• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 3 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Anak Gajah Lahir di Taman Satwa Lembah Hijau Bengkulu

Editor
Rabu, 10 Juni 2026 - 04:08
Anak gajah betina lahir di Taman Satwa Lembah Hijau Bengkulu.(Foto: Humas Kemenhut)

Anak gajah betina lahir di Taman Satwa Lembah Hijau Bengkulu.(Foto: Humas Kemenhut)

Anak gajah betina lahir dari pasangan Aris (29 tahun) dan Mega (27) tahun yang sebelumnya melahirkan anak gajah jantan pada 7 Agustus 2022.

SATUJABAR, JAKARTA – Taman Satwa Lembah Hijau Lampung kembali mencatatkan keberhasilan dalam upaya konservasi satwa liar dengan lahirnya seekor anak Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) berjenis kelamin betina pada tanggal 5 Juni 2026.

RelatedPosts

Tidak Terima Ditegur, Pemuda di Bandung Barat Bacok Pengemudi Ojol

Pengedar Sabu di Sumedang Ditangkap, Modus Mengaku Polisi

Puskemas Bantarujeg Majalalengka Dituduh Tolak Pasien, Dokter Klarifikasi

Anak gajah tersebut lahir dengan berat 123 kilogram dan merupakan kelahiran kedua dari pasangan induk jantan Aris (29 tahun) dan induk betina Mega (27 tahun). Sebelumnya, pasangan Aris dan Mega telah berhasil melahirkan seekor anak gajah jantan pada 7 Agustus 2022 yang diberi nama Rawana.

Saat ini kondisinya berada dalam keadaan sehat dan terus mendapatkan pemantauan intensif oleh tim Mahout (pawang gajah) serta tim medis Taman Satwa Lembah Hijau untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangannya berlangsung optimal. Kehadiran anak gajah betina ini menambah populasi Gajah Sumatera di bawah pengelolaan lembaga konservasi sekaligus menjadi capaian penting dalam program pengembangbiakan yang dijalankan secara berkelanjutan.

Komisaris Utama Taman Satwa Lembah Hijau, Irwan Nasution, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung program konservasi ex-situ dan peningkatan populasi Gajah Sumatera.

“Kelahiran anak gajah ini menjadi bukti nyata komitmen Taman Satwa Lembah Hijau dalam mendukung pelestarian Gajah Sumatera. Kami akan terus meningkatkan kualitas pengelolaan, perawatan, dan program pengembangbiakan sebagai kontribusi nyata terhadap upaya konservasi satwa langka Indonesia demi menjaga keberlangsungan populasi Gajah Sumatera untuk generasi mendatang,” ujar Irwan Nasution melalui keterangan resmi.

Sementara itu, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu, Agung Nugroho, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan dan konsistensi Taman Satwa Lembah Hijau dalam menjalankan program konservasi dan pengembangbiakan Gajah Sumatera.

“Kami mengapresiasi keberhasilan kelahiran anak Gajah Sumatera ini serta konsistensi Taman Satwa Lembah Hijau dalam mendukung program konservasi. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa sinergi antara lembaga konservasi, tenaga profesional, dan pengelola satwa dapat memberikan kontribusi positif bagi upaya pelestarian Gajah Sumatera di Indonesia,” ungkap Agung Nugroho.

BACA JUGA: Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250, Berikut Daftar Lengkapnya

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menegaskan bahwa upaya penyelamatan Gajah Sumatera tidak hanya dilakukan melalui perlindungan habitat alami dan pengelolaan konflik manusia-gajah di kawasan (in situ), tetapi juga diperkuat melalui pengembangan program konservasi (ex situ) di berbagai lembaga konservasi yang memenuhi standar pengelolaan satwa liar.

Sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan kelahiran anak Gajah Sumatera di Lembaga Konservasi Lembah Hijau, Menteri Kehutanan memberikan nama “Rut” kepada anak gajah tersebut.

“Kami memberikan nama Rut sebagai simbol persahabatan dan penghargaan kepada Pemerintah Norwegia, khususnya Ibu Rut Krüger Giverin, yang selama ini telah menunjukkan komitmen dan kontribusi nyata dalam mendukung agenda konservasi hutan dan lingkungan hidup di Indonesia. Semoga anak gajah ini tumbuh sehat dan menjadi simbol harapan bagi keberlangsungan populasi Gajah Sumatera di masa depan,” ujar Raja Juli Antoni.

Lebih lanjut, Menteri Kehutanan menjelaskan bahwa keberhasilan kelahiran anak gajah di lembaga konservasi merupakan bukti bahwa konservasi ex situ dapat memberikan kontribusi penting dalam mendukung pelestarian spesies yang menghadapi berbagai tekanan di alam. Kementerian Kehutanan mendorong setiap lembaga konservasi, untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan satwa, kesejahteraan hewan, serta keberhasilan program pengembangbiakan yang terencana dan berkelanjutan.

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Satyawan Pudyatmoko, menyampaikan bahwa kelahiran anak Gajah Sumatera ini merupakan bukti keberhasilan program pengembangbiakan (breeding) yang dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan.

“Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Gajah Sumatera akibat penyusutan habitat dan praktik pengelolaan yang belum sepenuhnya selaras dengan prinsip kesejahteraan satwa, keberhasilan breeding Gajah Sumatera di Taman Satwa Lembah Hijau menjadi contoh nyata kontribusi lembaga konservasi dalam mendukung pelestarian satwa dilindungi. Sejalan dengan kebijakan penghentian peragaan gajah tunggang, lembaga konservasi perlu terus bertransformasi menuju pengelolaan yang berorientasi pada konservasi, kesejahteraan satwa, serta edukasi publik. Keberhasilan Taman Satwa Lembah Hijau dalam menghasilkan kelahiran gajah secara berkelanjutan membuktikan bahwa fungsi konservasi dapat berjalan optimal tanpa mengesampingkan prinsip animal welfare,” ujar Satyawan.

Tags: Anak gajahMenteri KehutananRaja Juli AntoniTaman Satwa Lembah Hijau

Related Posts

Pemuda di Sukabumi Diringkus Polisi Setelah Terlibat Aksi Pengeroyokan dan Pembacokan

Tidak Terima Ditegur, Pemuda di Bandung Barat Bacok Pengemudi Ojol

Editor
2 November 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Insiden berdarah melukai seorang pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Korban dibacok pelaku yang tidak...

Kapolres Sumedang, AKBP Reza Ma'ruffi menunjukan barang bukti pengungkapan kasus narkoba jenis sabu, obat keras, hingga minuman keras.(Foto:Istimewa).

Pengedar Sabu di Sumedang Ditangkap, Modus Mengaku Polisi

Editor
2 November 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Seorang pengedar narkoba jenis sabu beroperasi di wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, ditangkap polisi. Dalam menjakankan bisnis haramnya, pelaku...

Klarifikasi dokter jaga Puskesmas Bantarujeg, Kabupaten Majalengla, atas tuduhan menolak pasien viral di media sosial.(Foto:Istimewa).

Puskemas Bantarujeg Majalalengka Dituduh Tolak Pasien, Dokter Klarifikasi

Editor
2 November 2026

SATUJABAR, MAJALENGKA--Heboh di media sosial, rekaman video seorang pasien yang dinarasikan ditolak berobat di Puskesmas Bantarujeg, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat....

Bandung Good Guide,turis,wisman,wisata,jabar

Kunjungan Wisman ke Jabar September 2026 Turun

Editor
2 November 2026

BANDUNG - Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Jawa Barat melalui Bandara Kertajati pada September 2026 tercatat sebanyak 305 kunjungan, atau turun...

Pelayanan peti kemas di Pelabuhan Patimban Subang Jawa Barat.(Foto: Istimewa)

Ekspor Jawa Barat Januari-September 2026 Naik 8,06 Persen

Editor
2 November 2026

BANDUNG - Ekspor Jawa Barat Januari-September 2026 mencapai USD 31,22 miliar atau naik 8,06 persen dibanding periode yang sama tahun...

inflasi september 2022

Inflasi Jawa Barat pada Oktober 2026 Sebesar 2,90 Persen

Editor
2 November 2026

BANDUNG – Inflasi Jawa Barat pada Oktober 2026 year on year (y-on-y) sebesar 2,90 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK)...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.