• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 10 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kunjungan PM Modi ke Prambanan Perkuat Diplomasi Budaya dan Pariwisata

Editor
Kamis, 09 Juli 2026 - 07:00
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi di Candi Prambanan Rabu 8 Juli 2026.(Foto: Dok. Kemenpar)

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi di Candi Prambanan Rabu 8 Juli 2026.(Foto: Dok. Kemenpar)

SATUJABAR, YOGYAKARTA — Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI menyambut baik kunjungan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi ke Indonesia, khususnya agenda kunjungan ke Candi Prambanan, Yogyakarta, yang menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan Indonesia dan India melalui budaya, spiritualitas, dan pariwisata.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat menyambut kunjungan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Candi Prambanan, Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).

RelatedPosts

Percepat Hilirisasi, Kemenperin Dukung Kawasan Industri Jadi PSN

Akses Jalan Trase Batutulis Kota Bogor Siap Dilintasi

Harga Emas Sabtu 10/10/2026 Antam Rp 2.592.000 Per Gram

Menteri Pariwisata (Menpar) Republik Indonesia Widiyanti Putri Wardhana menilai Indonesia dan India memiliki kedekatan peradaban yang kuat. Jejak hubungan kedua bangsa tercermin dalam seni, bahasa, sastra, arsitektur, tradisi spiritual, hingga kisah-kisah besar seperti Ramayana dan Mahabharata.

“Kami melihat kunjungan Perdana Menteri Modi ke Prambanan sebagai momentum yang sangat penting untuk memperkuat hubungan antar masyarakat atau people-to-people contact antara Indonesia dan India. Hubungan kedua negara bukan hanya hubungan diplomatik, tetapi juga hubungan budaya dan peradaban yang telah terbangun sejak lama,” kata Menteri Pariwisata saat mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Candi Prambanan, Yogyakarta, Rabu (8/7/2026) melalui keterangan resminya.

Candi Prambanan merupakan salah satu simbol kedekatan peradaban Indonesia dan India. Kompleks candi Hindu tersebut tidak hanya menghadirkan warisan arsitektur dan spiritualitas, tetapi juga memperlihatkan bagaimana nilai-nilai peradaban India diterima, diolah, dan diperkaya menjadi ekspresi kebudayaan yang khas Indonesia.

“Kami ingin menjadikan Prambanan sebagai salah satu jembatan penting dalam memperkuat hubungan pariwisata budaya dan spiritual antara Indonesia dan India. Bersama Bali, Prambanan memiliki kedekatan emosional dan spiritual yang kuat dengan wisatawan India,” kata Menteri Pariwisata.

Perkuat Kerja Sama Pariwisata

Peran aktif Kementerian Pariwisata RI dalam menjaga dan memperkuat hubungan dengan India tidak hanya ditunjukkan melalui dukungan terhadap persiapan kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Modi. Kementerian Pariwisata juga secara konsisten menjalankan berbagai upaya untuk meningkatkan kerja sama pariwisata kedua negara.

Indonesia dan India telah menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang kerja sama di bidang pariwisata pada 8 Februari 2000. Ruang lingkup kerja sama tersebut meliputi penelitian dan pengembangan, pendidikan dan pelatihan, promosi, MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions), investasi, serta kerja sama sektor swasta.

Pada 30 Mei 2018, Indonesia dan India juga sepakat membentuk Satuan Tugas Bersama atau Joint Task Force untuk meningkatkan konektivitas antara Kepulauan Andaman dan Nicobar dengan provinsi-provinsi di Pulau Sumatra. Inisiatif tersebut diarahkan untuk mendorong perdagangan, pariwisata, serta hubungan antarmasyarakat.

Tindak lanjut Satuan Tugas Bersama tersebut terus dilakukan hingga 2020, antara lain melalui promosi pariwisata bersama (joint tourism promotion), pengembangan paket wisata (development of tourism packages), serta pertukaran budaya (cultural exchanges).

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyambut kunjungan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Candi Prambanan, Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).(Foto: Dok. Kemenpar)
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyambut kunjungan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Candi Prambanan, Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).(Foto: Dok. Kemenpar)

Hubungan Indonesia dan India juga semakin diperkuat melalui berbagai forum kerja sama multilateral. Di antaranya kerja sama ASEAN–India terkait Pernyataan Bersama mengenai kerja sama dalam mendukung ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP). Kedua negara juga terlibat aktif dalam forum G20 dan UN Tourism.

India memegang Keketuaan BRICS pada 2026 dan akan menyelenggarakan sejumlah pertemuan terkait sektor pariwisata. Salah satunya Pertemuan Menteri Pariwisata BRICS yang dijadwalkan berlangsung pada 19–22 Agustus 2026 di Jaipur, Rajasthan, India.

India saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Indian Ocean Rim Association (IORA) dan bersama Indonesia memimpin Kelompok Kerja Ekonomi Biru atau Working Group on Blue Economy.

Dalam aspek promosi, Kementerian Pariwisata terus meningkatkan eksposur Candi Prambanan di pasar India dan internasional. Momentum kunjungan Perdana Menteri India dimanfaatkan sebagai sarana promosi bernilai tinggi atau high-value publicity untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan pariwisata Indonesia kepada masyarakat global.

Kementerian Pariwisata juga menekankan pentingnya memperluas konektivitas antara kota-kota di India dan berbagai destinasi di Indonesia. Penguatan konektivitas tidak hanya diperlukan untuk rute menuju Bali dan Jakarta, tetapi juga Yogyakarta, Jawa Tengah, serta berbagai destinasi pariwisata prioritas lainnya.

Kementerian Pariwisata turut mendorong pembukaan penerbangan langsung menuju Yogyakarta International Airport (YIA), antara lain melalui koordinasi dengan pemerintah India untuk membuka rute menuju YIA, serta mendorong Angkasa Pura memberikan insentif berupa pembebasan biaya pendaratan dan parkir pesawat atau free landing fee dan parking fee pada periode tertentu.

“Ke depan, Kemenpar akan terus berupaya dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menghadirkan paket wisata yang menarik sekaligus memperkuat konektivitas menuju Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Kami berharap semakin banyak wisatawan India mengunjungi destinasi pariwisata prioritas seperti Candi Prambanan, Borobudur, dan desa-desa wisata,” kata Menteri Pariwisata.

Dengan konektivitas yang semakin luas, peluang peningkatan kunjungan wisatawan, pertukaran budaya, kegiatan MICE, investasi pariwisata, serta pengembangan paket wisata berbasis budaya, spiritualitas, wellness, dan warisan budaya atau heritage diharapkan semakin terbuka.

Sebagai bagian dari upaya memberikan kemudahan dan fasilitasi bagi wisatawan India untuk berkunjung ke Indonesia, Kementerian Pariwisata juga telah mendorong India untuk masuk dalam skema Bebas Visa Kunjungan (BVK) bagi turis. Usulan tersebut saat ini masih dalam proses pembahas dibawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi Republik Indonesia.

Kedekatan budaya Indonesia dan India juga menjadikan sejumlah destinasi di Indonesia memiliki potensi kuat untuk dikembangkan bagi pasar wisatawan India, khususnya pada segmen wisata spiritual dan budaya. Sejak 2025, pemerintah Indonesia mengembangkan peringatan Siwaratri dan Mahasiwaratri sebagai bagian dari kegiatan keagamaan dan budaya yang berpotensi menarik wisatawan mancanegara asal India.

Berbagai kegiatan lain juga terus dikembangkan untuk memperkuat daya tarik kawasan Prambanan, antara lain Prambanan Shiwa Festival, Prambanan Jazz Festival, serta beragam kegiatan budaya dan pariwisata lainnya.

Kementerian Pariwisata memandang India sebagai salah satu pasar sekaligus mitra penting bagi pengembangan pariwisata Indonesia. Adapun jumlah kunjungan wisatawan mancanegara asal India dari Januari hingga Mei 2026 sebesar 298.450 kunjungan, meningkat (+0.40%) dari tahun sebelumnya pada periode yang sama.

Kunjungan wisatawan India juga menunjukan tren positif selama periode 2023 hingga 2025, yaitu bertumbuh dari 606.439 di tahun 2023 menjadi 734.490 di tahun 2025.Tren pertumbuhan kunjungan wisatawan India yang positif ini menunjukkan meningkatnya minat dan permintaan pasar India terhadap perjalanan wisata ke Indonesia.

Hubungan pariwisata kedua negara diharapkan tidak hanya tumbuh dari sisi jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga melalui peningkatan kualitas pengalaman wisata, penguatan kedekatan budaya, serta interaksi antarmasyarakat yang semakin erat. Kementerian Pariwisata berharap kunjungan Perdana Menteri Modi dapat semakin meningkatkan eksposur pariwisata Indonesia, khususnya Candi Prambanan sebagai destinasi wisata budaya berkelas dunia.

“Melalui momentum kunjungan Perdana Menteri Modi, kami berharap dapat semakin memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia di mata wisatawan India dan komunitas internasional,” ucap Menteri Pariwisata.

Tags: Kunjungan PM India

Related Posts

Menperin Muhammad Sarmuji menjelaskan tentang industri hijau.(Foto: Humas Kemenperin)

Percepat Hilirisasi, Kemenperin Dukung Kawasan Industri Jadi PSN

Editor
10 Oktober 2026

BANDUNG - Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menegaskan pentingnya mengakselerasi pengembangan kawasan industri sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) guna mempercepat hilirisasi,...

Penanaman pohon di pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita, Jumat (9/10/2026).(Foto: Diskominfo Kota Bogor)

Akses Jalan Trase Batutulis Kota Bogor Siap Dilintasi

Editor
10 Oktober 2026

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama Kepala UPTD Wilayah Pelayanan I Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Sabtu 10/10/2026 Antam Rp 2.592.000 Per Gram

Editor
10 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Sabtu 10/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.592.000 per gram...

Gunung Anak Krakatay di Selat Sunda.(Image: Google)

Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Level III (Siaga)

Editor
10 Oktober 2026

JAKARTA — Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) secara resmi menaikkan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau di...

Kapolres Garut, AKBP Niko Nurullah Adi Putra.(Foto:Istimewa).

Praktik Pemalsuan Obat Herbal, Polres Garut Tangkap 4 Pelaku

Editor
10 Oktober 2026

SATUJABAR, GARUT--Praktek pemalsuan obat herbal di Kabupaten Garut, Jawa Barat, dibongkar polisi setelah dilaporkan korbannya. Empat orang pelaku ditangkap. Kapolres...

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Puji Raharjo.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Kemenhaj Cabut Izin KBIHU Al-Fatah Purwakarta

Editor
10 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia secara resmi menjatuhkan sanksi administratif berupa pencabutan izin penyelenggaraan bimbingan dan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.