• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 3 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Stasiun ‘Ngunut’ di Tulungagung, Penjaga Konektivitas

Editor
Jumat, 19 Juni 2026 - 03:14
Oleh Rizal Febri Ardiansyahhttps://id.wikipedia.org/wiki/Pengguna:Rizal_Febri - Karya sendiri, CC BY-SA 4.0, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=86450497

Oleh Rizal Febri Ardiansyahhttps://id.wikipedia.org/wiki/Pengguna:Rizal_Febri - Karya sendiri, CC BY-SA 4.0, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=86450497

SATUJABAR, JAKARTA- Setiap stasiun kereta api memiliki cerita tentang mobilitas masyarakat. Di balik bangunan yang sederhana, stasiun menjadi ruang pertemuan antara sejarah, aktivitas ekonomi, dan perjalanan warga yang terus berlangsung dari waktu ke waktu.

Stasiun Ngunut menjadi salah satu simpul penting di sisi timur Kabupaten Tulungagung. Stasiun kelas 2 di wilayah Daop 7 ini berada di Kelurahan Ngunut, Kecamatan Ngunut, dan melayani masyarakat yang bepergian menuju Tulungagung, Blitar, Kediri, Malang, Surabaya, hingga Jakarta.

RelatedPosts

Buntut Penebangan Pohon Jalan Riau, Izin Usaha Diperiksa

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Menhub: Semua Hak Korban Dipenuhi

Wisman ke Jabar Naik 97,93 Persen

Secara historis, keberadaan Stasiun Ngunut berkaitan dengan pengembangan jaringan kereta api di lintas Blitar–Tulungagung–Kediri. Lintas ini menjadi bagian dari jaringan penting yang menghubungkan pusat-pusat permukiman, perdagangan, pertanian, dan kegiatan masyarakat di Jawa Timur bagian selatan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, Stasiun Ngunut memiliki peran yang dekat dengan kehidupan sehari-hari warga. Stasiun ini melayani pelanggan yang bepergian untuk bekerja, bersekolah, berdagang, mengakses layanan publik, bertemu keluarga, hingga melanjutkan perjalanan ke kota lain.

“Stasiun Ngunut memperlihatkan bagaimana kereta api tetap menjadi bagian penting dari mobilitas masyarakat daerah. Kehadirannya membantu warga menjangkau pusat pendidikan, tempat kerja, pasar, layanan kesehatan, dan kota-kota lain dengan perjalanan yang lebih terjadwal dan terjangkau,” katanya melalui keterangan resmi.

Berdasarkan data KAI, sepanjang Januari–Mei 2026 terdapat 5.248 pelanggan naik dari Stasiun Ngunut. Angka tersebut meningkat 12,47 persen dibanding periode yang sama pada 2025 sebanyak 4.666 pelanggan. Pada periode yang sama, pelanggan turun di Stasiun Ngunut mencapai 4.487 pelanggan, tumbuh 10,87 persen dibanding Januari–Mei 2025 sebanyak 4.047 pelanggan.

Secara total, pergerakan pelanggan naik dan turun di Stasiun Ngunut pada Januari–Mei 2026 mencapai 9.735 pelanggan. Jumlah tersebut meningkat 11,73 persen dibanding periode yang sama pada 2025 sebanyak 8.713 pelanggan. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa layanan di Stasiun Ngunut tetap menjadi pilihan masyarakat untuk mobilitas harian maupun perjalanan antarkota.

Peran tersebut semakin kuat karena Ngunut memiliki basis penduduk dan aktivitas ekonomi yang besar. Merujuk publikasi BPS Kecamatan Ngunut Dalam Angka 2025, wilayah ini terdiri dari 18 desa/kelurahan dengan penduduk sekitar 85 ribu jiwa. Komposisi penduduk, kepadatan permukiman, aktivitas perdagangan, serta sebaran fasilitas pendidikan dan kesehatan membuat kebutuhan transportasi publik di wilayah ini terus terjaga.

Ngunut juga dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi di Tulungagung bagian timur. Lokasi stasiun yang dekat dengan Pasar Rakyat Ngunut, kawasan pertokoan, layanan perbankan, fasilitas kesehatan, dan pusat kegiatan masyarakat membuat kereta api menjadi bagian dari ekosistem mobilitas warga.

Selain perdagangan, kawasan Ngunut dan sekitarnya juga ditopang oleh aktivitas pertanian, usaha kecil, industri rumah tangga, serta sentra produksi masyarakat. Keterhubungan melalui kereta api membantu warga memperluas akses menuju peluang kerja, pendidikan, layanan perkotaan, dan pusat ekonomi regional tanpa bergantung sepenuhnya pada kendaraan pribadi.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Stasiun Ngunut melayani sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh dan lokal. Pada layanan jarak jauh, pelanggan dapat memanfaatkan KA Brantas, KA Singasari, dan KA Matarmaja. Untuk mobilitas regional di Jawa Timur, pelanggan juga dilayani Commuter Line Dhoho dan Commuter Line Penataran.

“Bagi masyarakat Ngunut, stasiun adalah akses menuju kesempatan yang lebih luas. Dari stasiun ini, warga dapat berangkat bekerja, menempuh pendidikan, menjalankan aktivitas perdagangan, dan menjaga hubungan keluarga antarkota. Karena itu, KAI terus menjaga layanan di stasiun-stasiun daerah agar manfaat kereta api semakin dirasakan Masyarakat.”

Akses kereta api juga membuka peluang wisata di sekitar Tulungagung bagian timur. Pelanggan dapat menjadikan Stasiun Ngunut sebagai salah satu pintu perjalanan menuju destinasi seperti Ranu Gumbolo, Puncak Jowin, kawasan kuliner sekitar Pasar Ngunut, serta berbagai tujuan wisata lain di Tulungagung dan Blitar.

Tags: Stasiun Ngunut

Related Posts

Lokasi penebangan pohon di Jalan Riau Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Buntut Penebangan Pohon Jalan Riau, Izin Usaha Diperiksa

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperluas penanganan kasus dugaan penebangan 10 pohon peneduh di Jalan LLRE Martadinata...

Kebakaran menimpa Kapal Motor Mutiara Sentosa II di perairan Laut Jawa pada Minggu (2/8).(Foto: Ditjen Hubla Kemenhub)

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Menhub: Semua Hak Korban Dipenuhi

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, SURABAYA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan pemerintah akan mengawal pemenuhan seluruh hak korban dan keluarga korban kebakaran KMP...

Wisman ke Jabar Juni 2026 dan hunian hotel.(Image: BPS Jabar)

Wisman ke Jabar Naik 97,93 Persen

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Wisatawan Mancanegara (Wisman) yang datang ke Jawa Barat melalui Bandara Kertajati pada Juni 2026 tercatat sebanyak 477...

Jumlah penumpang dan barang angkutan udara.(Image: BPS Jabar)

Jumlah Penumpang Angkutan Udara Domestic Jawa Barat Mei 2026 Naik 22,09 Persen

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Jumlah penumpang angkutan udara domestic Jawa Barat pada bulan Mei 2026 naik 22,09 persen dibandingkan April 2026....

Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, dan ayahnya, H.M. Kunang, menjalani sidang tuntutan Jaksa KPK dalam kasus dugaan suap pengaturan paket proyek pekerjaan di Pengadilan Negeri Bandung.(Foto:Istimewa).

Bupati Bekasi Non Aktif, Ade Kuswara Kunang Dituntut 7 Tahun Penjara

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, dituntut tujuh tahun penjara dalam kasus dugaan suap pengaturan paket proyek pekerjaan senilai...

Ekspor Jabar Juni 2026.(Image: BPS Jabar)

Ekspor Jawa Barat Januari-Juni 2026 Naik 5,11 Persen

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Ekspor Jawa Barat Januari-Juni 2026 mencapai USD 19,60 miliar atau naik 5,11 persen dibanding periode yang sama...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat