• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 26 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

11 Brand UMKM Jadi Mitra Metro Department Store

Editor
Jumat, 10 Juli 2026 - 02:04
Menteri Perdagangan Budi Santoso di acara penandatanganan kemitraan strategis UMKM dan Metro Departement Store di Trans Studio Mall Cibubur, Jawa Barat, Kamis (9/7). Mendag memastikan sinergi yang semakin kuat antara usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan ritel modern.(Foto: Humas Kemendag)

Menteri Perdagangan Budi Santoso di acara penandatanganan kemitraan strategis UMKM dan Metro Departement Store di Trans Studio Mall Cibubur, Jawa Barat, Kamis (9/7). Mendag memastikan sinergi yang semakin kuat antara usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan ritel modern.(Foto: Humas Kemendag)

SATUJABAR, CIBUBUR – Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan sinergi yang semakin kuat antara usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan ritel modern. Hal ini ditunjukkan dengan dijalinnya kemitraan antara 11 UMKM fesyen binaan Kementerian Perdagangan dan Metro Department Store. Mendag Busan menekankan, adanya kemitraan ini merupakan salah satu implementasi Program Pengamanan Pasar Dalam Negeri. Dalam hal ini, UMKM fesyen lokal yang berdaya saing akan berpeluang memperluas pasarnya dengan cara memenuhi standar ritel modern.

Hal tersebut disampaikan Mendag Busan saat menyaksikan dua penandatanganan kemitraan strategis di Trans Studio Mall Cibubur, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026). Capaian ini merupakan hasil proses kurasi ketat untuk menjadi mitra pemasok Metro Department Store. Kurasi dilaksanakan Kemendag bersama Metro Department Store terhadap 81 UMKM binaan Kemendag.

RelatedPosts

Kopi Kabupaten Bandung Barat Tembus Pasar Inggris

Pemkot Bandung dan Bank BJB Perkuat Kolaborasi Dorong UMKM

OJK: Kota Bandung Role Model Pemberdayaan UMKM dan Perang Melawan Rentenir

“Kita ingin pasar dalam negeri yang besar ini diisi oleh produk-produk lokal. Kita tidak anti terhadap produk asing, tetapi ingin produk lokal dapat berdampingan (co-branding) dan bersaing dengan produk asing. Masuknya produk dari 11 UMKM terpilih ke Metro Department Store menjadi bukti bahwa produk-produk tersebut telah mampu bersaing dengan produk asing,” ujar Mendag Busan melalui keterangannya.

Ada dua penandatanganan yang disaksikan Mendag Busan hari ini. Pertama, Nota Kesepahaman (MoU) Kemendag dengan Metro Department Store yang ditandatangani oleh Direktur Pemasaran Produk Dalam Negeri Kemendag, Dewi Rokhayati dan Komisaris Metro Department Store, H.H. Yong.

Kedua, kontrak dagang 11 UMKM fesyen dengan Metro Department Store. Jenama lokal tersebut, yaitu Bhumitala, Bersama Teman Hidup, Cya Wardrobe, Karimake, Dots Indonesia, HRG All, Lavanya, Cylvies, Jemma Modest, Yusuf.ind, dan Bendera.co. Kontrak dagang dengan 11 UMKM ini menjadi bentuk tindak lanjut MoU Kemendag dan Metro Department Store.

Mendag Busan menegaskan, Metro Department Store adalah mitra strategis untuk menjadi jalur distribusi potensial bagi produk UMKM, khususnya di sektor fesyen, alas kaki, dan aksesori. Metro Department Store saat ini memiliki 14 gerai di berbagai kota di Indonesia dengan rata-rata jumlah pengunjung mencapai 2,54 juta orang per tahun.

Menurut Mendag Busan, kemitraan dengan Metro Department Store mencerminkan semakin meningkatnya kualitas produk UMKM Indonesia sehingga mampu memenuhi standar ritel modern dan diterima pasar. Saat ini, produk lokal telah mendominasi sekitar 60 persen produk yang dipasarkan di Metro Department Store.

“Syarat utama bagaimana bisa masuk di Metro Department Store atau di ritel modern yang lainnya adalah kualitasnya, karena kualitas ini akan menjaga kepercayaan. Oleh karena itu, kami selalu sampaikan ke UMKM untuk terus mempertahankan kualitas sehingga mampu bersaing dengan produk-produk lainnya,” ujar Mendag Busan.

Mendag Busan menambahkan, Kemendag terus membuka kesempatan bagi UMKM untuk memperluas pemasarannya di dalam negeri melalui penguatan kemitraan dengan pelaku ritel modern. Sepanjang 2025 hingga 2026, Kemendag telah memfasilitasi 1.477 UMKM dalam program perluasan akses pasar dalam negeri melalui berbagai kegiatan.

Beberapa aktivitasnya, yaitu pameran dagang, penjajakan bisnis (business matching), Mall to Mall Expo, Pangan Nusa Expo, UMKM Goes to Ritel Modern, Program Teras Indonesia melalui kemitraan dengan IKEA, kemitraan dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero), serta berbagai program promosi lainnya.

Selain memperluas akses pasar bagi UMKM melalui kemitraan dengan ritel modern, Kemendag juga terus mendorong peningkatan konsumsi produk lokal melalui Program Belanja di Indonesia Aja (BINA) yang diselenggarakan bersama pelaku ritel modern. Melalui program tersebut, masyarakat didorong untuk berbelanja produk dalam negeri melalui berbagai promo dan potongan harga yang digelar secara berkala sepanjang tahun, antara lain pada momentum libur sekolah, Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI, dan momentum libur lainnya.

“Kita ada Program Belanja di Indonesia Aja. Ritel-ritel modern akan memberikan diskon pada berbagai momentum sepanjang tahun. Tujuannya untuk mendorong masyarakat datang ke mal untuk berbelanja,” ujar Mendag Busan.

Sementara itu, Presiden Komisaris Metro Department Store Anita Ratnasari Tanjung mengapresiasi sinergi dengan Kemendag dalam menghadirkan lebih banyak produk UMKM lokal ke jaringan Metro Department Store. Menurutnya, seluruh produk UMKM yang dipasarkan di Metro telah melalui proses kurasi sehingga memiliki kualitas, kreativitas, dan inovasi yang mampu memenuhi standar ritel modern.

“Kami berterima kasih atas dukungan penuh pemerintah terhadap produk-produk UMKM lokal Indonesia. Produk UMKM yang hadir di Metro Department Store telah melalui proses kurasi dan memiliki kualitas, kreativitas, serta inovasi yang baik. Kami sangat menyambut baik program yang diinisiasi Kemendag untuk terus mendorong UMKM lokal berkembang melalui kemitraan dengan ritel modern,” ujar Anita.

Sementara itu, Sekar Hapsari, pendiri Bhumitala, salah satu UMKM fesyen terpilih yang menjadi mitra pemasok Metro Department Store, mengapresiasi Kemendag dan Metro Department Store atas kesempatan yang diberikan kepada pelaku usaha lokal. “Kami mengapresiasi dukungan Kemendag dan Metro Department Store dalam memberikan ruang bagi kami, pemilik jenama fesyen lokal, untuk menjadi salah satu mitra pemasok bagi Metro Department Store,” ucap Sekar.

Tags: budi santosoMenteri PerdaganganMetro Departement Storeumkm

Related Posts

Kopi kabupaten Bandung

Kopi Kabupaten Bandung Barat Tembus Pasar Inggris

Editor
22 Agustus 2026

JAKARTA - Kementerian Perdagangan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat melepas ekspor 10 ton biji kopi mentah (green bean) produksi Java...

Sinergi bersama untuk meningkatkan kinerja UMKM.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung dan Bank BJB Perkuat Kolaborasi Dorong UMKM

Editor
21 Agustus 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung membuka keran akses pembiayaan yang lebih luas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah  atau...

Kota Bandung menjadi role model pemberdayaan UMKM dan pemberantasan rentenir.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

OJK: Kota Bandung Role Model Pemberdayaan UMKM dan Perang Melawan Rentenir

Editor
21 Agustus 2026

BANDUNG – OJK atau Otoritas Jasa Keuangan Jawa Barat menilai Kota Bandung layak menjadi contoh nasional dalam pengembangan usaha mikro,...

Bank Indonesia menyelenggarakan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 sebagai bentuk komitmen mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Bank Indonesia Gelar Karya Kreatif Indonesia 2026

Editor
20 Agustus 2026

JAKARTA - Bank Indonesia menyelenggarakan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 sebagai bentuk komitmen mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)...

Mendag Budi Santoso di Metro Department Store Cibubur, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis 9 Juli 2026. Dots Indonesia menjadi salah satu UMKM fesyen yang dikurasi Kemendag.(Foto: Humas Kemendag)

UMKM Business Matching Kemendag Catat Rp5,95 Triliun Per Semester I-2026

Editor
20 Agustus 2026

JAKARTA - Kementerian Perdagangan terus memperluas akses pasar internasional bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program penjajakan...

KDMP Cipelang Bogor.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

KDMP Cipelang Kab. Bogor Masuk Percontohan Nasional

Editor
20 Agustus 2026

CIBINONG –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus mendorong dan mendukung pengembangan inovasi yang dilakukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), termasuk inovasi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.