SATUJABAR, BANDUNG – Nilai tukar Dolar AS atau US$ tetap melemah di atas Rp 18.000 per 1 US$, menurut data Google Finance. Pada transaksi Senin 8 Juni 2026 hingga Selasa 9 Juni 2026, Dolar AS sempat menembus Rp 18.200. Pada penutupan sebelumnya, Dolar AS berada pada level Rp 18.036.
Selain pelemahan pada nilai tukar Rupiah, tekanan juga terjadi pada Bursa Efek Indonesia dimana pada penutupan perdagangan Senin 8 Juni 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada pada level 5.342,14. Turun 4,52%.
Berikut saham paling aktif diperdagangkan:
BUMI – Bumi Resources Tbk PT
TPIA – Chandra Asri Pacific PT Tbk
ASPR – Asia Pramulia Tbk PT
BNBR – Bakrie & Brothers Tbk PT
BBCA – Bank Central Asia Tbk PT
BIPI – Pt Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk








