• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 24 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Yang Perlu Diketahui Tentang Jalan Braga Bandung

Editor
Senin, 13 November 2023 - 02:03
Kota Bandung Ujung Jalan Braga

Kota Bandung (pexels)

RelatedPosts

15 Karya Budaya Cirebon Ditetapkan Warisan Budaya Takbenda Jawa Barat

Bupati Kuningan Guyub Warga di Acara Marak Ikan

Ngobeng Ikan di Bawah Jembatan Baru Dibangun

Jalan Braga di Bandung, Jawa Barat, Indonesia, memiliki sejarah yang kaya dan menjadi salah satu tempat yang ikonik di kota ini. Berikut adalah cerita tentang Jalan Braga:
Asal Usul Nama:
Nama “Braga” diyakini berasal dari bahasa Belanda, yaitu “de Bragaweg” atau “Jalan Braga.” Pada masa kolonial Belanda, Jalan Braga menjadi pusat kehidupan perkotaan di Bandung.
Pusat Kegiatan Sosial:
Pada abad ke-19, Jalan Braga menjadi pusat kegiatan sosial dan budaya di Bandung. Para pejabat Belanda, pedagang, dan orang-orang kaya Bandung sering berkumpul di sini. Banyak toko, kafe, dan tempat hiburan bermunculan di sepanjang jalan ini.
Arsitektur Kolonial Belanda:
Bangunan-bangunan di sepanjang Jalan Braga mengusung arsitektur kolonial Belanda yang klasik. Bangunan-bangunan tersebut mencerminkan kejayaan masa lalu dan memberikan daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang menyukai arsitektur bersejarah.
Era Kemerdekaan:
Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, Jalan Braga tetap menjadi salah satu pusat aktivitas di Bandung. Walaupun beberapa bangunan mengalami kerusakan selama masa perjuangan, banyak dari mereka berhasil dipertahankan dan direstorasi.
Zaman Keemasan:
Pada tahun 1920-an hingga 1960-an, Jalan Braga mencapai masa kejayaannya. Banyak bioskop, teater, dan toko-toko elegan hadir di sini, menjadikannya pusat kehidupan malam dan hiburan di Bandung.
Pergeseran Fungsi:
Seiring berjalannya waktu, fungsi Jalan Braga berubah. Beberapa bangunan bersejarah beralih fungsi menjadi kantor, bank, atau toko modern. Namun, upaya pelestarian dan revitalisasi terus dilakukan untuk mempertahankan ciri khasnya.
Revitalisasi dan Pusat Kuliner:
Pada awal abad ke-21, pemerintah setempat melakukan program revitalisasi untuk menghidupkan kembali pesona Jalan Braga. Beberapa area pejalan kaki diperlebar, dan fasilitas publik ditingkatkan. Jalan Braga kini juga menjadi tujuan kuliner dengan banyak kafe, restoran, dan warung yang menawarkan berbagai hidangan.
Pusat Wisata dan Kebudayaan:
Saat ini, Jalan Braga menjadi salah satu tempat wisata utama di Bandung. Pengunjung dapat menikmati atmosfer bersejarah, berjalan-jalan di sepanjang jalan yang dipenuhi dengan bangunan bersejarah, dan menikmati kuliner di berbagai tempat makan yang tersedia.
Jalan Braga menjadi simbol keindahan sejarah dan kehidupan kota Bandung. Sementara itu, usaha pelestarian dan pengembangan terus dilakukan untuk memastikan bahwa pesonanya tetap terjaga dan diteruskan ke generasi berikutnya.
Tags: Jalan Braga Bandung

Related Posts

Perajin batik dengan motif trusmi di Kabupaten Cirebon.(Foto: Diskominfo Kabupaten Cirebon)

15 Karya Budaya Cirebon Ditetapkan Warisan Budaya Takbenda Jawa Barat

Editor
24 Juni 2026

15 Karya budaya asli Kabupaten Cirebon resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Jawa Barat. KABUPATEN CIREBON — Aroma Sega...

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menabur ikan ke sungai untuk diburu warga.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Bupati Kuningan Guyub Warga di Acara Marak Ikan

Editor
21 Juni 2026

SATUJABAR, KUNINGAN - Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menghadiri kegiatan Marak Ikan Bersama Bupati yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan...

Ngobeng ikan di Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan0

Ngobeng Ikan di Bawah Jembatan Baru Dibangun

Editor
18 Juni 2026

Suasana berbeda terlihat di bawah Jembatan Tentara Pelajar Batalyon 400 Brigade XVII, Desa Cijemit, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan, Rabu (17/6/2026)....

Bupati Sukabumi Asep Japar menyerahkan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan secara simbolis kepada para nelayan.(Foto: Dok. Diskominfo Kab Sukabumi)

Syukuran Nelayan Ujunggenteng di Mata Bupati Asep Japar

Editor
16 Juni 2026

Syukuran Nelayan Ujunggenteng memasuki usia ke-60 membawa kesan mendalam bagi Bupati Sukabumi Asep Japar. Baginya, menghadiri puncak peringatan itu tak...

Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Pidie Jaya Aceh yang hilang diterjang banjir pada akhir November 2025.(Foto: Dok. Humas Kemenag)

Kisah Madrasah yang Hilang Di Terjang Banjir Aceh

Editor
14 Juni 2026

Bencana yang terjadi pada November 2025 itu sungguh memilukan melanda Kawasan Sumatra di bagian utara antara lain Aceh, Sumatra Utara,...

Suasana pagelaran wayang golek di Jasingan Bogor.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Pagelaran Wayang 4 Dalang di Jasinga Bogor

Editor
12 Juni 2026

Pagelaran Wayang Golek 4 Dalang yang menampilkan para seniman pewayangan ternama, yakni Dadan Sunandar Sunarya, Arie Sunarya, Khanha Ade Kosasih...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.