• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 31 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kuningan Job Fair 2026, Ikhtiar Menekan Pengangguran

Editor
Rabu, 15 Juli 2026 - 02:53
Kuningan Job Fair.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Kuningan Job Fair.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Kuningan Job Fair 2026 digelar di Gedung Olahraga (GOR) Ewangga, Rabu (15/7/2026) diikuti 40 perusahaan dari berbagai daerah.

SATUJABAR, KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan kembali membuka ruang bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan melalui Kuningan Job Fair 2026 yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Ewangga, Rabu (15/7/2026). Sebanyak 40 perusahaan dari Kuningan, Brebes, Cirebon, Majalengka hingga Jabodetabek ambil bagian dengan menyediakan sekitar 5.000 lowongan kerja bagi para pencari kerja.

RelatedPosts

Gus Kikin Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031, Ini Profilnya

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031

Karhutla 2026: Kemenkes Terjunkan 848 Nakes

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., itu turut dihadiri Wakil Bupati Tuti Andriani, S.H., M.Kn., Sekretaris Daerah U. Kusmana, S.Sos., M.Si., unsur Forkopimda, pimpinan perusahaan, kepala SMK, serta ribuan pencari kerja dari berbagai wilayah.

Dalam sambutannya, Bupati Dian menegaskan bahwa penyelenggaraan Job Fair merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya generasi muda yang tengah mencari pekerjaan.

“Hari ini negara hadir, pemerintah daerah hadir di tengah-tengah masyarakat. Kita ingin memberikan ruang dan kesempatan seluas-luasnya bagi para pencari kerja untuk bertemu langsung dengan dunia usaha,” ujar Dian seperti dikabarkan Humas Pemkab Kuningan.

Menurutnya, berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kuningan mulai menunjukkan hasil. Angka pengangguran terbuka yang sebelumnya sempat menjadi salah satu yang tertinggi di Jawa Barat kini terus mengalami penurunan.

“Alhamdulillah kita sudah berada di jalur yang benar. Lapangan pekerjaan mulai terbuka dan berbagai program terus kita dorong agar angka pengangguran semakin turun,” katanya.

Bupati bahkan menargetkan penyelenggaraan Job Fair dapat dilakukan lebih dari sekali dalam setahun agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan kerja sesuai kompetensi yang dimiliki.

Optimisme tersebut juga diperkuat dengan rencana masuknya investasi baru ke Kabupaten Kuningan. Dian mengungkapkan, setelah penetapan RTRW, sebuah perusahaan asal Korea Selatan berencana membangun pabrik di Kuningan dengan nilai investasi sekitar Rp1,3 triliun yang diproyeksikan mampu menyerap hingga 10.000 tenaga kerja.

Selain mendorong masyarakat memperoleh pekerjaan, Dian mengajak generasi muda mulai membangun pola pikir sebagai pencipta lapangan kerja melalui kewirausahaan.

“Kesuksesan tidak selalu menjadi pencari kerja, tetapi juga bagaimana kita mampu menjadi pembuka lapangan pekerjaan. Pelatihan yang disiapkan pemerintah harus dimanfaatkan untuk membangun kemandirian,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar para pencari kerja tidak terlalu memilih pekerjaan pada tahap awal karier.

“Jangan pilih-pilih dulu pekerjaan. Semua orang sukses memulai dari bawah. Yang terpenting adalah membangun pengalaman, disiplin, bekerja sungguh-sungguh, dan menunjukkan prestasi,” pesannya.

Bupati turut mengajak perusahaan peserta Job Fair memberikan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik pekerjaan yang tersedia.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kuningan, Dr. H. Toto Toharudin, menjelaskan Job Fair 2026 tidak hanya menghadirkan ribuan lowongan kerja, tetapi juga layanan konsultasi karier, informasi bekerja ke luar negeri, hingga program pemagangan.

Selain itu, Disnakertrans menyiapkan program pelatihan berbasis kompetensi bagi 1.200 peserta melalui 70 paket pelatihan yang didukung Kementerian Ketenagakerjaan. Peserta akan memperoleh sertifikat, uang makan harian, seragam, konsumsi, hingga bantuan permodalan setelah menyelesaikan pelatihan.

Tak hanya itu, tahun ini juga tersedia program beasiswa bagi 50 peserta yang akan dipersiapkan untuk bekerja secara legal di Jepang.

Melalui rangkaian program tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap semakin banyak masyarakat terserap ke dunia kerja, angka pengangguran terus menurun, dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.

Tags: Kuningan Job Fair

Related Posts

Gus Kikin Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031, Ini Profilnya

Editor
31 Agustus 2026

BANDUNG – Gus Kikin atau K.H. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)...

Gus Kikin atau KH Abdul Hakim Mahfudz terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026–2031. Gus Kikin terpiliha lewat sidang anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).(Foto: Wikipedia)

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031

Editor
31 Agustus 2026

JOMBANG – Gus Kikin atau KH Abdul Hakim Mahfudz terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah...

Wakil Menteri Kesehatan RI Prof. Dante Saksono Harbuwono merespons karhutla dengan menerjunkan tenaga kesehatan.(Foto: Humas Kemenkes)

Karhutla 2026: Kemenkes Terjunkan 848 Nakes

Editor
31 Agustus 2026

JAKARTA – Karhutla atau kebakaran hutan dan lahan direspon Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dengan  cepat. Upaya dilakukan untuk memastikan masyarakat...

Reklame

Realisasi Pajak Kota Bandung Sudah Rp2,1 Triliun dari Target Rp3,6 Triliun

Editor
30 Agustus 2026

BANDUNG – Target pajak Kota Bandung tembus Rp2,1 triliun per Agustus 2026. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung menyebutkan capaian...

Ilustrasi aksi pencurian sepeda motor (curanmor).(Foto:Istimewa).

Curi Sepeda Motor di Parkiran Masjid di Bogor, 2 Maling Dihajar Massa

Editor
30 Agustus 2026

SATUJABAR, BOGOR--Aksi pencurian sepeda motor di parkiran masjid di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digagalkan warga. Dua pelaku menjadi 'bulan-bulanan' hingga...

Pelaku kejahatan diborgol

Rentenir Nyambi Jadi Pengedar Obat Keras di Sumedang Diringkus Polisi

Editor
30 Agustus 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Seorang rentenir 'bank keliling' di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, diringkus polisi karena nyambi menjadi pengedar obat keras tertentu (OKT)....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.