• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 8 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Menteri PPPA Desak Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Keji Wanita Muda di Bandung

Editor
Senin, 22 Juni 2026 - 05:29
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi.(Foto:Istimewa).

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, JAKARTA–Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, mendesak pihak kepolisian segera menangkap pelaku aksi penyekapan dan penganiayaan berat terhadap YT, wanita muda asal Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Aksi penyekapan dan penganiayaan keji pelaku, mengundang keprihatian, karena mengalami luka berat fisik dan psikis, hingga korban juga harus kehilangan penglihatannya di mata kiri.

“Kami sangat prihatin atas kondisi yang menimpa korban, setelah mengalami tindak kekerasan keji dalam waktu sangat panjang, hingga menimbulkan luka fisik dan psikis yang serius. Korban harus memperoleh perlindungan, pendampingan hukum, serta pemulihan maksimal,” ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, dalam siaran persnya, Senin (22/06/2026).

RelatedPosts

Asap Karhutla Selimuti Kota Palembang, Warga Diimbau Gunakan Masker

Presiden Prabowo: Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik Bukti Nyata Strategi Hilirisasi Indonesia

34 Jemaah Umrah Asal Bekasi Sempat Tertahan di Kualanamu

Arifah mendesak pihak kepolisian bisa segera menangkap pelaku, dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Korban diduga disekap dan mengalami penganiayaan secara keji pelaku berinisial TH, sejak tiga tahun menghilang dari keluarganya.

Kementerian PPPA juga meminta penanganan kasus tidak berhenti pada proses hukum. Pendampingan dan pemulihan kondisi korban, baik fisik maupun psikisnya, yang menjadi bagian penting dan harus dilakukan secara menyeluruh.

Arifah menegaskan, UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Jawa Barat, telah melakukan koordinasi dengan rumah sakit, kepolisian, serta mengajukan perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). UPTD PPA juga mendampingi keluarga korban dalam proses pelaporan tindak pidana penganiayaan berat ke Polda Jawa Barat.

“Kementerian PPPA bersama UPTD PPA Jawa Barat, terus berkoordinasi dengan penyidik Polda Jawa Barat, tim medis Rumah Sakit Hasan Sadikin, LPSK, dan pihak terkait lainnya, untuk memastikan proses hukum dan pemulihan korban berjalan optimal. Pendampingan hukum juga diberikan koordinasi dengan Tim Hukum Jabar Istimewa,” tegas Arifah.

Selain pendampingan hukum, korban juga akan menjalani asesmen lanjutan, konseling dan pemeriksaan psikologis. Upaya tersebut, untum membantu proses pemulihan mental serta emosional pasca kekerasan serius dan berlangsung lama yang dialami korban.

“Pemulihan korban harus dilakukan secara komprehensif, karena dampak kekerasan yang dialaminya tidak hanya meninggalkan luka fisik, tetapi juga trauma mendalam. Karena itu, kami memastikan korban akan mendapatkan asesmen, layanan konseling, dan pendampingan psikologis yang dibutuhkan untuk membantu proses pemulihannya,” ungkap Arifah.

Keluarga korban juga akan mendapat dukungan psikologis, agar menjadi pendukung dalam proses pemulihan korban.

Kementerian PPPA juga mengajak masyarakat tidak diam saat mengetahui adanya kasus kekerasan terhadap perempuan maupun anak di sekitarnya. Keberanian melaporkannya merupakan langkah penting menghentikan rantai kekerasan dan korban-korban lainnya

“Keberanian untuk melapor adalah langkah yang penting dalam memutus rantai kekerasan, sekaligus bentuk perlawanan atas ketidakadilan dan membuka jalan bagi korban lain untuk bersuara. Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan, agar tidak ada lagi korban-korban lain yang mengalami penderitaan serupa, dan semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan peristiwa serupa tidak terulang,” tutup Arifah.

Tags: Arifah Fauzijawa baratKabupaten BandungMenteri PPPA Desak Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Keji Wanita Mudapolda jawa barat

Related Posts

Situasi kabut asap yang menyelimuti Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, pada Kamis (8/10). Kondisi yang terjadi sejak pagi hari mengganggu aktivitas masyarakat setempat. (Foto: Bidang Komunikasi Kebencanaan/Desna Dwinda Jatnika)

Asap Karhutla Selimuti Kota Palembang, Warga Diimbau Gunakan Masker

Editor
8 Oktober 2026

PALEMBANG – Di tengah upaya penanganan intensif pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan, kabut asap masih dirasakan...

Presiden Prabowo Subianto saat sambutan di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Kamis (08/10/2026).(Foto: Kemenhaj)

Presiden Prabowo: Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik Bukti Nyata Strategi Hilirisasi Indonesia

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk terus melanjutkan strategi hilirisasi industri nasional sebagai bagian dari upaya memperkuat...

haji,umrah,masjid,arafah,religi

34 Jemaah Umrah Asal Bekasi Sempat Tertahan di Kualanamu

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Sebanyak 34 jemaah umrah asal Bekasi dan Jakarta sempat tertahan di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara,...

Jemaah haji 2026 tiba di Bandara Kertajati Majalengka.(Foto: Humas Kemenhaj)

Biaya Haji 2027 Disubsidi Rp 3 Juta, MUI Apresiasi

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Prof KH  Asrorun Niam Sholeh, memberikan apresiasi terhadap kebijakan Presiden Prabowo...

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin.(Foto:Istimewa).

Tersangka Korupsi Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin Dicekal ke Luar Negeri

Editor
8 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat mengeluarkan surat pencekalan bepergian ke luar negeri buat Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin. Syaefudin telah...

Presiden Prabowo Subianto secara resmi memulai komersialisasi dan groundbreaking 11 ekosistem hilirisasi nikel di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Kamis (08/10/2026).(Foto: BPMI Setneg)

Presiden Prabowo Resmikan 11 Ekosistem Hilirisasi Nikel Rp 180 Triliun

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto secara resmi memulai komersialisasi dan groundbreaking 11 ekosistem hilirisasi nikel dengan total keseluruhan nilai investasi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.