• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 18 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Senator Agita Gandeng Lansia untuk Serap Aspirasi Masyarakat

Editor
Kamis, 18 Juni 2026 - 08:05
Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti melakukan kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat bersama Lembaga Lanjut Usia Indonesia, Kamis (18/6), di Kecamatan Lengkong, Bandung.(Foto: Istimewa)

Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti (tengah) melakukan kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat bersama Lembaga Lanjut Usia Indonesia, Kamis (18/6), di Kecamatan Lengkong, Bandung.(Foto: Istimewa)

SATUJABAR, BANDUNG – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti melakukan kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat bersama Lembaga Lanjut Usia Indonesia, Kamis (18/6), di Kecamatan Lengkong, Bandung. Kegiatan ini mengangkat tema “Pemenuhan Hak Dasar Warga Negara Menurut UUD NRI Tahun 1945”, dengan fokus pada isu perlindungan anak, pendidikan, pelayanan publik, hak penyandang disabilitas, hingga kesejahteraan lanjut usia.

Dalam sambutannya, Agita Nurfianti menegaskan bahwa setiap warga negara, termasuk anak-anak, penyandang disabilitas, dan lansia, memiliki hak konstitusional yang wajib dipenuhi negara sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

RelatedPosts

Kematian Pejabat BKAD Purwakarta Belum Terungkap, Polisi Telusuri Jejak Terakhir Korban

Harga Eceran Tertinggi MINYAKITA Dipertahankan Rp 15.700 Per Liter

BI-Rate Naik Jadi 5,75%, Naik 25 BPS

“Negara wajib hadir memastikan setiap warga negara mendapatkan hak-haknya, mulai dari pendidikan, perlindungan sosial, pelayanan kesehatan, hingga kesempatan yang setara dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Agita.

Menurutnya, saat ini jumlah penduduk lanjut usia terus meningkat. Kondisi ini merupakan indikator keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan dan kesejahteraan. Namun di sisi lain, kita juga perlu memastikan bahwa para lansia memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan yang baik, jaminan sosial yang memadai, lingkungan yang ramah lansia, serta dukungan keluarga dan masyarakat yang kuat.

“Momentum ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk semakin menghargai jasa para orang tua dan lansia. Nilai-nilai kesabaran, kerja keras, gotong royong, dan kecintaan terhadap bangsa yang telah diteladankan oleh generasi terdahulu harus terus diwariskan kepada generasi penerus,” ujarnya.

Pada forum dialog, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi terkait perlindungan anak, khususnya penanganan anak terlantar dan pentingnya penyisiran terhadap anak-anak yang putus sekolah agar dapat kembali memperoleh akses pendidikan melalui program Sekolah Gratis, Program Indonesia Pintar (PIP), dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Anggota Komite III DPD Dapil Jabar Agita Nurfianti berfoto bersama anggota Lembaga Lanjut Usia Indonesia, Kamis (18/6), di Kecamatan Lengkong, Bandung.
Anggota Komite III DPD Dapil Jabar Agita Nurfianti berfoto bersama anggota Lembaga Lanjut Usia Indonesia, Kamis (18/6), di Kecamatan Lengkong, Bandung.

Selain itu, masyarakat juga menyoroti keberadaan Program Pendidikan Sekolah Maung sebagai inovasi pendidikan. Menanggapi hal tersebut, Agita menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan yang diberikan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas segala masukan yang telah disampaikan. Ini akan menjadi bahan evaluasi di tahun berikutnya, mengingat program ini masih tergolong baru. Namun demikian, sekolah-sekolah lain juga perlu tetap mempertahankan kelas unggulannya,” kata Agita.

Isu lain yang mengemuka adalah mengenai Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lansia dan upaya pencegahan stunting pada kelompok usia rentan, yang dinilai perlu mendapatkan perhatian lebih dalam kebijakan sosial.

Dalam sesi diskusi mengenai hak dan kewajiban warga negara, Agita menegaskan pentingnya mendahulukan kewajiban sebagai landasan memperoleh hak.

“Ketika kita berbicara tentang hak dan kewajiban, maka kewajiban harus lebih dulu dijalankan. Dari sana, hak akan mengikuti sebagai konsekuensi dari sistem yang berjalan dengan baik,” jelasnya.

Forum juga membahas pentingnya pelayanan publik di tingkat kecamatan. Agita menegaskan bahwa kecamatan memiliki kewajiban untuk melayani masyarakat, sementara masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan yang baik, cepat, dan adil.

Tak hanya itu, pembahasan mengenai kebebasan berpendapat juga menjadi perhatian, di mana Agita menekankan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat adalah hak konstitusional yang harus dijaga, sepanjang dilakukan secara bertanggung jawab.

 

Dalam konteks ketenagakerjaan, Agita juga menyoroti pentingnya memberikan porsi yang sama bagi penyandang disabilitas dalam dunia kerja, sebagai bentuk nyata dari keadilan sosial dan kesetaraan kesempatan.

Menutup kegiatan, Agita kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kesejahteraan lansia, mengingat kelompok lanjut usia merupakan bagian penting dari pembangunan bangsa yang telah memberikan kontribusi besar bagi negara.

“Lansia adalah sumber hikmah, pengalaman, dan keteladanan. Kesejahteraan mereka harus menjadi perhatian bersama, baik oleh pemerintah, keluarga, maupun masyarakat,” ungkapnya.

“Kepada para lansia, saya berpesan agar tetap menjaga kesehatan, tetap aktif sesuai kemampuan, menjaga semangat hidup, dan terus menjadi teladan bagi anak-anak serta cucu-cucu kita. Kehadiran dan nasihat Bapak dan Ibu sekalian sangat berarti bagi keluarga dan masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Lengkong Wiwit Afiantoro, jajaran lurah se-Kecamatan Lengkong, tokoh masyarakat, serta para lansia yang tergabung dalam Lembaga Lanjut Usia Indonesia se-Kecamatan Lengkong, Bandung.

Melalui kegiatan penyerapan aspirasi ini, Agita mendapat berbagai masukan, harapan, maupun permasalahan yang dihadapi. Aspirasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti untuk dibahas di tingkat pusat di Jakarta serta akan menjadi bahan penting dalam memperjuangkan kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat, khususnya para lansia.

Tags: Agita NurfiantiDPDSenator

Related Posts

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Kematian Pejabat BKAD Purwakarta Belum Terungkap, Polisi Telusuri Jejak Terakhir Korban

Editor
18 Juni 2026

SATUJABAR, PURWAKARTA--Penyebab kematian tragis Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, bernama Yogi...

Minyakita minyak goreng,distribusi,pengecer,penyalur

Harga Eceran Tertinggi MINYAKITA Dipertahankan Rp 15.700 Per Liter

Editor
18 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan, saat ini pemerintah mempertahankan Harga Eceran Tertinggi minyak goreng merek MINYAKITA sebesar...

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Juni 2026 memutuskan untuk menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,50%.(Image: Bank Indonesia)

BI-Rate Naik Jadi 5,75%, Naik 25 BPS

Editor
18 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Juni 2026 memutuskan untuk menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps...

Ilustrasi aksi begal.(Foto:Istimewa).

Begal Sadis Beraksi Lagi di Bandung, Korban Dibacok Sepeda Motor Dirampas

Editor
18 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Aksi begal sadis kembali beraksi di Kota Bandung, Jawa Barat. Sasaran pelaku merampas sepeda motor, setelah melukainya korbannya dengan...

Kereta api melintasi jembatan, KA Rajabasa

KA Rajabasa Gunakan Ekonomi Premium Modifikasi Mulai 4 Juli 2026

Editor
18 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan peningkatan layanan pada KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang PP sebagai respons atas...

Kasatreskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansah.(Foto:Istimewa).

Sadis! Dua Kakak-Beradik di Bawah Umur di Sumedang Disiram Air Keras OTK

Editor
18 Juni 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Dua orang anak di bawah umur di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menjadi korban penyiraman air keras orang tidak dikenal...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.