• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 8 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Dieng Caldera Race 2026, Wamenpar: Destinasi Sport Tourism

Editor
Senin, 22 Juni 2026 - 03:38
Dieng Caldera Race 2026.(Foto: Dok. Humas Kemenpar)

Dieng Caldera Race 2026.(Foto: Dok. Humas Kemenpar)

Dieng Caldera Race 2026 mempertandingkan kategori 10K, 25K, 45K, dan 85K, menawarkan lanskap alam yang memukau.

SATUJABAR, WONOSOBO – Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa mengapresiasi penyelenggaraan Dieng Caldera Race 2026 yang dinilai berhasil memadukan olahraga, pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi lokal sekaligus memperkuat posisi Wonosobo sebagai destinasi sport tourism unggulan Indonesia.

RelatedPosts

Gerhana Matahari Total 12 Agustus Tak Terlihat di Indonesia

Festival Budaya Lembah Baliem Dorong Ekonomi Wamena

Marbot Masjid di Purwakarta Dibunuh Tetangga karena Sakit Hati

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, menyerahkan penghargaan kepada pemenang Dieng Caldera Race 2026 Kategori 85K di Perkebunan Teh Tambi, Wonosobo, Jawa Tengah, Minggu (21/6/2026).

“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Dieng Caldera Race 2026. Caldera Race lebih dari sekadar ajang lari, melainkan pengalaman yang memadukan olahraga, alam, dan budaya dalam satu rangkaian yang berkesan,” kata Wamenpar Ni Luh Puspa saat menyerahkan penghargaan kepada para pelari Dieng Caldera Race 2026 di Perkebunan Teh Tambi, Wonosobo, Jawa Tengah, Minggu (21/6/2026).

Wamenpar menilai penyelenggaraan event olahraga berbasis destinasi seperti Dieng Caldera Race mampu mendorong pergerakan wisatawan, meningkatkan okupansi penginapan, serta membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM dan masyarakat sekitar.

Menurut Wamenpar, Wonosobo sebagai gerbang menuju kawasan Dataran Tinggi Dieng merupakan salah satu ikon pariwisata Indonesia yang menawarkan perpaduan keindahan bentang alam vulkanik, kekayaan budaya, serta keramahan masyarakat yang tetap terjaga hingga saat ini.

Melalui Dieng Caldera Race 2026 yang mempertandingkan kategori 10K, 25K, 45K, dan 85K, peserta dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara diajak menikmati lanskap alam yang memukau, mulai dari Perkebunan Teh Tambi, Gunung Sindoro, Puncak Sikendil, hingga Gunung Sibuthak.

“Pada akhirnya, Dieng Caldera Race bukan hanya sebuah ajang lari, tetapi juga menjadi media promosi pariwisata yang sangat efektif. Saya memberikan apresiasi kepada penyelenggara dan Pemerintah Kabupaten Wonosobo yang konsisten mendukung penyelenggaraan acara ini,” kata Wamenpar.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenpar juga mengajak seluruh peserta untuk mengeksplorasi lebih jauh berbagai daya tarik wisata di Wonosobo. Salah satunya adalah agrowisata Perkebunan Teh Tambi yang menawarkan pengalaman menikmati hamparan kebun teh sekaligus mempelajari proses pengolahan teh melalui pabrik yang telah berdiri sejak masa kolonial Belanda.

“Saya tadi berkeliling di Pabrik Teh Tambi. Agrowisata ini sangat menjanjikan karena menghadirkan pengalaman edukatif. Setelah mengikuti lomba, para pelari dapat melanjutkan perjalanan bersama keluarga untuk menikmati wisata edukasi yang menarik,” kata Wamenpar Ni Luh Puspa.

Lebih lanjut, Wamenpar menjelaskan bahwa penyelenggaraan event seperti Dieng Caldera Race bukan hanya berfungsi sebagai sarana promosi destinasi, tetapi juga menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas destinasi sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Menurutnya, keberhasilan sebuah event tidak hanya diukur dari konsistensi penyelenggaraannya, tetapi juga dari besarnya dampak yang mampu dirasakan oleh masyarakat lokal.

“Dalam kesempatan lain Bupati Wonosobo menyampaikan bahwa setiap penyelenggaraan Dieng Caldera Race, seluruh penginapan di Wonosobo terisi penuh. Bahkan kini mulai banyak investasi di sektor perhotelan yang masuk ke Wonosobo. Inilah salah satu bukti nyata bahwa penyelenggaraan event mampu menggerakkan ekonomi daerah,” ucap Wamenpar.

Oleh karena itu, Wamenpar berharap Dieng Caldera Race terus berkembang sebagai salah satu ikon  sport tourism Indonesia yang mampu menarik semakin banyak wisatawan domestik maupun mancanegara.

Tags: diengDieng Caldera Race 2026Wamenpar

Related Posts

Gerhana matahari total.(Image: BMKG)

Gerhana Matahari Total 12 Agustus Tak Terlihat di Indonesia

Editor
8 Agustus 2026

Gerhana Matahari Total yang terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026 mendatang, tidak dapat diamati dari wilayah Indonesia., menurut BMKG. SATUJABAR,...

Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026.(Foto: Dok. Humas Kemenpar)

Festival Budaya Lembah Baliem Dorong Ekonomi Wamena

Editor
8 Agustus 2026

Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026 menjadi salah satu pengungkit pariwisata sekaligus ekonomi masyarakat di Papua Pegunungan. SATUJABAR, WAMENA -...

Ilustrasi aksi penganiayaan.(Foto:Istimewa).

Marbot Masjid di Purwakarta Dibunuh Tetangga karena Sakit Hati

Editor
8 Agustus 2026

SATUJABAR, PURWAKARTA--Kasus kematian marbot masjid di Kabupaten Purwakarta, saat hendak mengumandangkan Adzan Dzuhur, berhasil diungkap polisi. Korban yang ditemukan tewas...

Barang bukti minuman keras di gudang penyimpanan yang digerebek Unit Reskrim Polsek Pameungpeuk, Kabupaten Bandung.(Foto:Istimewa).

Polisi Bongkar Gudang Miras Ilegal Berkedok Bengkel Las di Bandung, Ribuan Botol Disita

Editor
8 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Sebuah bengkel las di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, digerebek polisi karena menjadi tempat menyimpan minuman keras (miras) ilegal. Dari...

Kepala BGN Sudaryono.(Foto: Humas BGN)

Sudaryono: 66 Kepala SPPG Diberhentikan Tidak Hormat

Editor
8 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Sudaryono, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menindak tegas dengan memproses pemberhentian secara tidak hormat kepada 66 Kepala...

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima kunjungan silaturahmi Dosen Praktisi Industri Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Unpad), Dr. Chung KyongHo, di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (6/8/2026).(Foto: Muhamad Azi Zulhakim/Diskominfo Kab. Garut)

Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Inovasi Budidaya Stroberi dan Bawang

Editor
8 Agustus 2026

SATUJABAR, GARUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendorong inovasi di sektor pertanian. Salah...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat