• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 8 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Sales Mission Kemenpar Penetrasi Pasar Korsel

Editor
Selasa, 23 Juni 2026 - 08:08
Sales Mission Kemenpar di Busan Korsel.(Foto: Dok. Kemenpar)

Sales Mission Kemenpar di Busan Korsel.(Foto: Dok. Kemenpar)

Sales Mission Kemenpar 2026 bagian dari promosi pada Seoul International Travel Fair (SITF) 2026 yang fokus untuk mempererat kemitraan antara pelaku industri pariwisata Indonesia dan Korea Selatan.

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus memperkuat pemasaran pariwisata Indonesia di Korea Selatan (Korsel) melalui penyelenggaraan Indonesia Sales Mission 2026 di Busan dan Gwangju pada 10–12 Juni 2026.

RelatedPosts

Asap Karhutla Selimuti Kota Palembang, Warga Diimbau Gunakan Masker

Presiden Prabowo: Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik Bukti Nyata Strategi Hilirisasi Indonesia

34 Jemaah Umrah Asal Bekasi Sempat Tertahan di Kualanamu

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (22/6), mengatakan bahwa Indonesia Sales Mission 2026 merupakan bagian dari rangkaian promosi pada Seoul International Travel Fair (SITF) 2026 yang difokuskan untuk mempererat kemitraan antara pelaku industri pariwisata Indonesia dan Korea Selatan. Selain juga untuk meningkatkan kunjungan wisatawan berkualitas dari salah satu pasar utama pariwisata Indonesia.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, saat menjelaskan penyelenggaraan Indonesia Sales Mission 2026 di Busan dan Gwangju pada 10–12 Juni 2026.

“Melalui sales mission ini, kami ingin memperkuat kerja sama antara pelaku industri pariwisata Indonesia dan Korea Selatan sekaligus mendorong peningkatan kunjungan wisatawan berkualitas yang memiliki minat terhadap produk wisata luxury, marine, wellness, dan gastronomi Indonesia,” ucap Ni Made Ayu Marthini.

Korea Selatan merupakan salah satu pasar prioritas bagi pariwisata Indonesia. Sepanjang 2025, jumlah kunjungan wisatawan Korea Selatan ke Indonesia mencapai 496.862 orang atau meningkat 13,97 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tren positif tersebut menjadi modal penting untuk terus memperluas penetrasi pasar melalui promosi yang lebih terarah dan kolaboratif.

Dalam kegiatan yang didukung Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Busan tersebut, Kementerian Pariwisata menggandeng delapan pelaku industri pariwisata Indonesia untuk mempromosikan berbagai destinasi unggulan, antara lain Bali, Batam, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Jawa Timur, dan Jakarta.

Selama kegiatan berlangsung, para seller dari Indonesia dipertemukan dengan sekitar 27 hingga 30 buyer potensial melalui sesi business matching dan tabletop meeting. Pertemuan bisnis tersebut membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam pengembangan paket wisata dan pemasaran destinasi Indonesia di pasar Korea Selatan.

“Pelaksanaan sales mission di Busan dan Gwangju menghasilkan potensi kunjungan wisatawan sebanyak 3.470 orang dengan estimasi potensi devisa sekitar Rp9,4 miliar. Capaian ini menunjukkan tingginya minat pasar Korea Selatan terhadap destinasi dan produk pariwisata Indonesia,” kata Made.

Selain kegiatan sales mission, Kementerian Pariwisata yang diwakili Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara II juga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Gwangju Metropolitan City Tourism Association (GMCTA) di Gwangju.

Kerja sama tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi promosi dan pemasaran pariwisata kedua belah pihak melalui penyelenggaraan kegiatan bisnis (business-to-business/B2B), seminar, travel mart, serta pertukaran informasi mengenai perkembangan pasar dan industri pariwisata.

Melalui penguatan kemitraan internasional dan kolaborasi dengan pelaku industri, Kementerian Pariwisata optimistis dapat memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing destinasi Indonesia di pasar Korea Selatan sehingga mampu mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan berkualitas yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Tags: Sales Mission Kemenpar

Related Posts

Situasi kabut asap yang menyelimuti Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, pada Kamis (8/10). Kondisi yang terjadi sejak pagi hari mengganggu aktivitas masyarakat setempat. (Foto: Bidang Komunikasi Kebencanaan/Desna Dwinda Jatnika)

Asap Karhutla Selimuti Kota Palembang, Warga Diimbau Gunakan Masker

Editor
8 Oktober 2026

PALEMBANG – Di tengah upaya penanganan intensif pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan, kabut asap masih dirasakan...

Presiden Prabowo Subianto saat sambutan di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Kamis (08/10/2026).(Foto: Kemenhaj)

Presiden Prabowo: Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik Bukti Nyata Strategi Hilirisasi Indonesia

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk terus melanjutkan strategi hilirisasi industri nasional sebagai bagian dari upaya memperkuat...

haji,umrah,masjid,arafah,religi

34 Jemaah Umrah Asal Bekasi Sempat Tertahan di Kualanamu

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Sebanyak 34 jemaah umrah asal Bekasi dan Jakarta sempat tertahan di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara,...

Jemaah haji 2026 tiba di Bandara Kertajati Majalengka.(Foto: Humas Kemenhaj)

Biaya Haji 2027 Disubsidi Rp 3 Juta, MUI Apresiasi

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Prof KH  Asrorun Niam Sholeh, memberikan apresiasi terhadap kebijakan Presiden Prabowo...

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin.(Foto:Istimewa).

Tersangka Korupsi Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin Dicekal ke Luar Negeri

Editor
8 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat mengeluarkan surat pencekalan bepergian ke luar negeri buat Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin. Syaefudin telah...

Presiden Prabowo Subianto secara resmi memulai komersialisasi dan groundbreaking 11 ekosistem hilirisasi nikel di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Kamis (08/10/2026).(Foto: BPMI Setneg)

Presiden Prabowo Resmikan 11 Ekosistem Hilirisasi Nikel Rp 180 Triliun

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto secara resmi memulai komersialisasi dan groundbreaking 11 ekosistem hilirisasi nikel dengan total keseluruhan nilai investasi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.