.

Risiko aquaplaning sangat dipengaruhi oleh kecepatan kendaraan. Semakin tinggi kecepatan, semakin besar kemungkinan ban kehilangan daya cengkeram terhadap aspal.

Saat melintasi genangan air, pengemudi disarankan menjaga kecepatan di bawah 50 km/jam. Pada rentang kecepatan ini, ban masih mampu memecah air dengan baik sehingga cengkeraman terhadap permukaan jalan tetap terjaga.

Apabila kendaraan melaju dengan kecepatan 50 hingga 70 km/jam, pengemudi perlu meningkatkan kewaspadaan. Pada kecepatan tersebut, risiko ban mulai kehilangan traksi akan meningkat. Karena itu, segera kurangi kecepatan secara bertahap tanpa melakukan pengereman mendadak.

Sementara itu, kecepatan di atas 80 km/jam merupakan zona berbahaya. Dalam kondisi ini, ban sangat rentan kehilangan kontak dengan permukaan jalan sehingga kendaraan dapat tergelincir meskipun hanya melewati genangan air yang relatif tipis.

Selain menjaga kecepatan, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko aquaplaning. Pengemudi diimbau tidak mengerem secara mendadak saat memasuki genangan air. Sebaiknya lepaskan pedal gas secara perlahan sehingga kendaraan melambat dengan memanfaatkan engine brake.

Pengguna jalan juga perlu memastikan kondisi ban kendaraan selalu dalam keadaan baik. Ketebalan ban harus masih memenuhi standar dan tidak gundul agar kemampuan ban membuang air tetap optimal.

Keselamatan berkendara saat hujan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengemudi, tetapi juga oleh kedisiplinan dalam menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan.

Dengan mengurangi kecepatan dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima, risiko kecelakaan akibat aquaplaning dapat diminimalkan sehingga perjalanan tetap aman hingga tujuan.

 

Sumber: Korlantas Polri

Tags: aquaplanning

Related Posts

Sistem yang dikembangkan oleh Telin bersama BW Digital ini akan menghadirkan kapasitas tambahan lebih dari 1,6 petabit per detik dengan latensi kurang dari 2 milidetik antara kedua negara.(Foto: Kemenko Perekonomian)

Koneksi Kabel Laut Nongsa-Changi, Era Baru Koridor Digital Indonesia-Singapura

Editor
20 Juli 2026

Infrastruktur ini menjadi fondasi fisik bagi koridor digital baru, yang memperkuat salah satu koneksi digital tercepat dan terdekat di Asia...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Judi Online, Farhan Prihatin di Kota Bandung Tinggi

Editor
20 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyatakan keprihatinannya setelah wilayah Bojongloa Kaler masuk dalam daftar daerah dengan tingkat...

Pantai Pangandaran. (Foto: Istimewa)

Rizky, Korban Hilang Tenggelam di Pantai Pangandaran Ditemukan Tewas

Editor
20 Juli 2026

SATUJABAR, PANGANDARAN--Mohamad Rizky, korban kecelakaan laut yang dilaporkan hilang di Pantai Pangandaran, Jawa Barat. Remaja berusia 20 tahun tersebut, ditemukan...

Ilustrasi Aksi Penculikan. (Foto:Istimewa).

Gadis Asal Bandung Barat Hilang, Diduga Diculik Mantan Pacar

Editor
20 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Seorang gadis asal Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, hilang diduga diculik mantan pacarnya. Gadis berusia 23 tahun tersebut, sudah...

Suasana di luar Stasiun KA Medan Sumatra Utara. KAI catat pengguna KA capai 3,82 juta pada semester I 2026.(Foto: Humas KAI)

Pengguna KA di Sumatra Semester I 2026 Naik 11,35 Persen

Editor
20 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Pengguna KA di Sumatra pada semester I 2026 mencapai 3.818.770 pelanggan pada layanan KA jarak jauh dan...

penyaluran kredit umkm,investasi, sumedang,jabar

Kucuran Kredit Baru Triwulan II 2026 Naik

Editor
20 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Kucuran kredit baru pada triwulan II 2026 meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya, ungkap Hasil Survei Perbankan Bank Indonesia....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat